Dari Lolot Sampai Bagus Wirata, Meriahkan Euphoria Dimensi Seni Anak Sistem Komputer (DISASTER)

Special Performance dari Lolot dalam Acara DISASTER 2022

Sebuah gelaran kreatifitas seni dan kebebasan berekspresi dalam Dimensi Seni Anak Sistem Komputer (DISASTER), berhasil mengobati kerinduan civitas INSTIKI dan masyarakat Bali dalam menyaksikan secara langsung konser musik dengan ‘taste’ yang berbeda!

Setelah hampir dua tahun vakum, akhirnya di tahun 2022 ini Himpunan Mahasiswa Sistem Komputer (HIMA-SK) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia – kampus teknologi terbaik di Bali sukses menggelar Dimensi Seni Anak Sistem Komputer (DISASTER) yang bertajuk “Udaya Tamira” pada Sabtu (10/09/2022) bertempat di Lapangan RRI Denpasar.

Special Performance dari Lolot dalam Acara DISASTER 2022

Meriahnya DISASTER 2022 ini tak terlepas dari special performance Lolot, Bagus Wirata, sampai Marco Punx-Bali. Tak hanya itu, penampilan dari Cosmic Genocide, Breakfast In The Morning, Brokenjack, Glukosa, Name Of Hate, Sumerday Of Sunday, Blackk Cruel, Virtual Feelings, Amarance, Undelive, Ng’drop, dan INS ID yang berhasil membuat para penonton larut dalam musik dan irama yang dimainkan.

Agung Surya selaku Ketua Panitia DISASTER tahun ini menyampikan dirinya sangat bangga karena setelah dua tahun DISASTER tidak dapat terlaksana yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Tahun ini panitia berhasil menggelar DISASTER dengan sukses.

Euphoria Dimensi Seni Anak Sistem Komputer (DISASTER)

“saya merasa sangat senang bisa tampil di sini, di tengah band metal dan punk, musik koplo ternyata dapat memecahkan panggung RRI kali ini. Saya bangga dengan antusias kalian semua, dan juga panitia yang mengundang saya kemari” ucap penyanyi Bagus Wirata, salah satu guest stars yang dikenal melalui lagu Cinta Segitiga.

Acara yang berlangsung dari jam 16.00 sampai 22.00 WITA mendapat respon yang luar biasa dari para penonton. “Saya sangat senang ya dengan konser ini, karena sudah lama banget saya tidak menonton konser musik semenjak pandemi, saya sangat berterima kasih kepada panitia DISASTER karena sukses mengadakan konser dengan harga tiket yang terjangkau. Saya sudah di sini dari jam 17.00 WITA sampai acara selesai, senang banget bisa joget-joget bareng Bagus Wirata” ucap salah satu penonton DISASTER, Yuda melalui wawancara langsung.

Euphoria Dimensi Seni Anak Sistem Komputer (DISASTER)

4 Rekomendasi Film Pemenang Cannes Film Festival, Simak Ini!

Weekend ini bingung mau nonton apa? Hi civitas INSTIKI, civitas akademika kampus swasta terbaik di Bali! Yuk, simak lima rekomendasi film yang berhasil memenangkan Cannes Film Festival.

Festival de Cannes atau yang juga dikenal dengan nama Cannes Film Festival adalah sebuah festival film paling bergengsi di dunia. Setiap tahunnya, sineas dari berbagai belahan dunia mengirim karya terbaiknya untuk berlaga di festival yang satu ini.

Bagaimana, sudah siap “berenang sambil minum air?” Kali ini, yuk belajar sambil healing dengan nonton film karya sineas terbaik dunia bersama kampus IT terbaik di Bali, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)!

Amour

Film yang disutradarai oleh Michael Haneke ini menampilkan dua aktor senior asal Prancis, ialah Jean-Louis Trintignant dan Emmanuelle Riva. Mereka didapuk sebagai pasangan lanjut usia bernama Georges dan Anne Laurent.

Amour menceritakan masa pensiun keduanya yang mulai terusik ketika stroke menyerang Anne secara tiba-tiba. Berkat chemistry yang apik dari Trintignant dan Riva, Amour berhasil menyabet Palme d’Or Cannes tahun 2012. Kamu sudah nonton?

Inside Llewyn Davis

Bersetting tahun 1961, Inside Llewyn Davis bercerita tentang musisi folk bernama Llewyn Davis (Oscar Isaac) dan hari-harinya yang kelam dan berantakan. Selama satu minggu kehidupannya, ia mencoba mencapai kesuksesannya di jalur musik sambil menata kehidupannya yang berantakan.

Parasite

Film yang disutradarai oleh Bong Joon Ho ini berhasil meraup keuntungan hingga 259 juta Dollar AS. Para pemainnya adalah Song Kang Ho, Choi Woo Shik, Park So Dam.

Biasnya film dari wilayah Asia kurang mendapatkan perhatian dunia internasional. Namun, berbeda dengan Parasite yang berhasil menyaber penghargaan dan apresiasi yang luar biasa dari dunia internasional.

A Hero

A Hero menjadi penanda kembalinya Asghar Farhadi ke kursi sutradara pasca Everybody Knows (2018). Lewat film ini, sineas asal Iran kembali menyajikan sebuah drama yang sangat menarik.

A Hero menceritakan seorang ayah bernama Rahim (Amir Jadidi) yang dipenjara karena tak mampu melunasi utang. Suatu hari, ketika sedang cuti, Rahim mengembalikan sebuah tas berisi koin emas kepada pemiliknya. Tindakan heroiknya ini tersebar dan menarik perhatian sejumlah pihak. Di luar dugaan, hal yang terlihat baik tersebut malah berujung rentetan peristiwa yang tak mengenakkan.

Gimana, kamu mau nonton yang mana nih duluan?

Apa Bedanya RGB dengan CMYK?

D11DEA70-2968-4AF6-AB5B-D0064792EEB7.jpg
RGB dan CMYK, 2 Jenis Warna Pilihan Designer Grafis

Bermain dengan warna menjadi kegiatan wajib bagi seorang designer. Mulai dari membuat ilustrasi, logo, poster, dan masih banyak lagi membutuhkan yang namanya ‘warna’. Warna menjadi hal penting dalam dunia desain.

Dalam dunia desain ada dua istilah pallete warna yang sering digunakan designer yakni RGB dan CMYK. Isitlah apa itu? INSTIKI sebagai kampus IT, bisnis, dan desain terpopuler di Bali akan menjelaskannya untukmu!

RGB dan CMYK

RGB adalah pallete warna yang terdiri dari tiga warna primer yakni Merah, Hijau, dan Biru. Nama RGB sendiri diambil dari Bahasa Inggris ketiga warna tersebut, Red Green Blue, yang menjadi RGB. Pallete warna ini sering digunakan oleh designer yang tengah membuat produk desain yang berupa produk digital seperti ilustrasi 2D dan 3D, postingan media sosial, hingga video animasi.

Sementara CMYK merupakan pallete warna yang tersusun dari warna Cyan, Magenta, dan Kuning. Pallete warna CMYK menjadi pilihan bagi designer yang hendak membuat produk cetak atau fisik seperti halnya poster dan baliho.

72075B07-BD09-45E5-B493-99232D76B2DB.jpg
Pallete Warna RGB dan CMYK (Sumber: differencecamp.com)

Perbedaan dari RGB dan CMYK

Meskipun sama-sama pallete warna yang digunakan dalam design, ternyata RGB dan CMYK punya beberapa perbedaan yang bisa dibilang berpengaruh lho, terutama dalam pengunaanya pada sebuah desain. Kira-kira apa saja perbedaanya?

Pallete Warna

Sama-sama tersusun dari tiga warna utama, RGB dan CMYK ternyata bisa menghasilkan warna dengan jumlah yang berbeda lho. Jumlah warna yang bisa dihasilkan dari palette warna RGB mencapai lebih dari 16 Juta warna. Jumlah ini berbanding terbalik dengan pallete warna CMYK yang hanya bisa menghasilkan warna sebanyak 16 Ribu saja.

Pencampuran Warna

Perbedaan lain dari RGB dan CMYK terletak pada hasil pencampuran dari tiga warna utamanya. Jika pada RGB warna Merah, Hijau, dan Biru dicampurkan maka akan menghasilkan warna putih. Namun pada CMYK jika warna Cyan, Magenta, dan Kuning dicampur maka akan menghasilkan warna Hitam.

Penggunaan Ideal untuk Desain

Beda produk desain yang dibuat maka beda juga pallete warna yang digunakan. Jika designer hendak membuat produk desain dalam bentuk digital RGB lebih cocok digunakan. Namun, jika produk yang dibuat akan berupa desain cetak maka CMYK lebih ideal untuk digunakan.

Pallete RGB ideal digunakan dalam produk desain bentuk digital seperti ilustrasi 2D dan 3D, postingan media sosial, dan video animasi. Sementara, Pallete CMYK lebih ideal digunakan dalam produk desain cetak seperti poster, brosur hingga baliho.

Belajar Ilmu Desain di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)

Selain memahami penggunan pallete warna, menjadi seorang designer tentu juga harus menguasai skill desain lain seperti Prinsip Desain, Tipografi, Software Design, Branding, dan berbagai skill lainnya. kamu tertarik untuk belajar skill-skill tersebut? Nah, Melanjutkan studi dengan kuliah di Bali tepatnya di kampus IT terbaik di Bali yakni INSTIKI bisa menjadi pilihan paling tepat. INSTIKI memiliki program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) yang pastinya akan membentukmu menjadi lulusan siap kerja yang menguasai skill-skill mutakhir dalam dunia desain. Jadi tunggu apalagi, jadilah bagian dari civitas INSTIKI dan raih mimpimu!

STIKI Indonesia kini telah bertransformasi menjadi Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) yang merupakan kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dengan akreditasi nasional dan sertifikasi internasional.

INSTIKI adalah kampus swasta di Bali yang memiliki 4 program studi unggulan yakni Teknik Informatika, Sistem Komputer, Desain Komunikasi Visual, dan Jurusan Manajemen Bisnis Program Studi Bisnis Digital. Biaya kuliah di INSTIKI sangatlah terjangkau! Tertarik untuk kuliah di Bali alias melanjutkan studi di INSTIKI? Dapatkan informasi lebih lengkap tentang INSTIKI dan jurusan INSTIKI dengan mengakses https://instiki.ac.id/apply-now/

Produktif Bikin Stres atau Sukses? HIMA-TI INSTIKI Bagikan Kiat Sukses Produktif Tanpa Stres Melalui Webinar Nasional II

Penyerahkan Piagam Penghargaan Kepada Putu Widiastiti Giri, M.Psi Sebagai Pembicara Webinar Nasional II

Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (HIMA-TI INSTIKI) sukses menggelar Webinar Nasional II pada Minggu (29/05/2022). Mengusung tema “Produktif Bikin Stres atau Sukses?”, webinar ini dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting serta disiarkan langsung dari Main Hall INSTIKI.

Webinar Nasional II menghadirkan Putu Widiastiti Giri, M.Psi, seorang Psikolog Profesional yang telah hampir 10 tahun berkarir dalam educational psychology. Kerap disapa Miss Asti, pada kesempatan ini membagikan tips menjadi produktif tanpa perlu stres berlebihan. Sejumlah 123 peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan webinar yang membahas serba-serbi produktivitas di kalangan remaja terutama mahasiswa ini.

Putu Widiastiti Giri, M.Psi Menjadi Pembicara Webinar Nasional II

“Seperti filosofi anak tangga, semua impian pasti ada tahapannya. Jadi kita perlu mulai dari sekarang jika sungguh-sunguh ingin mewujudkan impian kita,” ujar Miss Asti di sela-sela penyampaian materi.

“Untuk mencapainya, kita perlu teknik untuk bisa produktif dan berproses di setiap langkah,” lanjutnya. Menurut Miss Asti, arti produktivitas bagi setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung tujuan dan motivasi diri sendiri. Maka dari itu, kita perlu melihat kembali ke diri sendiri untuk menyikapi produktivitas agar tidak merasa terbebani.

Dalam kegiatan ini disinggung pula beberapa tantangan dalam menjaga produktivitas pada era digital serta kiat-kiat untuk mengelola keadaan emosional pada kalangan remaja seiring dengan padatnya kegiatan sehari-hari. Selain itu, narasumber yang bergerak dalam bidang psikolog pendidikan ini juga berbicara tentang toxic productivity, yaitu keadaan di mana kita terlalu berusaha untuk menjadi produktif tanpa memperdulikan keadaan kita sendiri. Untuk menanggulangi hal ini, kita perlu meluangkan waktu untuk beristirahat serta mengetahui batasan-batasan dalam diri.

Ketua Panitia Webinar Nasional II HIMA-TI INSTIKI, Ida Ayu Made Surya Dewi mengaku senang karena kegiatan kali ini telah terlaksana dengan lancar saat ditemui di sela-sela acara. “Untuk kali ini kita mengambil tema ‘Produktif Bikin Stres atau Sukses?’, agar kita tahu dan dapat mengefisienkan waktu kita sehari-hari. Kita juga mengenal apa itu produktif yang sesungguhnya, jadi kita tidak mengambil kesibukan yang sia-sia,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Dayu Surya ini.

“Harapannya dari webinar ini, kita bisa lebih baik dalam mengatur waktu kita, sehingga dengan produktivitas yang tinggi tidak membuat kita menjadi stres.” lanjut Dayu.

Semakin unggul dan terdepan, INSTIKI yang terdahulu dikenal dengan STIKI Indonesia kini telah bertransformasi menjadi Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). INSTIKI adalah kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara yang terakreditasi nasional dan tersertifikasi internasional. Temukan berbagai informasi, acara dan berita terkini dengan mengakses Website INSTIKI!

INSTIKI, kampus swasta terbaik di Bali memiliki Program Studi Teknik Informatika, Sistem Komputer, Desain Komunikasi Visual, dan Jurusan Manajemen Bisnis Program Studi Bisnis Digital yang dapat kamu pilih untuk raih impian besarmu! Kuliah di INSTIKI seru banget karena dipandu oleh dosen-dosen milenial dan profesional, fasilitas di kampus INSTIKI pun sangat lengkap berbasis IT. Dapatkan informasi lebih lengkap tentang INSTIKI dan jurusan INSTIKI dengan mengakses https://instiki.ac.id/apply-now/

 

Penulis: Anak Agung Ngurah Mertha Jaya

Editor: Ni Made Padmawati

Belajar Makin Fokus Ditemani Musik Lo-Fi