Kunjungan Industri dan Akademik Universitas PGRI Silampari: Membangun Kolaborasi dan Semangat Akademik di INSTIKI

Kunjungan industri
Kunjungan Industri dan Akademik di INSTIKI bersama PGRI Silampari mempererat kerja sama.

Pada Kamis, 2 April 2026, suasana hangat dan penuh antusiasme terasa sejak pagi hari dalam acara Penerimaan Kunjungan Industri dan Akademik Universitas PGRI Silampari yang berasal dari Sumatra Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula INSTIKI dan menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama antar institusi sekaligus memperkenalkan INSTIKI sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali yang terus berkembang dan inovatif.

Sejak pukul 08.30 WITA, para peserta mulai memenuhi ruangan. Acara dibuka dengan khidmat melalui doa dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta berdiri dengan penuh rasa hormat, menghadirkan nuansa kebersamaan yang kuat meskipun berasal dari daerah yang berbeda. Memasuki sesi sambutan, perwakilan dari INSTIKI Dr. Ayu Gede Willdahlia, S.E., M.M. selaku Wakil Rektor III dan Perwakilan dari Universitas PGRI Silampari  menyampaikan harapan besar terhadap kerja sama yang akan terjalin. Dalam pemaparan profil, INSTIKI menunjukkan komitmennya sebagai salah satu Universitas Terbaik di Bali, khususnya dalam bidang teknologi dan digital. Selain itu, sistem pembelajaran yang fleksibel membuka peluang bagi mahasiswa untuk Kuliah Sambil Kerja di Bali, menjadikannya pilihan ideal bagi generasi muda yang ingin berkembang secara akademik sekaligus profesional.

Momen puncak acara terjadi saat penandatanganan dokumen kerja sama antara INSTIKI dan Universitas PGRI Silampari. Layar utama menampilkan tulisan “Penandatanganan Dokumen Kerjasama INSTIKI dan PGRI Silampari,” yang menjadi sorotan seluruh hadirin. Suasana terasa khidmat dan penuh kebanggaan, menandai dimulainya kolaborasi strategis antara kampus di Bali dan Sumatra Selatan ini. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai peluang kerja sama, seperti program MBKM, penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan kurikulum berbasis teknologi. Para peserta terlihat antusias dan fokus mengikuti jalannya diskusi. Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab berlangsung. Menciptakan interaksi yang dinamis antara narasumber dan peserta. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan semangat belajar dari para peserta. Menjelang akhir acara, dilakukan penandatanganan berita acara dan penutupan resmi. Setelah itu, suasana menjadi lebih santai dalam sesi ramah tamah, di mana peserta dapat saling berinteraksi, berbincang, dan memperluas jaringan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna. Kunjungan dari Universitas PGRI Silampari yang berasal dari Sumatra Selatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang luas di masa depan. INSTIKI kembali menegaskan perannya sebagai Kampus Swasta di Bali yang unggul dan adaptif, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk Kuliah Sambil Kerja di Bali. Dengan kualitas yang terus berkembang, INSTIKI semakin layak diperhitungkan sebagai salah satu Universitas Terbaik di Bali.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Kembali Buktikan Kualitas! Mahasiswa INSTIKI Sabet Juara 1 Nasional Pencak Silat

Juara 1 pencak silat nasional
Kadek Suana, mahasiswa INSTIKI, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Blambangan Championship 4 cabang olahraga pencak silat tingkat nasional.

Mahasiswa INSTIKI juara 1 Nasional Pencak Silat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. I Kadek Suana, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital dari INSTIKI (Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia), berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Blambangan Championship 4.

Kejuaraan yang berlangsung pada 21 – 23 November 2025 di GOR Tawang Alun, Banyuwangi ini diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga persaingan berlangsung cukup ketat. Dalam kompetisi tersebut, I Kadek Suana tampil di kategori Tanding Kelas A Putra Tingkat Dewasa dan sukses menunjukkan performa yang konsisten sejak babak awal hingga final hingga akhirnya meraih posisi tertinggi.

Keberhasilan mahasiswa INSTIKI juara 1 pencak silat ini menjadi bukti kerja keras dan konsistensi Kadek Suana dalam menekuni olahraga di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa. Dengan disiplin latihan yang tinggi, ia mampu bersaing dengan atlet-atlet berpengalaman serta menjaga performa di setiap pertandingan. Selain itu, kemampuan dalam mengatur strategi dan menjaga fokus menjadi kunci penting dalam setiap laga yang dijalaninya.

Dalam wawancara, Kadek Suana membagikan pengalamannya selama mengikuti kejuaraan hingga proses yang ia lalui untuk meraih kemenangan.

“Saya sangat positif karena kompetisi ini diikuti atlet berkualitas dari berbagai daerah, jadi selain mengukur kemampuan, saya juga mendapat banyak pengalaman. Saya mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan latihan intensif, menjaga kondisi tubuh, serta tetap fokus dan percaya diri saat bertanding. Tantangan terbesarnya adalah menghadapi lawan yang kuat serta menjaga konsistensi dan emosi di pertandingan. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih juara 1. Ini hasil dari kerja keras dan dukungan banyak pihak, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkembang. Dukungan dari INSTIKI juga sangat berarti dan memotivasi saya untuk terus berprestasi serta membawa nama baik kampus.”

Sebagai salah satu kampus swasta di Bali, INSTIKI terus memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Lingkungan belajar yang kondusif dan suportif menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong lahirnya mahasiswa berprestasi. Prestasi mahasiswa INSTIKI juara 1 pencak silat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang dan mengharumkan nama kampus.

Penulis : Putri Wirawaan

Tebar Kebaikan di Ramadan, HIMA-IF INSTIKI Gelar Bukber Bersama Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Denpasar

Panti Tunas Bangsa Denpasar
Tebar Kebaikan di Ramadan, HIMA-IF INSTIKI Gelar Bukber Bersama Anak Panti Tunas Bangsa Denpasar

Denpasar — Kegiatan Buka Puasa Bersama HIMA-IF INSTIKI berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan pada Minggu, 15 Maret 2026. Bertempat di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Denpasar Barat, kegiatan Buka Puasa Bersama HIMA-IF INSTIKI ini menjadi momen berbagi yang sarat makna antara mahasiswa dan anak-anak panti.

Kegiatan diawali sejak sore hari dengan berkumpulnya seluruh panitia di kampus INSTIKI. Sebelum berangkat, para peserta melaksanakan sembahyang bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar kegiatan berjalan lancar. Dengan penuh semangat kebersamaan, rombongan kemudian berangkat menuju lokasi kegiatan.Setibanya di Panti Asuhan Tunas Bangsa, panitia langsung melakukan briefing singkat dan mempersiapkan rangkaian acara. Suasana mulai terasa hangat saat acara resmi dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia yang menyampaikan tujuan kegiatan, yakni untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama.

Keceriaan semakin terasa ketika memasuki sesi penyampaian materi dan ice breaking. Anak-anak panti tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terutama saat momen ngabuburit yang diisi dengan interaksi santai dan permainan ringan bersama mahasiswa. Tawa dan canda menjadi bukti bahwa kebersamaan terjalin begitu erat tanpa sekat. Menjelang waktu berbuka, panitia membagikan takjil kepada seluruh peserta. Momen berbuka puasa bersama pun menjadi puncak kebersamaan yang penuh kehangatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan makan bersama dalam suasana kekeluargaan.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyerahkan sertifikat dan mengabadikan momen melalui sesi foto bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembersihan area serta penutupan acara secara resmi.Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang panitia ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam 35 menit, mulai pukul 15.00 hingga 19.35 WITA. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan meninggalkan kesan mendalam, baik bagi mahasiswa maupun anak-anak panti.

Melalui kegiatan ini, HIMA-IF INSTIKI tidak hanya menghadirkan momen berbuka puasa bersama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian, dan rasa syukur yang diharapkan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga menjadi bukti bahwa memilih Kuliah di Bali, khususnya di INSTIKI sebagai salah satu Universitas Terbaik di Bali dan Kampus Swasta di Bali, tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang peduli dan berkontribusi bagi masyarakat.

Penulis : Putri Wirawaan

Hard Skill dan Soft Skill, Mana yang Lebih Penting di Dunia Kerja Saat Ini?

Mengembangkan hard skill dan soft skill sejak masa kuliah adalah langkah awal untuk sukses di dunia kerja.

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, mahasiswa sering dihadapkan pada satu pertanyaan penting, seperti mana yang lebih penting, hard skill atau soft skill ? Banyak orang beranggapan bahwa kemampuan teknis adalah kunci utama untuk mendapatkan pekerjaan. Namun di sisi lain, kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama juga semakin dibutuhkan oleh perusahaan. Sebenarnya, kedua keterampilan ini memiliki peran yang sama pentingnya. Perbedaannya terletak pada bagaimana keduanya digunakan dalam dunia kerja dan pada bidang pekerjaan yang dijalani.

Apa Itu Hard Skill?

Hard skill adalah kemampuan teknis yang dapat dipelajari melalui pendidikan formal, pelatihan, maupun pengalaman kerja. Hard skill biasanya dapat diukur secara jelas dan sering kali dibuktikan melalui sertifikat, nilai akademik, atau portofolio.

Contoh hard skill antara lain:

  • Kemampuan pemrograman
  • Desain grafis
  • Analisis data
  • Digital marketing
  • Penguasaan software tertentu

Bagi mahasiswa, hard skill biasanya diperoleh melalui proses perkuliahan, praktikum, proyek, maupun kegiatan akademik lainnya. Kemampuan ini menjadi dasar penting karena menunjukkan bahwa seseorang mampu menjalankan tugas teknis yang dibutuhkan dalam suatu pekerjaan.

Apa Itu Soft Skill?

Berbeda dengan hard skill, soft skill lebih berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain dan mengelola dirinya sendiri dalam lingkungan kerja. Soft skill tidak selalu mudah diukur, tetapi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam bekerja.

Beberapa contoh soft skill yang penting antara lain:

  • Kemampuan komunikasi
  • Kerja sama tim
  • Kepemimpinan
  • Manajemen waktu
  • Kemampuan memecahkan masalah
  • Adaptasi terhadap perubahan

Dalam dunia kerja modern, perusahaan tidak hanya mencari kandidat yang pintar secara teknis, tetapi juga yang mampu bekerja sama dengan tim, menyampaikan ide dengan baik, dan menghadapi tantangan dengan sikap yang positif.

Hasil Penelitian tentang Hard Skill dan Soft Skill

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kepentingan hard skill dan soft skill dapat berbeda tergantung pada bidang pekerjaan. Beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa dalam bidang marketing, soft skill memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kesuksesan karier. Hal ini disebabkan pekerjaan di bidang pemasaran sangat bergantung pada kemampuan komunikasi, membangun relasi, serta kemampuan memahami kebutuhan pelanggan. Di sisi lain, penelitian yang dilakukan pada karyawan proyek  menunjukkan bahwa hard skill memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini karena pekerjaan proyek infrastruktur membutuhkan ketelitian tinggi, kemampuan teknis, serta penguasaan keterampilan yang spesifik. Dari dua penelitian tersebut dapat dipahami bahwa jenis pekerjaan sangat mempengaruhi keterampilan mana yang lebih dominan dibutuhkan.

Mengapa Mahasiswa Perlu Mengembangkan Keduanya?

Bagi mahasiswa, mengembangkan hard skill dan soft skill secara bersamaan merupakan hal yang sangat penting. Hard skill membantu mahasiswa memiliki kompetensi teknis sesuai dengan bidang studi yang dipelajari. Sementara itu, soft skill membantu mahasiswa untuk mampu beradaptasi, bekerja sama, dan berkembang dalam lingkungan profesional.

Kegiatan seperti organisasi kampus, proyek kelompok, magang, maupun kegiatan komunitas sering kali menjadi tempat yang baik untuk mengasah soft skill sekaligus memperkuat hard skill yang telah dipelajari di kelas.

Kesimpulan

Pertanyaan mengenai mana yang lebih penting antara hard skill dan soft skill sebenarnya tidak memiliki satu jawaban yang mutlak. Dalam beberapa bidang pekerjaan seperti marketing, soft skill dapat menjadi faktor yang lebih dominan. Namun dalam pekerjaan yang sangat teknis seperti proyek infrastruktur, hard skill dapat menjadi faktor yang lebih menentukan.

Oleh karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak hanya fokus pada kemampuan teknis saja, tetapi juga mengembangkan kemampuan interpersonal dan sikap profesional. Dengan kombinasi hard skill yang kuat dan soft skill yang baik, seseorang akan memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses di dunia kerja yang terus berkembang.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kedua kemampuan tersebut secara seimbang, memilih lingkungan pendidikan yang tepat juga menjadi langkah penting. INSTIKI hadir sebagai pilihan kampus swasta di Bali yang mendukung mahasiswa untuk berkembang secara akademik maupun profesional sehingga siap menghadapi dunia kerja masa depan.

Penulis : Putri Wirawaan

Keunikan Tradisi Lebaran di Indonesia: Warisan Budaya yang Sarat Makna dan Kebersamaan

Tradisi Lebaran di Indonesia
Tradisi Menyambut Lebaran di Indonesia Sebagai Momen Kebersamaan (Sumber Gambar : freepik.com)

Civitas INSTIKI!

Selamat Hari Raya Idul Fitri. Tradisi Lebaran di Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam merayakan momen kemenangan yang penuh kebahagiaan, kedamaian, dan kehangatan silaturahmi. Di Indonesia, perayaan Lebaran tidak hanya identik dengan ibadah dan hidangan khas, tetapi juga dihiasi oleh beragam tradisi unik di berbagai daerah. Berbagai tradisi Lebaran di Indonesia ini mencerminkan kekayaan budaya Nusantara yang sarat makna, mulai dari rasa syukur hingga kebersamaan antar masyarakat. Berikut lima tradisi menarik yang patut diketahui.

1. Grebeg Syawal di Yogyakarta

Grebeg Syawal merupakan tradisi khas Keraton Yogyakarta yang dilaksanakan setiap 1 Syawal. Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan gunungan berisi hasil bumi dan makanan sebagai simbol rasa syukur setelah menjalani Ramadan. Masyarakat akan berebut isi gunungan karena dipercaya membawa berkah dan rezeki. Tradisi ini juga mencerminkan nilai berbagi kepada sesama.

2. Meugang di Aceh

Meugang adalah tradisi menyembelih dan memasak daging menjelang Idul Fitri. Daging tersebut kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, hingga masyarakat kurang mampu. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial agar semua orang dapat merasakan kebahagiaan Lebaran.

3. Perang Topat di Lombok

Perang Topat atau “perang ketupat” merupakan tradisi unik yang melambangkan kerukunan antarumat beragama. Dalam tradisi ini, masyarakat saling melempar ketupat setelah melakukan doa bersama. Selain meriah, tradisi ini juga sarat makna perdamaian dan kebersamaan.

4. Festival Meriam Karbit di Pontianak

Di Pontianak, malam Lebaran diramaikan dengan dentuman meriam karbit. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi simbol kegembiraan serta semangat kebersamaan. Selain itu, festival ini juga memiliki nilai sejarah yang berkaitan dengan berdirinya kota Pontianak.

5. Perang Ketupat Kudus, Jawa Tengah

Di Kudus, terdapat tradisi Perang Ketupat yang digelar dalam rangka perayaan Lebaran Ketupat, sekitar satu minggu setelah Idul Fitri. Dalam tradisi ini, masyarakat saling melempar ketupat sebagai lambang saling memaafkan serta upaya membersihkan diri dari kesalahan. Selain memiliki makna filosofis, tradisi ini juga menjadi atraksi budaya yang mampu menarik perhatian banyak wisatawan.

Penutup

Tradisi Lebaran di berbagai daerah di Indonesia mencerminkan kekayaan budaya yang sarat akan makna. Setiap tradisi mengajarkan nilai kebersamaan, rasa syukur, dan pentingnya menjaga silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Rayakan semangat baru setelah Lebaran dengan langkah pasti menuju masa depan! Bersama Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), Anda bisa merasakan pengalaman Kuliah di Bali dengan lingkungan belajar modern dan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali, INSTIKI menghadirkan pendidikan berkualitas, dosen profesional, serta peluang karier yang luas. Saatnya wujudkan impian Anda bersama kampus yang tepat!

Ingin lebih banyak mengetahui artikel informatif, edukatif dan seputar kampus INSTIKI? cus kepoin wesbitenya di Instiki.ac.id

 

 

Cara Membangun Personal Branding Sejak Kuliah Agar Lebih Siap Masuk Dunia Kerja

Personal Branding
Membangun Personal Branding Sejak Kuliah agar Lebih Siap Masuk Dunia Kerja

Pernah nggak sih kamu kepikiran, kenapa ada mahasiswa yang cepat dikenal, sering dapat kesempatan magang, atau bahkan sudah punya karier sebelum lulus? Salah satu rahasianya adalah personal branding. Di era digital sekarang, nilai akademik memang penting, tapi itu bukan satu-satunya hal yang dilihat oleh perusahaan. Banyak recruiter juga memperhatikan reputasi, cara kamu berkomunikasi, hingga jejak digital yang kamu tinggalkan di internet. Nah, kabar baiknya, personal branding itu bisa mulai dibangun sejak masih kuliah. Bahkan semakin cepat kamu memulainya, semakin besar juga peluang yang bisa kamu dapatkan di masa depan.

Yuk, kita bahas beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan mulai sekarang.

1. Kelola Media Sosial dengan Bijak

Coba bayangkan kalau seseorang mengetik namamu di Google atau membuka profil media sosialmu. Kira-kira kesan apa yang mereka dapat?

Media sosial sebenarnya adalah cermin identitas digital kita. Jadi, usahakan isi akunmu dengan hal-hal yang positif. Misalnya membagikan karya, pengalaman organisasi, kegiatan belajar, atau prestasi yang pernah kamu capai. Hal-hal sederhana seperti ini bisa membuat personal branding kamu terlihat lebih profesional dan memberi kesan baik bagi orang lain, termasuk recruiter yang mungkin melihat profilmu suatu hari nanti.

2. Aktif di Organisasi Kampus

Kuliah itu bukan hanya soal datang ke kelas, mengerjakan tugas, lalu pulang. Kampus juga menyediakan banyak organisasi yang bisa jadi tempat belajar hal baru. Dengan ikut organisasi, kamu bisa melatih kepemimpinan, komunikasi, manajemen waktu, dan kerja sama tim. Semua pengalaman ini akan sangat berguna di dunia kerja. Selain itu, aktif di organisasi juga membuat kamu dikenal sebagai pribadi yang aktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja bersama orang lain.

3. Bangun Portofolio Digital

Kalau kamu punya karya, proyek, atau pengalaman menarik selama kuliah, jangan hanya disimpan sendiri. Coba mulai kumpulkan semuanya dalam portofolio digital.

Kamu bisa membuat:

  • blog pribadi
  • website portofolio
  • atau profil profesional di LinkedIn

Portofolio ini bisa menjadi bukti nyata dari kemampuanmu. Apalagi kalau kamu menjalani kuliah sambil kerja, portofolio digital bisa membantu menunjukkan kemampuan profesional kepada calon klien atau perusahaan.

4. Tunjukkan Konsistensi Perilaku

Personal branding bukan cuma soal apa yang kamu tulis di bio Instagram atau LinkedIn. Lebih dari itu, perilaku sehari-hari juga ikut membentuk citra dirimu. Hal-hal sederhana seperti datang tepat waktu, menyelesaikan tugas dengan baik, atau bersikap profesional di kampus bisa membangun reputasi yang positif. Ingat, orang akan lebih percaya pada tindakan yang konsisten dibandingkan sekadar kata-kata.

5. Asah Kemampuan Komunikasi

Kemampuan komunikasi adalah salah satu skill yang paling berharga bagi mahasiswa.

Coba mulai dari hal-hal kecil, seperti:

  • berani bertanya atau berpendapat di kelas
  • aktif berdiskusi
  • menulis artikel atau opini
  • presentasi di depan teman-teman

Semakin sering kamu melatih komunikasi, semakin mudah juga orang mengenal ide dan kemampuan yang kamu miliki.

6. Bangun Relasi Positif

Selama kuliah, kamu akan bertemu banyak orang: dosen, teman seangkatan, kakak tingkat, bahkan alumni. Cobalah untuk membangun hubungan yang baik dengan mereka. Siapa tahu suatu hari nanti, relasi tersebut bisa membuka kesempatan seperti magang, proyek kolaborasi, hingga peluang kerja. Networking bukan hanya tentang mengenal banyak orang, tapi juga tentang membangun hubungan yang saling mendukung.

7. Tunjukkan Keunikan Diri

Setiap mahasiswa punya potensi dan kelebihan yang berbeda. Ada yang jago desain, ada yang suka menulis, ada juga yang tertarik di bidang teknologi atau bisnis.

Coba tanyakan pada diri sendiri:
“Apa sih hal yang paling aku suka dan ingin aku kembangkan?”

Ketika kamu menemukan passion tersebut dan mengembangkannya secara konsisten, itulah yang akan membuat personal branding kamu lebih menonjol dan mudah diingat.

Personal Branding Itu Proses, Bukan Instan

Perlu diingat, personal branding tidak dibangun dalam semalam. Ini adalah proses yang terus berkembang seiring waktu. Semakin kamu konsisten menunjukkan kemampuan, nilai, dan kepribadian yang positif, semakin kuat juga citra dirimu di mata orang lain. Bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Terbaik di Bali seperti INSTIKI, kesempatan untuk mengembangkan personal branding sangat terbuka lebar. Lingkungan kampus yang aktif, kegiatan organisasi, serta peluang kolaborasi dengan industri dapat menjadi pengalaman berharga untuk membangun reputasi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

Jadi, mulai sekarang jangan hanya fokus pada nilai kuliah saja. Coba juga pikirkan bagaimana kamu ingin dikenal oleh orang lain. Karena pada akhirnya, personal branding yang kuat bisa membuka banyak pintu kesempatan di masa depan

Penulis : Putri Wirawan

Mahasiswa INSTIKI Dibekali Persiapan Skripsi Melalui Kuliah Perdana Seminar 2026

Mahasiswa INSTIKI Dibekali Persiapan Skripsi Melalui Kuliah Perdana Seminar 2026

Denpasar – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Perdana Seminar Skripsi sebagai bagian dari persiapan skripsi mahasiswa pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu bertempat di Aula INSTIKI serta diikuti secara daring oleh mahasiswa yang tidak dapat hadir secara langsung.

Acara diawali dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana sekaligus membangun semangat peserta sebelum memasuki sesi utama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor INSTIKI, Dr. I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T., yang memberikan motivasi kepada para mahasiswa yang sedang mempersiapkan tugas akhir. Dalam sambutannya, Rektor INSTIKI menyampaikan salah satu kunci penting dalam menyelesaikan skripsi, yaitu konsistensi dalam mengerjakan penelitian. Mahasiswa diingatkan untuk terus menjaga progres pengerjaan skripsi agar dapat mencapai target menuju seminar proposal maupun tahapan selanjutnya dengan lebih cepat dan terarah.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemaparan mengenai tata cara pelaksanaan seminar skripsi serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir. Selain itu, pihak dekanat yang diwakili oleh Ir. I Gede Andika, S.Kom., M.Kom. turut memberikan arahan terkait kesiapan akademik mahasiswa dalam menghadapi tahapan penelitian.

Pada sesi diskusi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana topik dan judul skripsi yang akan mereka kerjakan. Melalui sesi ini, setiap mahasiswa diminta menyampaikan gambaran awal penelitian sebagai langkah persiapan dalam menyusun skripsi. Agenda ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi secara langsung dengan Rektor INSTIKI mengenai rencana penelitian mereka.

Selain membahas teknis seminar, kegiatan ini juga memberikan panduan etika komunikasi dengan dosen pembimbing, termasuk tata cara menyampaikan pesan atau melakukan konsultasi secara profesional selama proses bimbingan skripsi berlangsung.

Melalui kegiatan Kuliah Perdana ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai proses penyusunan skripsi, memahami tahapan seminar, serta semakin termotivasi untuk menyelesaikan penelitian secara terarah dan tepat waktu.

Sebagai kampus swasta di Bali, INSTIKI terus berkomitmen untuk berkembang menjadi universitas terbaik di Bali. Melalui berbagai kegiatan akademik dan program pendukung pembelajaran, INSTIKI senantiasa mendukung mahasiswa untuk meraih keberhasilan serta memberikan yang terbaik dalam mendampingi proses mereka mencapai gelar akademik dan mempersiapkan masa depan profesional.

Blood Falls di Antartika: Air Merah yang Bikin Penasaran, Ternyata Ini Penjelasan Sainsnya!

Blood Falls di Taylor Glacier, Antartika, memperlihatkan aliran air merah yang kontras dengan hamparan es di sekitarnya. (Sumber gambar : harapanrakyar.com)

Hai, Civitas Akademika INSTIKI! Pernah terbayang tidak, sedang asyik riset di tengah hamparan es Antartika yang serba putih, tiba-tiba melihat aliran air berwarna merah pekat seperti darah keluar dari sela-sela gletser? Kedengarannya seperti adegan film horor, ya? Tapi tenang, ini bukan fenomena mistis, melainkan keajaiban sains yang luar biasa keren bernama Blood Falls. Yuk, kita bedah bareng-bareng apa yang sebenarnya terjadi di sana!

Apa Itu Blood Falls ?

Blood Falls merupakan fenomena alam yang berada di Taylor Glacier, Antartika. Sesuai dengan namanya, “Air Terjun Darah” ini memperlihatkan aliran air berwarna merah mencolok yang kontras dengan hamparan salju putih di sekitarnya. Ketika pertama kali ditemukan oleh geolog Thomas Griffith Taylor pada tahun 1911, para peneliti sempat mengira bahwa warna merah tersebut berasal dari alga merah yang hidup di dalam air. Namun setelah lebih dari satu abad penelitian, para ilmuwan akhirnya menemukan bahwa penyebab sebenarnya jauh lebih kompleks dan menarik dari dugaan awal.

Apa Penyebab Terjadinya Fenomena Blood Falls ? 

Melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 dengan bantuan teknologi radio-echo sounding, para ilmuwan menemukan bahwa di bawah gletser tersebut terdapat jaringan air asin yang berasal dari danau purba. Danau ini diperkirakan telah terperangkap di bawah lapisan es selama sekitar 1,5 juta tahun. Air dari danau tersebut memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi. Ketika air kaya besi ini keluar dari celah gletser dan bersentuhan dengan oksigen di udara, terjadi proses oksidasi yang mengubah warna air menjadi merah. Proses ini mirip dengan besi atau paku yang berkarat ketika terkena udara. Reaksi kimia inilah yang menyebabkan Blood Falls terlihat seperti aliran darah yang mengalir dari es.

Hal lain yang membuat fenomena ini semakin menarik adalah kenyataan bahwa air tersebut tetap dapat mengalir meskipun suhu di kawasan Antartika dapat mencapai sekitar −19°C. Secara logika, air di lingkungan sedingin itu seharusnya langsung membeku. Namun Blood Falls tetap mengalir karena beberapa faktor. Pertama, air tersebut memiliki kadar garam yang sangat tinggi sehingga titik bekunya lebih rendah dibandingkan air tawar. Kedua, tekanan besar dari lapisan gletser di atasnya membantu menjaga air tetap dalam bentuk cair. Ketiga, ketika sebagian air mulai membeku, proses tersebut melepaskan sedikit energi panas yang membantu mempertahankan cairan di sekitarnya.

Selain fenomena geologinya yang unik, Blood Falls juga menarik perhatian para ilmuwan karena ditemukan adanya mikroorganisme yang mampu hidup di lingkungan ekstrem. Di dalam air yang sangat asin, gelap tanpa cahaya matahari, dan bersuhu sangat dingin tersebut, terdapat bakteri ekstremofil yang mampu bertahan hidup. Penemuan ini menunjukkan bahwa kehidupan dapat beradaptasi bahkan pada kondisi lingkungan yang sangat keras sekalipun.

Sebagai bagian dari Civitas Akademika INSTIKI, fenomena Blood Falls ini mengajarkan kita bahwa dunia itu penuh dengan misteri yang menunggu untuk dipecahkan lewat ilmu pengetahuan dan teknologi. Jangan pernah puas dengan apa yang terlihat di permukaan, karena sering kali, rahasia terbesar tersimpan jauh di bawah lapisan yang paling dingin sekalipun.

Gimana? Seru, kan, membahas “air terjun berkarat” yang satu ini? Kira-kira fenomena alam unik atau artikel informatif apa lagi yang ingin kita bahas bersama? Yuk, terus eksplor pengetahuan baru bersama di website INSTIKI!

Penulis : Putri Wirawaan

Penuh Semangat! Mahasiswa Tunjukkan Prestasi dan Ide Kreatif di PILMAPRES INSTIKI 2026

Pemenang PILMAPRES INSTIKI 2026 berpose bersama juri dan panitia di PILMAPRES INSTIKI 2026

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) INSTIKI 2026 yang berlangsung dari 26 Januari hingga 9 Maret 2026 di Aula Kampus INSTIKI. Kegiatan ini mengusung tema “Berintegritas, Berinovasi, Menginspirasi” dengan tagline “Integritas Nyata, Inovasi Berkualitas, Inspirasi Tanpa Batas.”

PILMAPRES merupakan salah satu program pengembangan mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa berprestasi dalam menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kontribusinya baik di bidang akademik maupun non-akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan potensi diri, berinovasi, serta menjadi pribadi yang mampu memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Sejak dibukanya pendaftaran secara online pada akhir Januari, kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa INSTIKI. Banyak mahasiswa dari berbagai program studi turut berpartisipasi dalam ajang ini dengan mengirimkan berkas prestasi, karya, serta berbagai pencapaian yang telah diraih. Hal ini menunjukkan semangat kompetisi yang sehat serta tingginya motivasi mahasiswa untuk terus berkembang dan berprestasi.

Rangkaian kegiatan PILMAPRES INSTIKI 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat. Peserta terlebih dahulu mengikuti proses seleksi berkas, kemudian dilanjutkan dengan technical meeting, tes tulis, dan tes wawancara yang dilaksanakan secara langsung di Kampus INSTIKI. Pada tahap selanjutnya, peserta yang lolos juga diminta untuk menyusun proposal gagasan inovatif yang kemudian dipresentasikan di hadapan dewan juri sebagai bagian dari penilaian menuju tahap final.

Suasana kegiatan berlangsung dengan sangat dinamis dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan ide, gagasan inovatif, serta pengalaman prestasi yang dimiliki. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan.

Puncak kegiatan PILMAPRES INSTIKI 2026 dilaksanakan pada 9 Maret 2026 di Kampus INSTIKI dengan menghadirkan para finalis terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Setelah melalui proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri, akhirnya terpilih tiga mahasiswa terbaik sebagai pemenang dalam ajang ini.

Daftar Pemenang PILMAPRES INSTIKI 2026

Juara 1: Mahesa Rama Aditya
Juara 2: Putu Cintya Sandria Jana
Juara 3: I Made Dony Ananta Kusuma

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa INSTIKI semakin termotivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik. PILMAPRES juga menjadi bukti pada komitmen INSTIKI dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berintegritas.

Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali yang terus berkembang, INSTIKI secara konsisten menghadirkan berbagai program dan kegiatan yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Dengan lingkungan akademik yang inovatif, fasilitas yang memadai, serta dukungan terhadap kegiatan mahasiswa, INSTIKI terus berupaya menjadi salah satu Universitas Terbaik di Bali yang mampu mencetak lulusan berkualitas dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional maupun global.

Penulis : Putri Wirawaan

Lewat Hackathon Business Innovation Sprint 2026, INSTIKI Bina Mahasiswa Menuju Kompetisi Wirausaha Nasional

Lewat Hackathon Business Innovation Sprint 2026, INSTIKI Bina Mahasiswa Menuju Kompetisi Wirausaha Nasional

Denpasar, 7 Maret 2026 — Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) melalui Direktorat Inkubator Bisnis (INBIS) menyelenggarakan kegiatan Hackathon Business Innovation Sprint 2026 di Aula INSTIKI. Kegiatan ini merupakan workshop intensif yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan ide bisnis inovatif sekaligus mempersiapkan proposal usaha yang kompetitif untuk mengikuti program pendanaan dan kompetisi kewirausahaan tingkat nasional.

Program ini menjadi salah satu upaya INSTIKI dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa serta mendorong lahirnya startup muda yang kreatif, solutif, dan memiliki daya saing tinggi. Dalam kegiatan ini, tim mahasiswa yang berada dalam program inkubasi bisnis INBIS INSTIKI mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan ide usaha serta menyusun proposal bisnis yang lebih matang.

Business Innovation Sprint merupakan workshop berbasis sprint yang menggabungkan pembelajaran dan pendampingan intensif untuk membantu mahasiswa menyusun proposal bisnis yang lebih terstruktur dan kompetitif. Program ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang sering dihadapi mahasiswa dalam penyusunan proposal, seperti perumusan masalah, pengembangan ide usaha, hingga validasi pasar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengembangkan draft proposal bisnis yang dipersiapkan untuk mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Selain mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan dosen pendamping agar memahami skema serta mekanisme kompetisi kewirausahaan nasional, sehingga proses pendampingan dapat terus berlanjut dalam penyempurnaan proposal sebelum diajukan ke program pendanaan.

Selama workshop berlangsung, peserta dibimbing dalam proses pengembangan ide bisnis mulai dari identifikasi permasalahan, perumusan inovasi produk atau jasa, analisis pasar, hingga penyusunan model bisnis dan strategi pendanaan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi review, feedback, serta coaching lanjutan melalui grup asistensi guna meningkatkan kualitas proposal yang disusun.

Kegiatan Hackathon Business Innovation Sprint 2026 ini menghadirkan pendamping dari TRAINOVATE (STARCO Startup Coaching) yang berpengalaman dalam pembinaan startup dan proposal bisnis mahasiswa. Melalui program ini, peserta juga memperoleh sertifikat inkubasi sebagai bentuk partisipasi dalam program pengembangan startup mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, INSTIKI terus mendorong lahirnya inovasi dan wirausahawan muda dari kalangan mahasiswa. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali di bidang teknologi, bisnis, dan kreativitas digital, INSTIKI menghadirkan berbagai program pengembangan mahasiswa, termasuk inkubasi bisnis dan pendampingan kompetisi nasional. Hal ini semakin memperkuat posisi INSTIKI sebagai salah satu Kampus Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, sekaligus menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin Kuliah di Bali dan mengembangkan potensi di bidang teknologi serta kewirausahaan.