Knowledge Sharing HIMA-TI INSTIKI, Ajak Mahasiswa Menyelami Dunia Augmented Reality
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (HIMA-TI INSTIKI) menggelar Knowledge Sharing yang berfokus pada teknologi Augmented Reality. Kegiatan yang bertajuk “Menghubungkan Dunia Fisik dan Digital Menuju Era Inovasi yang Penuh Imajinasi” ini diselenggarakan pada Minggu (10/12/2023) di Lab A Kampus INSTIKI – kampus teknologi terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Knowledge Sharing menjadi kegiatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman mereka dengan menghadirkan para ahli berpengalaman. Pada kesempatan kali ini, acara Knowledge Sharing mengambil topik Augmented Reality (AR) dengan mengundang Kepala Departemen Pusat Studi INSTIKI, Putu Wirayudi Aditama, S.Kom., M.Kom menjadi narasumber.
Putu Wirayudi Aditama, S.Kom., M.Kom Menjadi Narasumber
Materi yang disampaikan dalam Knowledge Sharing tidak terbatas pada teori belaka, melainkan peserta turut diajak praktik langsung mengeksplorasi dan mengeimplementasikan AR dengan didampingi oleh ahlinya. Sesi praktik menjadi langkah efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta untuk langsung mengeksplorasi dan mengaplikasikan konsep-konsep AR memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif.
Family Bestie INSTIKI: Rayakan Penghujung Tahun 2023 dengan Semarak Kebersamaan!
Rayakan penghujung tahun 2023 dengan semarak kebersamaan dan keceriaan, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menggelar acara Akhir Tahun 2023 “Family Bestie INSTIKI”, Minggu (24/12/2023) bertempat di kampus INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Family Bestie INSTIKI, sebuah acara untuk mempererat tali persaudaraan di kampus INSTIKI diikuti oleh Keluarga Besar INSTIKI yang meliputi Tenaga Pendidik serta Kependidikan bersama dengan keluarga. Dihadiri pula oleh perwakilan UKM dan Ormawa di lingkungan kampus INSTIKI. Acara ini menjadi wujud apresiasi kampus kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang telah berdedikasi di tahun 2023 ini dengan maksimal.
Laporan Ketua Panitia
Family Bestie INSTIKI diawali dengan rangkaian acara yang dimulai dengan sambutan Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T serta laporan Ketua Panitia, Ni Komang Novita Dewi, S.P.
“Senang sekali kita bisa berkumpul di acara Akhir Tahun 2023 yang bertemakan Family Bestie INSTIKI, yang di mana kita di INSTIKI adalah keluarga dan kita di INSTIKI adalah sahabat,” ujar Ni Komang Novita Dewi, S.P dalam laporannya. Ia turut berharap melalui acara Family Bestie INSTIKI yang merupakan bentuk apresiasi kepada segenap tenaga pendidik dan kependidikan ini dapat dirayakan dengan penuh suka cita dan kegembiraan.
Keseruan Bermain Games Makan Kerupuk
Acara dilanjutkan dengan rangkaian games seru seperti Lomba Makan Kerupuk, Cukurukuk, KalSer: Kalah Geser, Kemistri, dan sejumlah games lainnya. Keseruan tak berhenti sampai di sana saja, Acara Family Bestie INSTIKI semakin meriah dengan penampilan dari Tata, mahasiswa berprestasi INSTIKI yang membawakan lagu-lagi spesial serta dihadirkannya guest star istimewa yakni Motifora.
Penampilan Guest Star Motifora
Semarak acara Family Bestie INSTIKI juga diwarnai dengan momen penyerahan beragam hadiah kepada pemenang lomba, nominasi, undian doorprize, dan pembagian kado kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan INSTIKI sebagai wujud apresiasi kampus kepada Keluarga Besar INSTIKI.
Penyerahan Hadiah Doorprize Utama
I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T selaku Rektor INSTIKI menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap Keluarga Besar INSTIKI yang telah berdedikasi di tahun 2023 kepada kampus tercinta, INSTIKI. Beliau berpesan untuk tetap menanamkan value INSTIKI “menjadi dan memberi” dalam kebersamaan Keluarga Besar INSTIKI.
Rektor INSTIKI, I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T
5 Tradisi Perayaan Natal di Indonesia yang Unik & Penuh Makna, Apa Saja? (Sumber: kemenparekraf.go.id)
Segenap Keluarga Besar Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) mengucapkan Selamat Natal. Semoga sukacita dan kedamaian dalam perayaan Natal menyertai kita semua.
Dalam perayaan Hari Natal di Indonesia, ternyata setiap daerah memiliki tradisi Natal dengan keunikannya masing-masing. Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, berikut ini adalah lima tradisi perayaan Natal yang berbeda dan unik dibanding yang lain. Apa saja itu? Simak artikel berikut ini!
Rabo-Rabo (Jakarta)
Di balik kesan metropolitan, Jakarta memiliki tradisi unik yang dikenal sebagai Rabo-Rabo. Tradisi ini dilakukan di Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara, oleh kelompok pemeluk agama Kristen keturunan Portugis. Mereka berkeliling kampung sambil menyanyikan lagu keroncong, dan puncaknya adalah tradisi mandi-mandi, simbol penebusan dosa dan penyambutan Tahun Baru dalam keadaan bersih.
Wayang Wahyu (Yogyakarta)
Yogyakarta memeriahkan Natal dengan tradisi Wayang Wahyu, pertunjukan wayang kulit yang mengangkat cerita-cerita Alkitab. Lebih dari sekadar seni, Wayang Wahyu menjadi sarana untuk menyampaikan firman Tuhan, mencerminkan akulturasi budaya dan toleransi keberagaman.
Ngejot dan Penjor (Bali)
Bali, terkenal dengan toleransi agamanya, memiliki tradisi Natal Ngejot dan Penjor. Ngejot adalah tradisi berbagi makanan, sementara Penjor adalah tradisi memasang bambu tinggi melengkung sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Marbinda dan Marhobas (Sumatra Utara)
Masyarakat Batak Toba, Sumatra Utara, merayakan Natal dengan Marbinda (menyembelih hewan) dan Marhobas (memasak hasil sembelih). Tradisi ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.
Meriam Bambu (Flores)
Di Flores, Nusa Tenggara Timur, tradisi Meriam Bambu menjadi perayaan meriah yang telah dilakukan sejak tahun 1980-an. Suara menggelegar dari meriam bambu dahulunya dilakukan sebagai kabar duka, namun kini kini sebagai cara dalam mengekspresikan kegembiraan atas kelahiran Yesus Kristus.
Itulah sebagian dari kekayaan budaya Indonesia dalam merayakan Natal, sebuah perpaduan unik antara tradisi agama dan kearifan lokal yang memperkaya makna perayaan Natal. (PDM)
INSTIKI Raih Penghargaan “Vasudhaiva Kutumbakam” Atas Kontribusi dalam Kesejahteraan Sosial di Kota Denpasar
Di penghujung tahun 2023, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan. Tepat pada Kamis (21/12/2023), INSTIKI menerima penghargaan “Vasudhaiva Kutumbakam” dalam rangkaian acara Gilang Gemilang Denpasar Jaya untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) & Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2023 bertempat di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang.
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar memberikan Piagam Penghargaan “Vasudhaiva Kutumbakam” dalam rangkaian acara Gilang Gemilang Denpasar Jaya. Pada kesempatan ini, hadir langsung Wakil Rektor IV INSTIKI Dr. Ir. Putu Sugiartawan, S.Kom, Agb., M.Cs menerima Piagam Penghargaan “Vasudhaiva Kutumbakam” yang diserahkan oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M.
Penyerahan Piagam Penghargaan “Vasudhaiva Kutumbakam”
Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E ini diberikan kepada INSTIKI atas dukungan serta partisipasi INSTIKI dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar.
Salah satu wujud kontribusi INSTIKI dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar adalah “Kelas Kreatifitas Disabilitas”. Kelas ini merupakan kolaborasi INSTIKI bersama dengan Dinsos Kota Denpasar di mana para dosen INSTIKI – kampus IT terbaik di Bali ikut serta melatih serta mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus untuk dapat belajar di bidang teknologi informasi.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M menyatakan kebanggaan dan apresiasi kepada pihak-pihak mitra Pemerintah Kota Denpasar salah satunya INSTIKI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah dengan setia membantu Pemkot Denpasar untuk mengatasi permasalahan dengan merangkul semua komponen yang ada untuk bahu membahu mengatasi permasalahan kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Besar harapan, INSTIKI sebagai institusi pendidikan terkemuka di Bali dapat memberikan dampak positif yang lebih luas lagi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar.
Bahas Topik HIV/AIDS & Mental Health, KSR PMI Unit INSTIKI Gelar Seminar & Donor Darah
KSR PMI Unit Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari HIV & AIDS Sedunia. Apa saja kegiatannya? Simak ini!
Dalam memperingati Hari HIV & AIDS Sedunia, KSR PMI Unit INSTIKI menggelar rangkaian kegiatan Donor Darah dan Seminar Regional yang diawali dengan acara pembukaan pada Sabtu (02/12/2023) di Aula INSTIKI. Acara ini dihadiri langsung oleh PMI Kota Denpasar serta Forum Relawan (FOREL) Kota Denpasar, Bali.
Donor Darah
Pada hari yang sama, turut diselenggarakan kegiatan Donor Darah yang bertajuk “Share Love, Share Blood, Share Happiness” bertempat di Lapangan Basket INSTIKI. Sebanyak 39 orang berpartisipasi aktif menjadi pendonor sebagai upaya membantu sesama.
Ida Bagus Jendra Wijaya, M.Psi menjadi Narasumber
Pada Minggu (17/12/2023), kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Regional yang mengambil tema “HIV/AIDS & Mental Health: How Millenials Deals with It”. Seminar Regional mengundang dua narasumber inspiratif, ialah Ida Bagus Jendra Wijaya, M.Psi yang merupakan seorang Psikolog Klinis dan Ni Wayan Ika Ayu Rayni. Dalam suasana interaktif, seminar ini menyajikan konsep talkshow yang memberikan ruang bagi peserta seminar untuk dapat berdialog langsung dengan para narasumber. Acara ini tidak hanya memberikan informasi edukatif, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk membahas isu-isu yang masih dianggap tabu di masyarakat.
Sesi Tanya Jawab Seminar Regional
Besar harapan, rangkaian kegiatan Seminar Regional dan Donor Darah dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih dalam tentang dua aspek penting dalam isu kesehatan global, yaitu HIV/AIDS dan kesehatan mental. Selain itu, turut dapat membantu sesama dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. (PDM)
Sosialisasi Penggunaan Perangkat Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran
Dalam upaya mendorong penjaminan mutu pendidikan tinggi melalui fasilitas penunjang pembelajaran, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menerima secara resmi hibah Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran Tahun 2023 berupa perangkat Smart Classroom!
Tepat pada Selasa (19/12/2023), hadir langsung ke kampus INSTIKI Tim Ditjen Diktiristek dalam acara Sosialisasi Penggunaan Perangkat Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran yang berlangsung secara luring di Ruang 542 INSTIKI serta secara daring melalui platform Zoom Meetings. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T serta pimpinan atau perwakilan dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII.
Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T Menghadiri Acara Sosialisasi
Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan serta pemaparan Sosialisasi Penggunaan Perangkat dan Penyusunan Laporan Akhir Program Penguatan Sinergi Inovasi Pembelajaran untuk Melaksanakan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi melalui Fasilitas Penunjang Pembelajaran Tahap 2 yang disampaikan oleh Tim Ditjen Diktiristek.
Penandatanganan PKS dan Berita Acara Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS dan Berita Acara Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran. Melalui penandatangann ini, INSTIKI secara resmi menerima hibah Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran Tahun 2023 berupa perangkat Smart Classroom yang akan mendukung proses pembelajaran hybrid secara optimal di kampus INSTIKI – kampus teknologi terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Rektor INSTIKI Saat Menyampaikan Sambutan
Rektor INSTIKI, I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Ditjen Diktiristek karena melalui hibah program ini, kampus INSTIKI dapat semakin meningkatkan kualitas pembelajarannya.
“Tentu dengan bantuan berupa smart classroom ini, kami semakin berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas pembelajaran agar semakin inovatif dan efektif,” ungkap I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T dalam sambutannya. Beliau turut mengajak segenap civitas akademika INSTIKI untuk dapat memanfaatkan fasilitas smart classroom agar dapat berdampak positif.
Sosialisasi Penggunaan Perangkat Program Penguatan Sinergisme Inovasi Pembelajaran
Apa Itu Hari Raya Pagerwesi? Yuk Menggali Arti & Makna Hari Besar Agama Hindu!
Hari Raya Pagerwesi, yang jatuh pada Rabu (20/12/2023), menjadi menjadi salah satu hari raya dalam Agama Hindu. Merupakan Rerahinan Gumi yang dirayakan setiap 210 hari, Pagerwesi menyimpan makna mendalam dan diperingati oleh umat Hindu.
Civitas INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali, yuk gali lebih dalam apa itu Hari Raya Pagerwesi beserta makna yang terkandung di dalamnya.
Makna Hari Raya Pagerwesi
Makna dari Pagerwesi terdapat pada akar kata “Pager” yang artinya pagar atau perlindungan, dan “Wesi” yang berarti besi yang kuat. Dengan demikian, Pagerwesi secara simbolis mencerminkan perlindungan yang kokoh dan kuat. Secara filosofis, perayaan ini melambangkan keteguhan iman, memagari diri dengan ilmu pengetahuan untuk menghindari kegelapan atau Awidya.
Pagerwesi dirayakan untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam bentuk Sanghyang Pramesti Guru, Dewa Siwa yang meleburkan segala hal buruk. Umat Hindu diingatkan untuk memahami ilmu pengetahuan sebagai perlindungan utama dan menjauhi sifat-sifat buruk dengan meditasi, yoga, dan penghormatan kepada Sang Hyang Pramesti Guru.
Waktu Perayaan Hari Raya Pagerwesi
Hari raya ini diselenggarakan pada hari Budha (Rabu) Kliwon Wuku Shinta, berdasarkan penanggalan wuku yang berjalan setiap 210 hari. Pagerwesi berdekatan dengan Hari Raya Saraswati, yang jatuh 4 hari sebelumnya. Kedua perayaan ini memiliki hubungan erat dengan ilmu pengetahuan, dengan Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan.
Hari Raya Pagerwesi menjadi hari bagi umat Hindu untuk merenung, memperkuat peribadatan, dan memahami nilai-nilai ilmu pengetahuan sebagai perlindungan utama. Civitas INSTIKI, demikianlah salah satu perayaan hari besar dalam Agama Hindu. Temukan informasi menarik lainnya dengan mengakses website INSTIKI!
BEM PM INSTIKI Gelar PENGMAS ARCHITA: Berikan Bantuan Sosial & Edukasi Anak-anak Yayasan As-Sakinah Denpasar
Kembali berikan kebermanfaatan kepada masyarakat, BEM PM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat “PENGMAS ARCHITA” pada Minggu (10/12/2023) bertempat di Yayasan As-Sakinah Denpasar.
Pada kegiatan kali ini, PENGMAS ARCHITA menjadi acara yang diselenggarakan oleh BEM PM INSTIKI sebagai wujud kepedulian sosial kepada anak-anak Yayasan As-Sakinah Denpasar. BEM PM INSTIKI melakukan penggalangan bantuan sosial serta edukasi kepada anak-anak Yayasan As-Sakinah Denpasar, menciptakan dampak positif dan memberikan kebermanfaatan sosial.
Acara dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh BEM PM INSTIKI dan pihak dari Yayasan As-Sakinah Denpasar. Dilanjutkan dengan sesi pemberian materi, di mana mahasiswa INSTIKI menyampaikan wawasan kepada anak-anak Yayasan As-Sakinah tentang pengolahan bahan bekas agar dapat bermanfaat.
“Kita memberikan materi berupa pengolahan bahan bekas untuk anak-anak dan juga memberikan hadiah untuk karya terbaik dari pengolahan bahan bekas tersebut,” jelas panitia PENGMAS ARCHITA.
Suasana PENGMAS ARCHITA
Tak berhenti sampai di sana saja, suasana keceriaan anak-anak Yayasan As-Sakinah semakin terpancar lewat rangkaian games yang dimainkan. Melalui games ini anak-anak diajak untuk bersenang-senang sambil belajar.
Selain memberikan edukasi dan games, turut diberikan bantuan sosial melalui penggalangan dana dan bantuan yang berupa sembako, alat tulis, serta pakaian yang kemudian disumbangkan kepada Yayasan As-Sakinah Denpasar. Acara ditutup dengan makan bersama dengan anak-anak Yayasan As-Sakinah.
Mengenal Kotlin Bersama Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara – INSTIKI (Foto Karya: Aris Leoven)
Mahasiswa IT pasti udah gak asing lagi nih sama bahasa pemrograman Kotlin. Kotlin sangat populer akhir-akhir ini, banyak kelebihan yang ditawarkan oleh bahasa pemrograman ini mulai dari lintas platform, sintaksnya yang sederhana, dan mudah dimengerti untuk pemula di bidang IT.
Tahu gak sih!? Banyak pengembang mulai beralih menggunakan bahasa pemrograman ini. Kali ini, yuk berkenalan dengan salah satu bahasa pemrograman terpopuler, ialah Kotlin!
Apa Saja Kelebihan Kotlin Dibanding yang Lain?
Interoperabilitas yang Luas
Kotlin dirancang untuk dapat berintegrasi dengan sempurna dengan kode Java. Sehingga memungkinkan pengembang untuk menggunakan perpustakaan Java secara langsung, dan tentu saja dapat memperluas fleksibilitas dan kemampuan para pengguna Kotlin.
Kode yang Lebih Ringkas
Sintaks yang ditawarkan Kotlin jauh lebih ringkas dan mudah dipahami dibandingkan Java. Maka dari itu dapat membantu pengguna bahasa pemrograman Kotlin dengan mudah untuk menulis kode, sehingga dapat meringkas waktu penggunanya dalam membuat code.
Dukungan untuk Berbagai Platform
Kotlin mendukung penggunanya untuk dapat lintas platform, memungkinkan penggunanya untuk dapat menjadi pengembang tidak hanya di Android saja namun juga bisa ke server side, dan juga pengembangan aplikasi web dengan bantuan framework seperti Kotlin/JS.
Apa Saja Kekurangan Kotlin?
Bagaimana, cukup tertarik dengan bahasa Kotlin? Selain memiliki kelebihan, Kotlin juga memiliki kekurangannya. Selanjutnya kita akan menyimak kekurangan Kotlin untuk menjadi bahan pertimbangan ketika memilih bahasa pemrograman yang ingin dipelajari.
Kurangnya Dokumentasi yang Komprehensif
Salah satu kekurangan Kotlin adalah kurangnya dokumentasi terkait pembelajaran bahasa Kotlin itu sendiri, sehingga ini dapat membuat pemula kesusahan menemukan informasi yang dibutuhkan saat mempelajarinya ataupun menggunakannya.
Kesulitan dan Migrasi
Akan sulit untuk melakukan migrasi pada proyek yang sudah ada, dan itu cukup memakan waktu.
Ketergantungan pada Ekosistem Java
Terkadang Kotlin terlalu bergantung pada ekosistem Java, karena hal tersebut dapat membatasi inovasi yang harusnya dapat dilakukan secara independen.
Setiap bahasa pemrograman pastilah mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, termasuk Kotlin. Semoga informasi di atas dapat menjadi pertimbangan kamu saat memilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari secara maksimal.
Rayakan Hari Raya Saraswati, INSTIKI Gelar Upacara Upanayana & Persembahyangan Bersama
Kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) merayakan Hari Raya Saraswati dengan penuh hikmat dan kebersamaan pada Sabtu (16/12/2023) bertempat di kampus INSTIKI. Hari suci turunnya ilmu pengetahuan kepada umat manusia ini menjadi hari penting bagi segenap keluarga besar INSTIKI.
Rangkaian perayaan dimulai sehari sebelumnya pada Jumat (15/12/2023), dengan serangkaian acara persiapan untuk menyambut Hari Raya Saraswati. Mareresik, mebat, sampai majejahitan menjadi kegiatan yang diikuti oleh keluarga besar INSTIKI dalam kebersamaan dan semangat gotong royong. Tak hanya itu, digelar pula Lomba Gebogan yang diikuti oleh Ormawa dan UKM di lingkungan kampus INSTIKI membuat acara semakin meriah.
Upacara Mahasiswa Upanayana
Puncak Hari Raya Saraswati jatuh pada Sabtu (16/12/2023), dengan penyelenggaraan Upacara Mahasiswa Upanayana bagi mahasiswa/i baru INSTIKI. Upacara ini menjadi simbolis pembersihan dan persiapan diri untuk menerima ilmu pengetahuan dengan sebaik-baiknya. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang diikuti oleh segenap keluarga besar INSTIKI.
Tari Barong Ket
Hikmat sekaligus meriahnya perayaan Hari Raya Saraswati di kampus INSTIKI ini tidak terlepas dari ragam tarian yang ditampilkan langsung oleh tenaga pendidik, kependidikan, mahasiswa/i INSTIKI, serta anak-anak dari tenaga pendidik beserta kependidikan INSTIKI. Ragam tatian tersebut meliputi Tari Rejang Dewa, Tari Rejang Sari, Tari Rejang Taman Sari, dan Tari Barong Ket.
Segenap Keluarga Besar INSTIKI mengucapkan Rahajeng Rahina Saraswati, semoga dengan turunnya ilmu pengetahuan membuat kita semakin bijaksana dan pengetahuan senantiasa menerangi pikiran umat manusia.