Seru dan Inspiratif! Creative Journalism Competition INSTIKI Hadirkan Lomba Jurnalistik dan Seminar Komunikasi

Seru dan Inspiratif! Creative Journalism Competition INSTIKI Hadirkan Lomba Jurnalistik dan Seminar Komunikasi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik dan Pers INSTIKI menyelenggarakan Instiki Creative Journalism Competition (ICJC) VI yang dirangkaikan dengan Seminar Regional sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang jurnalistik dan komunikasi media. Kegiatan ini mengangkat tema “The Art of Voice, The Power of Story”

ICJC VI menghadirkan tiga kategori perlombaan, yaitu Lomba Feature, Lomba Voice Over, dan Lomba News Anchor. Pada pelaksanaannya, lomba Voice Over dan News Anchor diselenggarakan secara daring, sementara lomba Feature dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu seleksi secara daring serta tahap final bagi 10 besar finalis. Seluruh lomba bersifat individu dan karya peserta dikumpulkan melalui tautan Google Drive sesuai dengan ketentuan panitia.

Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan generasi muda dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan penyampaian informasi secara efektif di era digital. Kemampuan mengolah pesan, menyampaikan informasi, serta menyusun cerita yang menarik menjadi keterampilan yang banyak dibutuhkan dalam berbagai bidang. Melalui ICJC VI, UKM Jurnalistik dan Pers INSTIKI menghadirkan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengasah kemampuan jurnalistik sekaligus menyalurkan kreativitas dalam bidang komunikasi media.

Rangkaian kegiatan lomba berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026. Proses pendaftaran dibuka pada 28–29 Januari 2026 hingga 21 Februari 2026, kemudian dilanjutkan dengan tahap pengumpulan karya dan video pada 23 Februari hingga 2 Maret 2026 secara daring.

Babak Final Lomba Feature 10 Besar dilaksanakan pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 08.00 WITA di Aula INSTIKI. Sementara itu, pengumuman pemenang seluruh kategori lomba dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 09.00 WITA di Aula INSTIKI.

Kompetisi ini diikuti oleh 75 peserta yang berpartisipasi dalam tiga kategori lomba. Para peserta menampilkan kreativitas serta kemampuan komunikasi dalam menyampaikan informasi secara profesional.

Adapun daftar pemenang pada masing-masing kategori lomba adalah sebagai berikut:

Lomba News Anchor

  • Juara 1: Ida Ayu Komang Mustika Yanti
  • Juara 2: Aida Laila
  • Juara 3: Ni Ketut Ayu Putri Pratiwi

Lomba Voice Over

  • Juara 1: Ni Luh Putu Dinda Ariyani
  • Juara 2: Putu Raina Galuh Wika Supraba
  • Juara 3: Putu Ayu Alanza Atmatedja

Lomba Feature

  • Juara 1: Ida Ayu Ketut Anggi Pradevi
  • Juara 2: Dian Pancawati
  • Juara 3: Putu Bela Inggrid Cahyanti

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan Seminar Regional yang diselenggarakan pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 09.00 WITA di Aula INSTIKI. Seminar ini menghadirkan I Wayan Epa Jayantika, S.M. sebagai narasumber dengan materi berjudul “Master Your Voice, Master Your Future.”

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kemampuan berbicara, menyampaikan gagasan, serta mengekspresikan diri dengan percaya diri dapat memberikan peluang yang lebih luas bagi generasi muda dalam dunia akademik maupun profesional. Penguasaan komunikasi juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Melalui penyelenggaraan Instiki Creative Journalism Competition (ICJC) VI dan Seminar Regional, UKM Jurnalistik dan Pers INSTIKI berharap kegiatan ini dapat terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta kemampuan jurnalistik.

Sebagai kampus di Bali yang dikenal aktif dalam mendorong pengembangan kreativitas mahasiswa, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) terus menghadirkan berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung pengembangan potensi generasi muda. Sebagai salah satu kampus swasta di Bali yang berkomitmen pada inovasi dan teknologi, INSTIKI juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, berkreasi, serta membangun pengalaman selama menjalani kuliah di Bali.

Penasaran dengan kegiatan seru lainnya di INSTIKI? Yuk, cari tahu lebih banyak seputar aktivitas kampus, prestasi mahasiswa, dan berbagai informasi edukatif menarik lainnya dengan mengunjungi website resmi INSTIKI.

Penulis : Putri Wirawaan

Yuk! Kenali Apa Itu Makna Sebenarnya Dari Slow Living dan Cara Menerapkannya Sehari-Hari

Slow living Melambat sejenak, menikmati hal-hal sederhana yang sering terlewatkan. (Sumber gambar : https://www.freepik.com)

Di tengah kesibukan aktivitas, baik bagi mahasiswa yang sedang kuliah di Bali maupun masyarakat yang tinggal di kota dengan ritme cepat, banyak orang mulai mencari cara untuk hidup lebih seimbang. Salah satu konsep yang semakin populer adalah slow living, yaitu gaya hidup yang mengajak kita untuk melambat, lebih sadar dalam menjalani aktivitas, dan menikmati setiap momen dalam kehidupan. Memahami konsep slow living juga bisa menjadi cara untuk menjaga kesehatan mental, meningkatkan fokus belajar, serta menciptakan keseimbangan antara akademik, kehidupan sosial, dan waktu untuk diri sendiri.

Apa itu slow living?

Slow living adalah gaya hidup yang mengajak kita untuk melambat dan hidup lebih sadar. Dengan menerapkan prinsip ini, kita belajar menikmati momen-momen kecil, mengajak kita untuk lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, hobi, dan diri sendiri. Slow living bukan berarti kita sedang bermalas-malasan, tetapi tentang hidup dengan tujuan, menikmati proses, dan membuat hidup lebih bermakna.

Asal Muasal dari Konsep Slow Living

Konsep slow living berakar dari Gerakan Slow Food di Italia pada tahun 1980-an, yang dipelopori oleh Carlo Petrini sebagai protes terhadap masuknya gerai fast food di Roma. Slow Food menekankan pentingnya makanan yang berkualitas, pelestarian tradisi lokal, dan dukungan terhadap kesejahteraan petani. Popularitas slow living semakin meningkat setelah Carl Honoré menulis buku In Praise of Slowness, yang mengajak pembaca untuk menjalani hidup dengan ritme yang lebih lambat dan penuh kesadaran.

Manfaat Slow Living bagi Kesehatan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stres menjadi salah satu masalah kesehatan utama di abad ke-21. Oleh karena itu, slow living dapat menjadi cara efektif untuk mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh. Selain itu, para ahli juga menekankan bahwa kesehatan mental adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan, dan slow living bisa menjadi salah satu pendekatan untuk mencapainya.

Menurut Halodoc, slow living memiliki sejumlah manfaat kesehatan, antara lain:

1. Mengurangi stres dan kecemasan

Melambatkan ritme hidup dapat membantu menurunkan tekanan yang memicu stres.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Dengan menerapkan mindfulness dan teknik relaksasi yang menenangkan pikiran, kualitas tidur dapat meningkat sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.

3. Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Dengan hidup lebih terarah dan minim distraksi, kemampuan fokus meningkat.

4. Menjaga kesehatan jantung

Mengurangi stres kronis dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup

Menghargai momen sekarang membuat hidup lebih terasa bahagia dan memuaskan.

Hidup di kota besar memang sering terasa padat dan penuh tekanan. Aktivitas yang padat, interaksi dengan banyak orang, serta tuntutan sosial membuat sulit untuk menerapkan gaya hidup slow living. Namun, slow living tetap bisa diterapkan melalui hal-hal sederhana, mulai dari kebiasaan sehari-hari yang membantu menjaga kesehatan mental dan membuat hidup terasa lebih seimbang.

Berikut beberapa hal sederhana untuk mulai menerapkan hidup slow living

1. Nikmati momen sederhana

Misalnya sarapan tanpa terburu-buru atau berjalan santai di pagi hari sambil mendengarkan playlist lagu favorit

2. Batasi distraksi digital

Kurangi scroll media sosial atau notifikasi yang tidak penting.

3. Rencanakan waktu untuk diri sendiri

Sisihkan waktu untuk hobi, meditasi, membaca, atau sekadar bersantai.

4. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas

Pilih kegiatan yang benar-benar membawa kebahagiaan, bukan mencoba banyak hal sekaligus.

5. Perkuat hubungan dengan orang sekitar

Luangkan waktu berkualitas bersama keluarga, pasangan dan teman terdekat tanpa tergesa-gesa.

6. Terapkan slow food

Nikmati makanan dengan sadar, masak sendiri, menikmati makanan kesukaan dan pilih makanan sehat.

Perlu untuk di ingat, slow living bukan tentang malas atau menghindari tanggung jawab, melainkan tentang hidup dengan kesadaran, menikmati proses, dan lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting di hidup kita. Mulailah dari hari ini dengan hal kecil terlebih dahulu, dan rasakan bagaimana hidup terasa lebih ringan, bahagia, dan bermakna, satu langkah kecil demi langkah kecil. Karena pada akhirnya, hidup bukan hanya soal tujuan dan hasil, tapi juga cara kita menikmati setiap momennya.

Ingin mendapatkan informasi menarik lainnya seputar gaya hidup, teknologi, kreativitas, dan dunia perkuliahan? Yuk, kunjungi website INSTIKI di link berikut instiki.ac.id untuk menemukan berbagai informasi inspiratif serta mengenal lebih dekat Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI).

Penulis : Putri Wirawaan

Referensi

https://www.halodoc.com/artikel/slow-living-hidup-tenang-sehat-dan-bahagia?srsltid=AfmBOooE0sdlEZ45iVUvK_PncvdaUBAJYulfcp43YRMWYgZjRsnDn3AM

Upgrade Pola Pikir Mahasiswa! INSTIKI Gelar Seminar Inspiratif “Level Up Your Mind”

Suasana seminar inspiratif “Level Up Your Mind” di Aula INSTIKI yang diikuti mahasiswa dengan penuh antusias

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) melalui Departemen Alumni dan Pusat Karir menyelenggarakan seminar bertajuk “Level Up Your Mind: Growth Mindset, Mindfulness, and Self-Compassion for Future Success” pada Kamis, 5 Maret 2026 di Aula INSTIKI. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen INSTIKI sebagai salah satu Universitas Terbaik di Bali dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa.

Seminar menghadirkan I.A.Ngr Utami Ratnaningrum, S.Psi, Therapeutic Play Practitioner di Welas Asih Wellness Center sekaligus Founder HappyNest.Island. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya growth mindset, yaitu pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat berkembang melalui proses belajar, latihan, dan pengalaman.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Suasana seminar berlangsung interaktif dengan sesi refleksi diri dan diskusi ringan yang membuat peserta lebih memahami cara menghadapi kegagalan, mengelola pikiran, serta membangun kepercayaan diri dalam proses belajar.

Mahasiswa juga diajak memahami penerapan mindfulness, yaitu kesadaran penuh terhadap kondisi saat ini tanpa menghakimi diri sendiri, serta self-compassion, yaitu kemampuan memperlakukan diri dengan kebaikan saat menghadapi kegagalan atau kesulitan.

Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali yang dikenal sebagai Kampus IT, Bisnis, dan Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI terus menghadirkan berbagai kegiatan pengembangan diri bagi mahasiswa. Hal ini juga menjadi daya tarik bagi generasi muda yang ingin Kuliah di Bali maupun Kuliah Sambil Kerja di Bali dalam lingkungan belajar yang inovatif.

Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem! Ini Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit

Perubahan Cuaca Ekstrem Membuat Kita Lebih Ektra Dalam Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit (Sumber gambar : freepik.com)

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh saat memasuki masa pancaroba perlu menjadi perhatian, terutama ketika kondisi cuaca semakin tidak menentu. Masyarakat harus lebih waspada terhadap perubahan suhu yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Dalam satu hari, cuaca bisa berubah dari panas terik menjadi hujan deras begitu pun sebaliknya. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit apabila tidak diimbangi dengan persiapan dan pola hidup sehat.

Situasi seperti ini penting diperhatikan, terutama bagi mahasiswa yang sedang kuliah di Bali. Aktivitas padat di kampus, organisasi, hingga kegiatan luar ruangan dapat membuat kondisi fisik mudah menurun. Apalagi banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja di Bali, sehingga waktu istirahat sering berkurang dan daya tahan tubuh bisa menurun jika tidak dijaga dengan baik.

Dikutip dari Halodoc dan Kementerian Kesehatan RI, berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan saat cuaca ekstrem:

1. Mengonsumsi makanan sehat

Asupan gizi seimbang membantu memperkuat sistem imun. Konsumsi sayur, buah, protein, serta vitamin penting agar tubuh tetap kuat menghadapi perubahan cuaca.

2. Berolahraga rutin

Aktivitas fisik secara teratur membantu melancarkan peredaran darah dan meningkatkan stamina. Olahraga ringan seperti jalan kaki, peregangan, atau yoga sudah cukup untuk menjaga kebugaran.

3. Minum air putih yang cukup

Ahli kesehatan menyarankan konsumsi minimal 6–8 gelas air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan metabolisme berjalan optimal.

4. Tidur cukup dan berkualitas

Tidur selama 7–8 jam per malam membantu proses pemulihan sel tubuh serta menjaga energi sepanjang hari.

5. Memakai pakaian sesuai cuaca

Gunakan pakaian yang nyaman dan sesuai kondisi. Hindari bahan tipis saat hujan dan bahan yang tidak menyerap keringat saat panas. Pemilihan pakaian yang tepat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

6. Selalu sedia payung atau jas hujan

Cuaca yang sulit diprediksi membuat perlengkapan ini penting dibawa, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Payung atau jas hujan dapat melindungi tubuh dari paparan hujan secara langsung sehingga mengurangi risiko masuk angin atau demam.

7. Mandi setelah kehujanan

Membersihkan tubuh setelah terkena hujan membantu menghilangkan kuman, kotoran, serta zat yang menempel pada kulit sehingga dapat mencegah risiko sakit.

Menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem bukan hanya penting bagi pekerja, tetapi juga mahasiswa. Dengan tubuh yang sehat, proses kegiatan sehari-hari dapat berjalan lebih fokus, produktif, dan optimal. Pada akhirnya, perubahan cuaca memang tidak bisa dikendalikan, tetapi kondisi tubuh dapat dipersiapkan. Menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten merupakan kunci utama agar tetap bugar meski cuaca berubah-ubah.

Penulis : Putri Wirawaan

Referensi:

https://www.halodoc.com/artikel/cara-menjaga-kesehatan-tubuh-saat-cuaca-ekstrem?srsltid=AfmBOor9Tb2tSX5hdbX6TQgL8vniLrKWjqU4AAx8AcpICB1WqcF2Ig6y

https://upk.kemkes.go.id/new/5-tips-sehat-menghadapi-musim-hujan

Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI Sukses Gelar PARAS ICT XI 2026

Momen kemenangan para juara Lomba Di PARAS ICT XI 2026

Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menyelenggarakan kegiatan PARAS ICT XI 2026 dengan mengusung tema “Empowering Future Talents For Tangible Innovation”. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline selama empat hari, pada 25, 26, 27, dan 28 Februari 2026, dengan puncak acara digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026 di Kampus INSTIKI. Sebanyak 156 peserta dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa turut berpartisipasi dalam ajang tahunan ini.

PARAS ICT XI merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun ke-11 dan menjadi wadah pengembangan minat, bakat, serta kreativitas generasi muda di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kegiatan ini bertujuan menciptakan talenta muda yang inovatif, kritis, dan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Berbagai perlombaan digelar dalam rangkaian kegiatan ini, di antaranya UI/UX Design Mahasiswa, Web Programming tingkat Mahasiswa dan SMA/SMK, Debat Bahasa Indonesia, Cerdas Cermat, Microsoft Excel tingkat SMP dan SMA/SMK, Microsoft Word, serta Poster Canva. Seluruh lomba dilaksanakan secara offline di lingkungan Kampus INSTIKI dengan dukungan dewan juri profesional di bidangnya.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan kemampuan serta mengasah keterampilan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, PARAS ICT XI juga mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif.

Daftar Pemenang PARAS ICT XI 2026

Lomba UI/UX Design (Mahasiswa)

  • Juara 1: I Gede Puterayasa (Universitas Udayana)
  • Juara 2: Ridho Lestari Ardiansyah (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 3: I Wayan Kusuma Negara (Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali)

Lomba Web Programming (Mahasiswa)

  • Juara 1: Andhika Prasetyo (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 2: Made Bayu Ardana Putra (Universitas Primakara)
  • Juara 3: Daffa Agustian Saadi (Universitas Andalas)

Lomba Web Programming (SMA/SMK)

  • Juara 1: Anak Agung Gede Ngurah Sanjaya (SMA Negeri 1 Sukawati)
  • Juara 2: I Gede Mahayana (SMK TI Bali Global Klungkung)

Lomba Debat Bahasa Indonesia

Juara 1 – SMA Negeri 1 Tegallang (Tim 6)

  • Ni Luh Nidhanavati
  • Dewa Ayu Diva Weda Pratiwi
  • Ni Kadek Ari Parwati

Juara 2 – SMA Negeri 1 Tabanan (Tim 7)

  • Ni Luh Gede Berliana Dewi
  • Gusti Agung Ayu Inten Pradnya Prameswari
  • Ervina Lintang Utari

Juara 3 & Best Essay – SMA HighScope Indonesia Bali (Tim 1)

  • I Gede Putu Satyananda Putra
  • I Gusti Agung Putu Kevin Parama (Best Speaker)
  • Putu Eikki Amarildan Kusuma

Harapan 1 – SMA Negeri 1 Mengwi (Tim 4)

  • I Komang Agus Sasmara Wiraguna
  • Ni Luh Kana Hikarisma Pasek
  • I Nyoman Lindu Aditia

Lomba Cerdas Cermat

Juara 1 – SMK Negeri 1 Mas Ubud (Tim 8)

  • Cok Istri Keisa Aldia
  • Berliana Putri Handayani
  • Dek Cantik Arianti

Juara 2 – SMAN 1 Gianyar (Tim 6)

  • I Made Astra Wibhisana Tempo
  • I Kadek Deny Bawa Sagiarta
  • Ni Kadek Wahyuni

Juara 3 – SMA Taruna Mandara (Tim 5)

  • Kadek Wirya Asta
  • Anak Agung Gede Radjuna Natha Manda
  • Komang Satria Bawa

Lomba Microsoft Excel (SMA/SMK)

  • Juara 1: Ni Nyoman Widya Cahyani (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 2: I Kadek Putra Wahyu Deva Sarma (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 3: I Gde Erovadhi (SMAN 2 Kuta Selatan)

 Lomba Poster Canva

  • Juara 1: Aqila Aisyah Irwan (SMP Tawakkal Denpasar)
  • Juara 2: Ni Made Kusuma Dewi (SMP N 1 Selemadeg Timur)
  • Juara 3: Lingga Ayu Prayascita (SMP Negeri 2 Kuta Selatan)

Lomba Microsoft Excel (SMP)

  • Juara 1: I Kadek Budi Kartika Wiguna (SMP Bintang Persada)
  • Juara 2: I Komang Trias Kusuma Himawan (SMP Negeri 3 Marga)
  • Juara 3: Kadek Cheril Cantika Palguna (SMP Kristen 1 Harapan Denpasar)

Lomba Microsoft Word

  • Juara 1: Ni Putu Marissa Prhativi (SMP Negeri 2 Kuta Utara)
  • Juara 2: Gde Khrisna Budi Yasa (SMP Bintang Persada Denpasar)
  • Juara 3: Julian (SMP Kristen 1 Harapan)

Puncak acara sekaligus penutupan PARAS ICT XI dilaksanakan dengan konsep Mini Konser yang berlangsung meriah di Aula INSTIKI. Pada kesempatan tersebut diumumkan seluruh pemenang lomba serta dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara, disertai hiburan dan penampilan guest star.

Melalui penyelenggaraan PARAS ICT XI 2026, Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI berharap kegiatan ini terus menjadi sarana pengembangan talenta muda di bidang teknologi serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.

Sebagai salah satu Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI sebagai Kampus Swasta di Bali senantiasa berkomitmen menghadirkan program dan kegiatan inovatif guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan karier di bidang teknologi, INSTIKI menjadi pilihan tepat untuk kuliah di Bali dengan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perkembangan industri digital.

 

Fresh Graduate Wajib Tahu! Ini Perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Siap kerja? Kenali perbedaan jenis BPJS Kesehatan dan BPJS TK (Sumber Gambar : https://www.freepik.com/)

Baru lulus kuliah dan siap masuk dunia kerja? Selain menyiapkan CV dan menghadapi wawancara, ada satu hal penting yang sering membuat fresh graduate bingung antara perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK).

Bagi civitas INSTIKI maupun para lulusan baru lainnya, memahami hal ini penting agar tidak kaget saat menerima dan membaca kontrak kerja pertama. Banyak yang mengira kedua program ini sama, padahal fungsi dan manfaatnya berbeda. Supaya tidak salah paham, berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu BPJS Kesehatan?

Menurut kemenkeu.go.id BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program ini dibentuk agar semua masyarakat, tanpa memandang usia, pekerjaan, atau status ekonomi, dapat memperoleh akses layanan kesehatan. Mengacu pada penjelasan yang dipublikasikan oleh Bank Sinarmas, BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik hingga rumah sakit rujukan untuk penyakit yang lebih serius.

Secara sederhana, BPJS Kesehatan melindungi kamu saat sakit dan membutuhkan layanan medis.

Apa Itu BPJS Ketenagakerjaan?

Berdasarkan informasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program:

  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Hari Tua (JHT)
  • Jaminan Pensiun (JP)
  • Jaminan Kematian (JKM)
  • Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)

Program ini bertujuan memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Secara sederhana, BPJS Ketenagakerjaan adalah perlindungan sosial bagi pekerja dari risiko kerja dan risiko finansial jangka panjang.

Perbedaan Utama Keduanya

Perbedaan paling mendasar antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terletak pada fokus perlindungannya. BPJS Kesehatan berfokus pada perlindungan biaya pengobatan dan layanan kesehatan. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan berfokus pada perlindungan risiko kerja dan jaminan ekonomi jangka panjang.

Dari sisi peserta, BPJS Kesehatan dapat diikuti oleh siapa saja, baik yang bekerja maupun tidak bekerja. Sebaliknya, BPJS Ketenagakerjaan diperuntukkan bagi mereka yang memiliki aktivitas kerja, baik sebagai pekerja formal, pekerja informal, pengusaha.

Jika dilihat dari manfaatnya, BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dalam bentuk pelayanan medis seperti rawat jalan, rawat inap, operasi, melahirkan, hingga pemeriksaan laboratorium. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat dalam bentuk santunan uang tunai, dana hari tua, dana pensiun, perlindungan kecelakaan kerja, hingga bantuan ketika kehilangan pekerjaan.

Mengutip dari website Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial. Artinya, jika kamu bekerja sebagai karyawan formal, kamu wajib terdaftar dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan yang akan mengurus pendaftarannya, bukan karyawan secara pribadi. Jika suatu saat kamu mengundurkan diri atau kontrak kerja berakhir, kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai pekerja dapat dinonaktifkan dan dialihkan menjadi peserta mandiri. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, kepesertaan berhenti karena tidak lagi memiliki hubungan kerja, tetapi saldo Jaminan Hari Tua (JHT) tetap tersimpan dan dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.

JHT sendiri dapat dicairkan dalam kondisi tertentu, seperti mengundurkan diri, terkena PHK, memasuki usia pensiun, atau tidak bekerja dalam jangka waktu minimal satu bulan, sesuai peraturan pemerintah dan peraturan Menteri Ketenagakerjaan.

Kesimpulan

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. BPJS Kesehatan melindungi risiko sakit dan biaya pengobatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan melindungi risiko kerja dan masa depan finansial pekerja.

Sebagai fresh graduate yang akan memasuki dunia kerja, memahami perbedaan ini sangat penting agar tidak bingung ketika melihat atau saat membaca isi kontrak kerja. Dengan pemahaman yang baik, kamu dapat memulai karier secara lebih tenang, siap, dan percaya diri.

Sebagai salah satu kampus swasta di Bali, INSTIKI tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga wawasan praktis seputar dunia kerja. Pengalaman kuliah di Bali di lingkungan yang adaptif juga membuka peluang untuk berkembang lebih mandiri, bahkan bagi mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja di Bali. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, lulusan diharapkan lebih siap menghadapi dunia profesional secara percaya diri.

Penulis : Putri Wirawaan

Sumber Referensi :

https://www.bangkalankab.go.id/read/berita/5820-disperinaker-bangkalan-semua-pekerja-wajib-terdaftar-bpjs-ketenagakerjaan-termasuk-di-dapur-mbgsppg#:~:text=%E2%80%9CSetiap%20perusahaan%20atau%20kegiatan%20usaha,23/10/2025).

https://www.kemenkeu.go.id/

https://www.banksinarmas.com/id/artikel/perbedaan-bpjs-kesehatan-ketenagakerjaan

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025: Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI yang Perkuat Solidaritas

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI yang Perkuat Solidaritas

INSTIKI kembali menghadirkan semangat kompetisi dan kebersamaan melalui Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI dalam kegiatan INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 yang diselenggarakan oleh UKM Futsal INSTIKI. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan City Futsal Teuku Umar dan menjadi salah satu agenda olahraga internal yang paling dinantikan oleh mahasiswa setiap tahunnya.

Turnamen futsal mahasiswa INSTIKI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antar mahasiswa lintas organisasi, kelas, dan program studi, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan solidaritas di lingkungan kampus. Sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas antar mahasiswa INSTIKI. Selain itu, turnamen ini menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga futsal, sekaligus mengembangkan kemampuan fisik, mental, serta jiwa kompetitif yang sehat. Melalui kompetisi yang sportif, mahasiswa didorong untuk membangun karakter yang aktif, kreatif, dan berprestasi.

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 diikuti oleh 24 tim yang berasal dari berbagai organisasi dan komunitas mahasiswa, di antaranya INS ID, Lingfil, Jegeg Bagus INSTIKI, HIMA DKV, Badminton, Mapala, KMH x Akasi, PSM B, BEM PM, HIMA IF, HIMA BD, Kemahkris, Basket, PSMA, Pemoeda Bersalaman, Gradasi, Jurnalistik, Decul x Demit, HFI x Akasi, Pengurus Inti AK 24, PSM, QFS, Mapala Dharma Satya, dan Kemahkris. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pertandingan hingga babak final yang berlangsung sengit dan penuh semangat.

Adapun daftar pemenang dalam Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI ini adalah:

  1. Juara I: Jurnalistik

  2. Juara II: Mapala Dharma Satya

  3. Juara III: PSMA

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Rayhan Galang Aputra selaku Ketua Panitia, dengan dukungan penuh dari internal kampus. INSTIKI secara konsisten memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik melalui berbagai kegiatan organisasi dan kompetisi internal.

Melalui kegiatan seperti INSTIKI Goal Festival Internal III 2025, INSTIKI terus menegaskan komitmennya sebagai Kampus IT Bisnis dan Desain Terbaik di Bali yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga aktif membangun karakter, solidaritas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali, INSTIKI menghadirkan lingkungan belajar yang dinamis dan suportif, sehingga pengalaman Kuliah di Bali tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan minat, bakat, dan soft skills mahasiswa. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat budaya kolaboratif di lingkungan kampus serta mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

Kompetisi Esports Mobile Legend : Tim INSTIKI ALPHA Meraih Juara 1 Berkat Konsistensi dan Kolaborasi!

Tim INSTIKI ALPHA Juara 1 Mobile Legends STW Competition

Dunia game kini tidak lagi sekadar hiburan, tetapi telah berkembang menjadi bidang kompetitif yang mampu melahirkan prestasi membanggakan. Dengan strategi matang, kerja sama tim solid, dan konsistensi latihan, hobi bermain game dapat menjadi jalan menuju kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Tim INSTIKI ALPHA yang berhasil meraih Juara 1 pada lomba Mobile Legends – STW Competition, sekaligus mengharumkan nama Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia INSTIKI sebagai salah satu kampus swasta di Bali dan pilihan favorit untuk kuliah di Bali.

Prestasi Tim INSTIKI ALPHA

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa konsistensi jauh lebih penting dibandingkan sekadar peringkat sementara dalam permainan. Meskipun rank dapat berubah-ubah, Tim INSTIKI ALPHA mampu menjaga performa secara stabil hingga meraih posisi juara. Prestasi ini dicapai melalui kerja keras, latihan rutin, evaluasi berkelanjutan, serta kekompakan tim yang terbangun dengan baik.

Profil Singkat Anggota Tim

Prestasi membanggakan tersebut merupakan hasil kolaborasi solid dari para mahasiswa INSTIKI yang tergabung dalam Tim INSTIKI ALPHA, yakni:

  • I Komang Maha Nirwana Gatha
  • Putu Arga Nugraha
  • I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana
  • Dewa Gede Rama Andhika Putra
  • I Dewa Gede Agung Ryanda Vasudewa
  • I Komang Satria Dharma Wiguna

Keenam anggota tim ini berperan aktif dalam menyusun strategi permainan, menjaga komunikasi, serta saling mendukung selama pertandingan berlangsung.

Salah satu anggota tim, I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana, mengungkapkan bahwa kemenangan ini memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh anggota tim. “Bagi tim kami, kemenangan ini bukan hanya sekadar juara, tetapi menjadi bukti bahwa latihan dan strategi yang kami jalani benar-benar berhasil. Kami semua punya semangat yang sama dan haus akan juara. Kemenangan ini juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa nama Esport INSTIKI ke level yang lebih tinggi agar semakin dikenal.”

Peran Dukungan Kampus INSTIKI

Lebih lanjut, I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan kampus dalam menunjang proses latihan dan persiapan tim. “Dukungan kampus sangat membantu proses latihan dan persiapan. INSTIKI menyediakan fasilitas, pelatihan scrim internal untuk menjaring bibit-bibit yang akan mewakili INSTIKI, serta internet yang memadai agar kami bisa berlatih dengan baik.”

Prestasi Tim INSTIKI ALPHA tidak terlepas dari dukungan penuh kampus. Fasilitas yang memadai, akses internet stabil, serta program latihan seperti scrim internal menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa tim. Lingkungan akademik yang suportif membuat mahasiswa dapat menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.

Sebagai kampus swasta di Bali yang mendorong inovasi dan kreativitas, INSTIKI secara konsisten memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat, termasuk di bidang esports. Hal ini menjadikan INSTIKI pilihan ideal bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah sambil kerja di Bali sekaligus tetap berprestasi.

Keberhasilan Tim INSTIKI ALPHA menjadi inspirasi bahwa hobi dapat berkembang menjadi prestasi nyata jika dijalani dengan serius, disiplin, dan konsisten. Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa INSTIKI mampu bersaing di tingkat kompetitif dan membawa nama kampus ke panggung prestasi, sejalan dengan semangat Professional IT Entrepreneur Campus.

Rasikuntan INSTIKI Sukses Gelar Pekan Raya Akuntansi 2026 di Aula INSTIKI

Rasikuntan INSTIKI Sukses Gelar Pekan Raya Akuntansi 2026 di Aula INSTIKI

UKM Rasikuntan INSTIKI kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Pekan Raya Akuntansi 2026 pada 15 Februari 2026 yang bertempat di Aula INSTIKI. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa INSTIKI dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda di era digital.

Acara ini terdiri dari dua rangkaian utama, yaitu Seminar Nasional dan Lomba PRA. Seminar Nasional mengangkat tema “Smart Money Habits di Zaman Serba Online: Anti FOMO, Anti Boros!” dengan menghadirkan Ida Ayu Fera Aryaningrum, Regional Manager Director Tokio Marine Insurance Group, sebagai narasumber.

Dalam sesi seminar, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, termasuk penerapan metode 50/30/20, cara menghindari perilaku impulsif akibat FOMO, serta pemahaman fenomena finansial modern seperti paylater dan pola konsumsi digital. Seminar ini ditujukan bagi mahasiswa dan generasi muda yang ingin membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

Selain seminar, Pekan Raya Akuntansi 2026 juga menghadirkan Lomba Poster Digital se-Bali dengan tema “Gen Z Melek Finansial di Era Digital”. Lomba ini dilaksanakan secara online dan diikuti oleh 84 tim dengan rentang usia 15–22 tahun.

Adapun para pemenang lomba adalah:
Juara 1: Fang Fang Hadi Daniarta
Juara 2: Tim CHILLIN
Juara 3: Tim Wika
Juara Favorit: I G A Pt. Chiara Puspa Renata P.

Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya ditantang untuk kreatif, tetapi juga mampu menyampaikan pesan literasi keuangan secara visual dan komunikatif.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen INSTIKI sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali yang aktif mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selain dikenal sebagai Kampus Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI juga terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan industri serta perkembangan zaman.

Bagi mahasiswa yang memilih Kuliah di Bali, kegiatan seperti Pekan Raya Akuntansi menjadi wadah untuk memperluas wawasan, membangun relasi, sekaligus mengasah soft skill dan kemampuan analitis.

Pekan Raya Akuntansi 2026 tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga ruang kolaborasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk semakin sadar dan cerdas dalam mengelola keuangan di era digital.

Mahasiswa INSTIKI melalui UKM INS.ID Ajak Siswa SMP Mahir Microsoft Excel

Mahasiswa INSTIKI melalui UKM INS.ID Ajak Siswa SMP Negeri 1 Selemadeg Timur Mahir Microsoft Excel

Mahasiswa INSTIKI kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Cultivating Digital Skills with INS.ID” pada Rabu, 11 Februari 2026 di SMP Negeri 1 Selemadeg Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada teori di kelas, tetapi juga pada penerapan ilmu secara langsung di masyarakat.

PKM yang diselenggarakan oleh UKM INS.ID salah satu UKM dari Kampus INSTIKI, ini diikuti oleh 96 siswa kelas IX. Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai penggunaan Microsoft Excel, mulai dari pengenalan antarmuka, pengelolaan data sederhana, hingga penggunaan rumus dasar seperti SUM, AVERAGE, dan COUNT, serta fungsi lanjutan seperti IF, VLOOKUP, dan HLOOKUP. Siswa juga diperkenalkan pada fitur SORT dan FILTER serta pembuatan tabel dan grafik sederhana untuk mendukung kebutuhan pembelajaran.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa tingkat SMP dalam menggunakan aplikasi pengolah angka secara optimal. Oleh karena itu, pelatihan dirancang secara aplikatif dan mudah dipahami melalui metode penyampaian materi interaktif, praktik langsung, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung.

Dalam mengukur pemahaman siswa, dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test, serta pengamatan langsung terhadap keaktifan dan kemampuan siswa dalam mengerjakan latihan pengolahan data. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan dasar Microsoft Excel.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar mengoperasikan aplikasi, tetapi juga dilatih untuk berpikir logis dan sistematis dalam mengolah data. Keterampilan ini menjadi bekal penting dalam mendukung kebutuhan akademik maupun menghadapi perkembangan teknologi.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen INSTIKI sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara yang mendorong mahasiswa untuk aktif dan mampu menerapkan kompetensinya secara nyata. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali, INSTIKI memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga melalui organisasi dan kegiatan sosial yang melatih soft skill serta kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan PKM seperti ini, mahasiswa turut menjalankan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, sehingga ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat memberikan manfaat secara langsung bagi lingkungan sekitar.