Anti Gagal Romantis! 8 Destinasi Bali Ini Cocok untuk Date Valentine

Anti Gagal Romantis! 8 Destinasi Bali Ini Cocok untuk Date Valentine (Sumber gambar: freepik.com)

Civitas INSTIKI! Kalau kamu sedang mencari ide kencan romantis atau sekadar ingin quality time bareng pasangan atau orang tersayang di Pulau Dewata, Bali punya banyak destinasi alam yang bukan cuma indah tapi juga punya suasana hangat dan intim. Dari perbukitan hijau sampai pantai eksotis, semua bisa jadi latar momen spesialmu. Buat kamu yang sedang kuliah di Bali, ini daftar tempat romantis yang wajib masuk wishlist!

1.Bukit Campuhan : Jalan Santai di Tengah Alam Hijau

Bukit Campuhan dikenal sebagai jalur trekking ringan di Ubud dengan panorama perbukitan hijau dan lembah alami. Jalur ini populer karena suasananya tenang, bebas kendaraan, dan sering dijadikan tempat refleksi diri atau jalan santai bareng pasangan yang ingin menikmati alam sambil berbincang santai.

2.Kebun Raya Bali : Piknik Romantis di Udara Sejuk

Kebun raya terbesar di Bali ini berada di kawasan Bedugul dengan ketinggian sekitar 1.200 mdpl sehingga udaranya sejuk alami. Area taman luas, koleksi tanaman tropis, serta lanskap pegunungan menjadikannya lokasi favorit piknik romantis maupun prewedding.

3.Jatiluwih Rice Terraces : Panorama Sawah Terindah

Jatiluwih merupakan situs warisan budaya dunia UNESCO yang terkenal dengan sistem irigasi tradisional subak. Lanskap sawah bertingkat yang luas menciptakan pemandangan alami yang menenangkan dan sering disebut sebagai salah satu panorama sawah paling indah di Asia.

4.Bukit Asah : Bukit dengan View Laut Biru

Bukit Asah di Karangasem menawarkan panorama laut lepas dari ketinggian dengan hamparan rumput luas dan angin pantai yang sejuk. Tempat ini populer untuk menikmati sunrise maupun sunset karena view nya langsung menghadap samudra.

5.Virgin Beach : Duduk Bareng Romantis Dengar Ombak

Pantai ini dikenal juga sebagai “White Sand Beach” karena pasirnya yang putih bersih. Lokasinya yang agak tersembunyi membuat suasananya relatif tenang dan tidak terlalu ramai, cocok untuk pasangan yang ingin menikmati momen romantis tanpa keramaian.

6.Sekumpul Waterfall : Petualangan Romantis untuk Pasangan Aktif!

Air Terjun Sekumpul sering disebut sebagai air terjun tercantik di Bali karena terdiri dari beberapa aliran air yang jatuh dari tebing tinggi. Untuk mencapainya perlu trekking menuruni tangga dan jalur alam, sehingga cocok bagi pasangan petualang yang suka tantangan.

7.Kelingking Beach : Ikon Romantis Nusa Penida

Pantai Kelingking terkenal secara internasional karena tebingnya yang menyerupai bentuk T-Rex. Dari atas tebing, pengunjung bisa melihat laut biru jernih dan garis pantai dramatis, menjadikannya salah satu spot foto pasangan paling ikonik di Bali.

8.Lovina Beach : Sunrise dan Lumba-Lumba

Lovina di Bali Utara terkenal dengan wisata melihat lumba-lumba liar saat matahari terbit. Pengalaman naik perahu tradisional sambil menyaksikan lumba-lumba muncul dari laut menjadi momen romantis yang unik dan berbeda dari wisata pantai biasa.

Deretan destinasi ini membuktikan bahwa Bali bukan hanya tempat wisata, tetapi juga ruang penuh pengalaman berkesan bagi generasi muda. Tak heran jika pulau ini menjadi pilihan favorit untuk belajar sekaligus menikmati hidup, terutama bagi mahasiswa yang mencari kampus swasta di Bali dengan lingkungan inspiratif seperti Kampus INSTIKI. Dengan suasana alam yang mendukung kreativitas dan inovasi, Bali terus dikenal sebagai destinasi pendidikan sekaligus gaya hidup, menjadikannya lokasi ideal bagi siapa pun yang ingin berkembang akademik maupun personal.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Gelar Sosialisasi HKI dan Paten untuk Dosen, Dorong Peningkatan Inovasi dan Perlindungan Karya

INSTIKI Gelar Sosialisasi HKI dan Paten untuk Dosen, Dorong Peningkatan Inovasi dan Perlindungan Karya

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) melalui Direktorat Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi (DRPM) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Persiapan Pendampingan Proses Permohonan Kekayaan Intelektual Hak Cipta & Paten Tahun 2026” pada Rabu, 11 Februari 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen mengenai tata cara pengajuan HKI dan paten sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual guna mendorong peningkatan jumlah pengajuan HKI di lingkungan sivitas akademika.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi, Putu Wirayudi Aditama, S.Kom., M.Kom., yang menegaskan bahwa perlindungan karya ilmiah dan inovasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan reputasi institusi sekaligus memberikan nilai tambah bagi peneliti. Menurutnya, penguatan budaya riset yang diiringi dengan perlindungan kekayaan intelektual akan berdampak langsung pada kualitas luaran penelitian dan daya saing akademik.

Sesi utama menghadirkan narasumber Dr. Andrieansjah, S.T., S.H., M.M., selaku Direktur Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang. Pakar kekayaan intelektual lulusan doktoral dari Universitas Padjadjaran ini memaparkan materi komprehensif mengenai peran ekosistem kekayaan intelektual sebagai kendaraan pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh inovasi dan invensi sebagai bahan bakarnya. Ia menjelaskan bahwa perlindungan KI berfungsi sebagai pelumas yang menjaga keberlangsungan sistem, sementara pemanfaatan KI menjadi mesin penggerak utama yang memberi nilai ekonomi pada hasil riset. Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem tersebut melalui penelitian, inovasi, serta hilirisasi hasil karya ilmiah. Materi yang disampaikan turut membahas proses memperoleh hak kekayaan intelektual, tahapan pendaftaran, perbedaan paten sederhana dan paten biasa, penyusunan spesifikasi paten, strategi perlindungan kreasi, serta pentingnya pengelolaan KI di lingkungan akademik.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab selama 40 menit, di mana peserta aktif berdiskusi mengenai prosedur pendaftaran, persyaratan dokumen, hingga strategi agar permohonan paten memiliki peluang disetujui lebih besar. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran dosen terhadap pentingnya perlindungan hasil riset dan inovasi sebagai aset intelektual bernilai tinggi.

Melalui kegiatan ini, INSTIKI berharap para dosen semakin terdorong untuk melindungi karya ilmiah sekaligus memaksimalkan potensi inovasi yang dihasilkan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Konsistensi tersebut turut memperkuat posisi INSTIKI sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin kuliah di Bali dengan lingkungan akademik berkualitas, khususnya bagi mereka yang mencari Kampus Teknologi Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara. Dengan pendekatan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, INSTIKI terus berkembang sebagai salah satu kampus swasta unggulan yang dikenal luas sebagai rujukan pendidikan tinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Penulis : Putri Wirawaan

Kuliah Perdana “Seminar” Bekali Mahasiswa INSTIKI Hadapi Tugas Akhir dengan Cerdas!

Kuliah Perdana “Seminar” Bekali Mahasiswa INSTIKI Hadapi Tugas Akhir dengan Cerdas!

Senin, 29 September 2025 menjadi hari penting bagi civitas akademika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), khususnya bagi mahasiswa yang akan menempuh mata kuliah Seminar. Bertempat di Aula INSTIKI, kegiatan Kuliah Perdana Mata Kuliah Seminar yang diselenggarakan oleh Dekanat INSTIKI ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor INSTIKI Dr. I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T, memberikan sambutan pembuka sekaligus arahan bagi seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa seminar proposal menjadi bagian dari proses pembentukan intelektualitas, kedisiplinan, dan kemandirian mahasiswa dalam berpikir kritis serta menyusun karya ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Semangat “menjadi dan memberi” turut digaungkan dalam acara ini agar mahasiswa INSTIKI mampu menumbuhkan karakter yang sejalan dengan value INSTIKI “menjadi dan memberi”.

Materi kali ini dipaparkan langsung oleh dua narasumber, yaitu I Ketut Setiawan, S.Pd., M.Sn yang merupakan Koordinator Program Studi Desain Komunikasi Visual INSTIKI, dan I Gusti Agung Indrawan, S.T., M.T selaku Koordinator Program Studi Informatika INSTIKI. Keduanya memberikan gambaran menyeluruh mengenai mekanisme Seminar, alur administrasi, hingga strategi agar mahasiswa dapat sukses melewati ujian seminar.

Seminar adalah mata kuliah yang wajib ditempuh mahasiswa sebagai bagian dari proses akademik menuju skripsi. Bentuknya berupa karya ilmiah mahasiswa yang dibimbing oleh dosen pembimbing, lalu diuji oleh penguji agar kualitasnya semakin baik. Dijelaskan pula alur seminar sendiri dimulai dari pengajuan KRS Seminar melalui SADS, kemudian mahasiswa mengusulkan dosen pembimbing sesuai bidang topik yang akan digarap. Setelah itu, mahasiswa mengikuti kelas bimbingan seminar, melakukan pengajuan topik hingga mendapat persetujuan (ACC) dari pembimbing I dan II. Jika sudah, barulah mahasiswa melaksanakan penelitian, menyusun proposal, dan mengikuti ujian seminar.

Para narasumber juga menekankan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan mahasiswa agar tidak gagal dalam seminar proposal. Di antaranya adalah membaca panduan dengan seksama, rutin mengikuti bimbingan, memperhatikan setiap informasi dari pembimbing, memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses penelitian, tidak menunda pekerjaan, serta disiplin memperhatikan setiap tanggal penting. Salah satu poin menarik yang disampaikan oleh I Ketut Setiawan, S.Pd., M.Sn adalah analogi tentang penyusunan proposal skripsi. “Menulis proposal ibarat menanam pohon: membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan ketekunan. Kadang dihadapkan dengan “hujan deras” berupa kendala penelitian, atau “panas terik” berupa kejenuhan, tetapi jika dirawat terus-menerus, pada akhirnya pohon itu akan tumbuh subur dan menghasilkan buah manis berupa skripsi yang berkualitas.”

Melalui kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa INSTIKI untuk lebih siap menghadapi tugas akhir dengan percaya diri. Dengan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa INSTIKI dapat melangkah mantap dalam proses penyusunan proposal hingga kelak berhasil menuntaskan skripsi sebagai karya ilmiah yang membanggakan. –(PDM)

Trik Berkarir Menjadi Photographer Profesional: Dari Hobi Menjadi Profesi

Trik Berkarir Menjadi Photographer Profesional: Dari Hobi Menjadi Profesi (Photo by Jamie Street)

Tidak hanya menjadi hobi. Di era digital seperti sekarang, profesi fotografer semakin menjanjikan, mulai dari wedding photographer, fashion, komersial, produk, hingga content creator visual. Namun, menjadi fotografer profesional bukan sekedar punya kamera mahal dan akun Instagram keren. Dibutuhkan strategi, dedikasi, dan skill yang terus diasah. Berikut ini adalah trik jitu untuk kamu yang ingin meniti karier sebagai fotografer profesional:

Tentukan Spesialisasi Fotografi

Fotografi punya banyak cabang. Sebelum terjun lebih dalam, kenali minat dan keahlianmu: apakah kamu lebih tertarik pada portrait, landscape, food, travel, wedding, atau fotografi produk? Fokus pada satu bidang akan membantumu membangun portofolio yang kuat dan menarik klien yang tepat.

Bangun Portofolio yang Konsisten dan Menarik

Portofolio adalah “CV” seorang fotografer. Mulailah dengan proyek-proyek kecil, bahkan yang gratis, asal kamu bisa menunjukkan kualitas karya dan gaya visualmu. Buat portofolio digital (website atau akun media sosial khusus) yang rapi dan mudah diakses klien potensial.

Terus Belajar dan Berkembang

Teknologi dan tren fotografi terus berkembang. Ikuti workshop, kursus online, atau bahkan kuliah di kampus yang mendukung bidang seni dan desain visual. Pelajari teknik pencahayaan, editing (Lightroom/Photoshop), dan storytelling visual. Jangan ragu juga untuk belajar dari fotografer senior atau mengikuti komunitas foto.

Miliki Peralatan yang Memadai (Tapi Jangan Terjebak Gengsi)

Kamera mahal bukan jaminan hasil bagus. Yang terpenting adalah menguasai alat yang kamu punya. Mulailah dengan kamera entry-level atau bahkan smartphone, asalkan kamu tahu bagaimana memaksimalkan fungsinya. Jika sudah berkembang, kamu bisa upgrade sesuai kebutuhan proyekmu.

Pahami Dunia Bisnis dan Branding Diri

Menjadi fotografer profesional berarti juga menjadi entrepreneur kreatif. Pelajari cara menentukan harga, membuat penawaran jasa, mengelola klien, dan melakukan promosi. Bangun personal branding yang kuat, mulai dari logo, media sosial, gaya editing khas, hingga cara kamu berinteraksi dengan klien.

Gunakan Media Sosial sebagai Galeri dan Magnet Klien

Instagram, TikTok, Pinterest, hingga YouTube adalah alat promosi gratis yang sangat ampuh. Posting secara konsisten, bagikan behind-the-scenes, dan gunakan caption yang engaging. Jangan lupa aktif di komunitas dan kolaborasi dengan kreator lain agar lebih dikenal.

Siap Mental dan Konsisten

Menjadi fotografer profesional butuh kesabaran. Kadang klien sepi, kadang revisi datang berkali-kali. Tapi jika kamu konsisten membangun kualitas dan reputasi, jalan sukses akan terbuka. Jadikan setiap proyek sebagai kesempatan untuk berkembang dan belajar hal baru.

Fotografi Itu Seni, Bisnis, dan Perjalanan

Menjadi fotografer profesional bukan hanya tentang mengambil gambar, tapi tentang melihat dunia dari sudut pandang yang unik dan mampu menyampaikannya kepada orang lain. Jika kamu siap bekerja keras, belajar terus, dan menjaga semangat kreatifmu tetap menyala, maka karier sebagai fotografer bisa menjadi perjalanan yang sangat memuaskan.

Kalau kamu ingin serius mengembangkan karier di bidang fotografi, kamu bisa mempertimbangkan kuliah di kampus yang menyediakan program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) atau Multimedia. Salah satunya adalah di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali yang mendorong kreativitas dan keahlian profesional mahasiswa sejak dari bangku kuliah. –(PDM)

10 Istilah dalam Dunia Videografi yang Wajib Kamu Tahu

10 Istilah dalam Dunia Videografi yang Wajib Kamu Tahu (Photo by Jamie Street)

Dunia videografi kini semakin digemari, terutama di era digital yang menuntut konten visual yang menarik dan komunikatif. Bagi kamu yang tertarik terjun ke bidang ini, memahami istilah-istilah videografi adalah langkah awal yang penting. Berikut 10 istilah videografi yang sering digunakan oleh para videografer profesional!

Frame Rate

Frame rate adalah jumlah frame (gambar) yang ditampilkan setiap detik dalam video, biasanya diukur dalam satuan fps (frames per second). Semakin tinggi frame rate, semakin halus gerakan dalam video. Umumnya, 24 fps digunakan untuk film, 30 fps untuk video biasa, dan 60 fps ke atas untuk slow motion.

Shutter Speed

Shutter speed menentukan seberapa lama sensor kamera terbuka untuk menangkap cahaya. Dalam videografi, ini sangat berpengaruh pada efek gerak (motion blur). Shutter speed yang lambat akan membuat gerakan tampak blur, sementara yang cepat akan terlihat lebih tajam.

Aperture (F-Stop)

Aperture adalah bukaan lensa yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke kamera. Diukur dalam f-stop, semakin kecil angkanya (misalnya f/1.8), semakin besar bukaan lensa dan semakin terang gambar, serta menghasilkan depth of field yang lebih dangkal (background blur).

White Balance

White balance digunakan untuk menyesuaikan warna dalam video agar tampak natural sesuai pencahayaan sekitar. Pengaturan white balance yang tepat membuat warna putih tampak putih, bukan kebiruan atau kekuningan.

ISO

ISO adalah tingkat sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. ISO rendah (misalnya 100) digunakan saat cahaya terang, sedangkan ISO tinggi digunakan dalam kondisi gelap. Namun, semakin tinggi ISO, semakin besar kemungkinan munculnya noise atau bintik-bintik dalam gambar.

B-Roll

B-roll adalah cuplikan tambahan yang digunakan untuk mendukung cerita utama (A-roll). Misalnya, saat wawancara, gambar suasana lingkungan atau aktivitas narasumber bisa dimasukkan sebagai B-roll agar video lebih menarik dan tidak monoton.

Color Grading

Color grading adalah proses penyempurnaan warna pada video saat editing. Teknik ini bisa membuat video tampak lebih sinematik, dramatis, atau sesuai mood yang diinginkan.

Storyboard

Storyboard adalah sketsa atau urutan gambar yang menggambarkan alur visual dari sebuah video sebelum proses pengambilan gambar. Ini membantu tim produksi untuk memvisualisasikan dan merencanakan setiap adegan.

Aspect Ratio

Aspect ratio adalah perbandingan antara lebar dan tinggi frame video. Rasio umum adalah 16:9 (widescreen), 1:1 (square), atau 9:16 (vertikal, untuk media sosial seperti Instagram Story atau TikTok).

Rendering

Rendering adalah proses akhir dalam editing video, di mana seluruh elemen (gambar, efek, suara) diproses menjadi satu file video utuh yang siap ditonton atau dipublikasikan.

Mau Jadi Videografer Profesional? Kuliah di DKV INSTIKI Aja!

Kalau kamu ingin serius menggeluti dunia videografi, desain visual, dan industri kreatif secara profesional, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) INSTIKI adalah tempat yang tepat. Di sini, kamu akan belajar tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung membuat video, animasi, iklan visual, dan karya kreatif lainnya bersama dosen berpengalaman dengan fasilitas lengkap.

Yuk, ekspresikan kreativitasmu dan jadikan passion sebagai profesi bersama DKV INSTIKI – kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara!

DRPMI INSTIKI Gelar Workshop Strategi Proposal Penelitian & PKM Hibah Kemdiktisaintek 2025

DRPMI INSTIKI Gelar Workshop Strategi Penyusunan Proposal Penelitian & PKM Hibah Kemdiktisaintek 2025

Direktorat Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi (DRPMI) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan Workshop Strategi Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Kemdiktisaintek Tahun 2025 pada Sabtu, 15 Maret 2025 di Aula INSTIKI. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta strategi efektif dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) agar dapat bersaing dalam program hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI (Kemdiktisaintek RI)

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Aniek Suryanti Kusuma, M.Kom selaku Wakil Rektor I INSTIKI. Beliau menekankan pentingnya penelitian dan PKM sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan PKM di lingkungan kampus INSTIKI. Beliau turut menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan dapat membantu para dosen INSTIKI dalam menyusun proposal yang lebih berkualitas agar dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T berharap segenap dosen INSTIKI dapat memberikan kualitas terbaiknya untuk dapat mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penelitian dan PKM yang menjadi fokus utama dalam workshop ini. Semangat “Menjadi dan Memberi” turut digaungkan oleh Beliau dalam setiap langkah para dosen INSTIKI mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Setelah sambutan, workshop dilanjutkan dengan pemaparan materi dari dua narasumber ahli dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yaitu Dr.rer.nat. I Gusti Ngurah Agung Suryaputra, S.T, M.Sc dan Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si. Narasumber menyampaikan strategi dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas, mulai dari pemilihan topik yang terbaru, metode penelitian yang sesuai, hingga teknik penulisan yang sistematis. Beliau juga menjelaskan berbagai kesalahan umum dalam penyusunan proposal yang sering kali menyebabkan proposal tidak lolos seleksi. Turut dibahas pula aspek teknis dalam penyusunan proposal, termasuk penyelarasan dengan kebijakan hibah yang tersedia serta kiat-kiat dalam menyusun penelitian yang dapat meningkatkan daya saing proposal di tingkat nasional.

Workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari para dosen INSTIKI. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, di mana peserta workshop dapat mengajukan berbagai pertanyaan dan berdiskusi secara langsung dengan kedua narasumber. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para dosen INSTIKI semakin siap dalam menyusun proposal penelitian dan PKM yang berkualitas serta berdaya saing tinggi. DRPMI INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali dan Nusa Tenggara berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan riset dan inovasi guna mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan berkontribusi nyata bagi masyarakat luas. –(PDM)

Fenomena Gen Z: Rilis Bisnis Mentok Sampai “Coming Soon” Saja

Fenomena Gen Z: Rilis Bisnis Mentok Sampai “Coming Soon” Saja (Photo by Huma Kabakci)

Di era digital yang serba cepat ini, banyak generasi Z yang tertarik untuk terjun ke dunia bisnis. Berbekal kreativitas, akses luas ke media sosial, dan inspirasi dari berbagai pengusaha muda sukses, mereka bersemangat untuk membangun brand mereka sendiri. Namun, ada satu fenomena unik yang sering terjadi: bisnis yang diumumkan dengan penuh antusias di media sosial, namun akhirnya hanya mentok pada tahap coming soon.

Gen Z memiliki keunggulan dalam pemasaran digital. Gen Z tumbuh dengan teknologi dan sangat memahami cara membangun branding melalui media sosial. Dengan membuat akun bisnis di Instagram atau TikTok, mereka mulai merancang identitas visual, logo, hingga teaser produk.

Banyak di antaranya yang memulai dengan unggahan yang keren, seperti “coming soon”, “something big is coming!”, atau “stay tuned for our launch date!” yang disertai dengan desain estetik dan konsep yang matang. Mereka juga aktif membangun hype dengan meminta teman-teman untuk follow akun bisnis mereka, bahkan mungkin sudah menyiapkan giveaway untuk calon pelanggan.

Tantangan di Balik “Coming Soon”

Sayangnya, tidak sedikit bisnis yang akhirnya mandek sebelum benar-benar diluncurkan. Ada banyak tantangan yang dimiliki oleh para Gen Z ketika memulai bisnis, setiap orang punya alasannya tersendiri. Namun ada beberapa alasan mengapa fenomena ini sering terjadi seperti terlalu berfokus pada branding namun belum siap menghadapi tantangan produksi, distribusi, dan manajemen keuangan, kurangnya perencanaan yang matang, terbatasnya dana dan sumber daya, hingga cepat kehilangan motivasi.

Bagaimana Agar Tidak Hanya Mentok di “Coming Soon”?

Agar bisnis tidak hanya berhenti di tahap perencanaan, ada beberapa tips and tricks yang bisa dilakukan, yaitu sebagai berikut:

  • Temukan Ide Bisnis yang Sesuai: Pilih bisnis yang sesuai dengan keinginan, passion, atau keterampilan yang kamu miliki. Lakukan riset pasar untuk memastikan ada permintaan terhadap produk atau jasa yang ingin kamu tawarkan. Amati tren industri dan temukan keunikan yang bisa membedakan bisnismu dari pesaing.
  • Buat Rencana Bisnis yang Jelas: Tentukan visi, misi, dan tujuan bisnis dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Susun strategi pemasaran, operasional, dan keuangan.
  • Mulai dengan Sumber Daya yang Ada: Jangan menunggu modal besar untuk memulai, manfaatkan apa yang kamu miliki. Mulai dari skala kecil dan lakukan pengembangan secara bertahap. Gunakan media sosial sebagai alat pemasaran tanpa biaya besar.
  • Bangun Branding dan Marketing yang Kuat: Buat identitas visual yang menarik, termasuk logo, warna, dan desain yang konsisten. Serta buat marketing yang kuat, menarik, dan konsisten.
  • Fokus pada Produk atau Layanan Berkualitas: Pastikan produk atau layananmu benar-benar memberikan nilai bagi pelanggan. Minta feedback dari pengguna awal dan terus lakukan perbaikan.
  • Kelola Keuangan dengan Bijak: Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran agar bisa mengontrol arus kas. Jangan terburu-buru menghabiskan keuntungan, investasikan kembali untuk pengembangan bisnis.
  • Konsisten: Bangun disiplin untuk tetap menjalankan bisnis meskipun menghadapi hambatan. Terus belajar dari pengalaman dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Jangan takut gagal, anggap setiap kesalahan sebagai peluang untuk berkembang.

Pengen sukses bangun bisnis? Jika kamu ingin membangun bisnis dari nol dengan strategi yang tepat dan didukung oleh pemahaman teknologi digital, maka kuliah di Program Studi Bisnis Digital INSTIKI bisa menjadi langkah terbaik. Dengan kurikulum berbasis industri dan dukungan dosen berpengalaman, INSTIKI – kampus bisnis terbaik di Bali siap membekali kamu dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di dunia bisnis modern. Jadi, jangan hanya berhenti di coming soon—wujudkan ide bisnismu bersama INSTIKI! Yuk kuliah di Bali di INSTIKI! -(PDM)

HIMA DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional Filosofi dalam Pembuatan Karya Digital

HIMA DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional Filosofi dalam Pembuatan Karya Digital

Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA DKV) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menggelar Seminar Nasional yang bertajuk “Filosofi dalam Pembuatan Karya Digital” pada 19 Januari 2024. Seminar Nasional ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh mahasiswa, para desainer, penggiat seni, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam dunia desain digital.

Seminar Nasional ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa setiap karya digital memiliki filosofi yang mendasarinya, layaknya karya seni konvensional. Dalam proses penciptaannya, filosofi berperan penting dalam menentukan makna, konsep, dan pesan yang ingin disampaikan melalui sebuah karya digital. Pada kesempatan ini, HIMA DKV INSTIKI menghadirkan I Gusti Ngurah Agung Yuda Putra, S.Ds atau yang lebih dikenal dengan Yuda Bento sebagai narasumber. Ia merupakan seorang artist dan illustrator yang memiliki pengalaman luas dalam bidang karya digital.

Dalam pemaparannya, Yuda Bento menjelaskan bagaimana filosofi dapat menjadi dasar yang kuat dalam menciptakan karya digital yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki nilai mendalam dan mampu menyampaikan pesan dengan lebih efektif. “Setiap karya digital bukan hanya tentang visual yang menarik, tetapi juga harus memiliki makna yang kuat. Filosofi dalam desain adalah landasan yang akan membuat sebuah karya memiliki jiwa dan pesan yang lebih dalam,” ujarnya.

Seminar Nasional ini juga mengangkat berbagai aspek penting dalam pembuatan karya digital, seperti proses kreatif hingga bagaimana seorang desainer dapat mengintegrasikan nilai-nilai filosofis ke dalam setiap karyanya. Peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber melalui sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan menarik seputar filosofi dalam desain digital dibahas dengan interaktif.

Dengan penyelenggaraan Seminar Nasional ini, HIMA DKV INSTIKI – kampus desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi mahasiswa dan penggiat desain di Indonesia. Kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata dalam mengembangkan wawasan dan keterampilan dengan tujuan agar dapat menciptakan karya digital yang berfilosofi. -(PDM)

Seminar Nasional “Play to Profit” Hadirkan Co-CEO Miracle & CEO Pandora Entertaiment

Seminar Nasional “Play to Profit” Hadirkan Co-CEO Miracle & CEO Pandora Entertaiment

Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMA-IF) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk “Play to Profit: Set Up Your Entrepreneurial Journey by Becoming a Creative Game Developer” pada 5 Februari 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam memulai mengembangkan jiwa entrepreneur pada pengembangan game yang semakin berkembang pesat di era ini.

Seminar Nasional ini menghadirkan dua pembicara berpengalaman di industri game, yakni Indra Gusdijaya Polos yang merupakan Co-CEO Miracle, serta I Made Ochlan Pramana Putra, S.Kom, adalah CEO Pandora Entertainment. Dalam Seminar Nasional ini, para narasumber berbagi wawasan dan pengalamannya mengenai potensi besar industri game, baik di Indonesia maupun di pasar global. Narasumber menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi dan tren pasar saat ini membuka banyak peluang bagi para pengembang game, seperti pengembangan game mobile. Selain itu juga menguraikan proses pengembangan game dari awal hingga akhir, mencakup tahap perancangan konsep, desain, pemrograman, uji coba, hingga perilisan game ke pasar.

Tak hanya membahas itu, narasumber juga mengupas strategi monetisasi yang cerdas dalam industri game. Para narasumber mengungkap berbagai model bisnis yang dapat diterapkan oleh game developer untuk menghasilkan keuntungan. Dengan strategi yang tepat, pengembang game tidak hanya dapat menciptakan produk yang inovatif tetapi juga membangun bisnis yang berkelanjutan di industri yang sangat kompetitif ini.

Seminar Nasional oleh HIMA-IF INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali dan Nusa Tenggara mendapat respon positif dari para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa hingga penggemar industri game. Dengan terselenggaranya Seminar Nasional ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk mengeksplorasi dunia game development tidak hanya sebagai hobi, tetapi sebagai peluang bisnis yang potensial di masa kini dan mendatang. –(PDM)

Tips & Tricks Sukses Hadapi UAS, Simak Ini!

Tips & Tricks Sukses Hadapi UAS, Simak Ini!

Hai, civitas INSTIKI! Siapa nih yang lagi deg-degan karena Ujian Akhir Semester (UAS)? Sebagai bagian dari kampus swasta terbaik di Bali, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), tentunya kamu harus selalu maksimal di setiap momen, termasuk saat ujian. UAS memang bisa jadi tantangan besar, tapi tenang, semua itu pasti bisa kamu hadapi dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat. Yuk, simak tips & tricks berikut agar kamu bisa sukses melewati UAS dengan percaya diri!

Buat Jadwal Belajarmu!

Persiapan menghadapi UAS akan lebih efektif jika dilakukan secara terencana. Buat jadwal belajar harian yang mengatur waktu untuk setiap mata kuliah. Jangan lupa sisihkan waktu untuk mereview ulang catatan dan latihan soal agar pemahamanmu semakin mendalam.

Cari Cara Belajar yang Nyaman

Setiap orang punya cara belajar yang beda-beda. Ada yang suka membaca buku, ada yang lebih paham lewat video, atau mungkin sambil diskusi bersama dengan teman. Cari yang mana yang paling cocok buat kamu. Kalau kamu tipe visual, cobalah membuat catatan atau mind map. Kalau kamu tipe pendengar, bisa banget rekam suara dosen dan dengarkan kembali.

Ringkas Materi, Jangan Hanya Dihafal Tetapi Dimengerti

Materi banyak? Jangan stres dulu! Ambil inti-inti pentingnya saja. Tulis poin-poin yang sering keluar di soal atau yang menurut dosen selalu ditekankan. Ringkasan ini bisa membantu kamu untuk mengingat materi sebelum UAS dimulai. Oiya, materinya jangan hanya dihafal ya, tetapi harus dimengerti.

Latihan Soal Itu Penting Banget

Agar semakin siap dan mantap, kamu juga perlu untuk latihan soal, baik soal pilihan ganda, soal berbentuk jawaban narasi, ataupun yang lainnya. Jika menemukan soal yang susah, kamu juga dapat berdiskusi dengan teman!

Belajar hingga Berdiskusi Bareng Teman

Belajar sendirian kadang bikin bosan, jadi ajak teman kamu buat belajar bareng. Saling tanya jawab, diskusi materi, atau bahkan membuat kuis kecil-kecilan. Tetapi ingat, jangan malah jadi sesi curhat atau scroll TikTok bareng ya!

Civitas INSTIKI, Jangan Lupa Tidur yang Cukup & Jaga Kesehatan

Jangan sampai kamu begadang tiap malam karena SKS (Sistem Kebut Semalam). Sistem SKS ini hanya akan membuat badanmu lelah dan otak menjadi nggak fokus. Tidur cukup dan tetap menjaga kesehatan itu penting agar ketika hari H kamu fresh dan bisa berpikir secara jernih.

Manfaatkan Teknologi

Ada banyak sekali sumber belajar di internet. Cari video pembelajaran, gabung grup diskusi online, atau baca e-book yang relevan dengan materi UAS mata kuliahmu. Teknologi bisa jadi teman terbaik kalau kamu dapat menggunakannya secara bijak.

Siapkan Barang-barang Sebelum Ujian

Sebelum ujian, pastikan semua perlengkapan ujian sudah siap, mulai dari alat tulis hingga hal-hal kecil lainnya. Jangan sampai panik hanya karena lupa membawa pulpen.

Positive Thinking, You Got This!

Terakhir dan paling penting, percaya diri! Jangan overthinking soal hasil, fokus saja dengan usaha yang sudah kamu lakukan. Kalau kamu yakin dengan persiapanmu, hasilnya pasti akan maksimal.

Civitas INSTIKI – kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara! Semoga UAS-mu berjalan dengan lancar dan menghasilkan hasil yang maksimal. Good luck, pejuang UAS!