Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI Sukses Gelar PARAS ICT XI 2026

Momen kemenangan para juara Lomba Di PARAS ICT XI 2026

Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menyelenggarakan kegiatan PARAS ICT XI 2026 dengan mengusung tema “Empowering Future Talents For Tangible Innovation”. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline selama empat hari, pada 25, 26, 27, dan 28 Februari 2026, dengan puncak acara digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026 di Kampus INSTIKI. Sebanyak 156 peserta dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa turut berpartisipasi dalam ajang tahunan ini.

PARAS ICT XI merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun ke-11 dan menjadi wadah pengembangan minat, bakat, serta kreativitas generasi muda di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kegiatan ini bertujuan menciptakan talenta muda yang inovatif, kritis, dan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Berbagai perlombaan digelar dalam rangkaian kegiatan ini, di antaranya UI/UX Design Mahasiswa, Web Programming tingkat Mahasiswa dan SMA/SMK, Debat Bahasa Indonesia, Cerdas Cermat, Microsoft Excel tingkat SMP dan SMA/SMK, Microsoft Word, serta Poster Canva. Seluruh lomba dilaksanakan secara offline di lingkungan Kampus INSTIKI dengan dukungan dewan juri profesional di bidangnya.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan kemampuan serta mengasah keterampilan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, PARAS ICT XI juga mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif.

Daftar Pemenang PARAS ICT XI 2026

Lomba UI/UX Design (Mahasiswa)

  • Juara 1: I Gede Puterayasa (Universitas Udayana)
  • Juara 2: Ridho Lestari Ardiansyah (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 3: I Wayan Kusuma Negara (Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali)

Lomba Web Programming (Mahasiswa)

  • Juara 1: Andhika Prasetyo (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 2: Made Bayu Ardana Putra (Universitas Primakara)
  • Juara 3: Daffa Agustian Saadi (Universitas Andalas)

Lomba Web Programming (SMA/SMK)

  • Juara 1: Anak Agung Gede Ngurah Sanjaya (SMA Negeri 1 Sukawati)
  • Juara 2: I Gede Mahayana (SMK TI Bali Global Klungkung)

Lomba Debat Bahasa Indonesia

Juara 1 – SMA Negeri 1 Tegallang (Tim 6)

  • Ni Luh Nidhanavati
  • Dewa Ayu Diva Weda Pratiwi
  • Ni Kadek Ari Parwati

Juara 2 – SMA Negeri 1 Tabanan (Tim 7)

  • Ni Luh Gede Berliana Dewi
  • Gusti Agung Ayu Inten Pradnya Prameswari
  • Ervina Lintang Utari

Juara 3 & Best Essay – SMA HighScope Indonesia Bali (Tim 1)

  • I Gede Putu Satyananda Putra
  • I Gusti Agung Putu Kevin Parama (Best Speaker)
  • Putu Eikki Amarildan Kusuma

Harapan 1 – SMA Negeri 1 Mengwi (Tim 4)

  • I Komang Agus Sasmara Wiraguna
  • Ni Luh Kana Hikarisma Pasek
  • I Nyoman Lindu Aditia

Lomba Cerdas Cermat

Juara 1 – SMK Negeri 1 Mas Ubud (Tim 8)

  • Cok Istri Keisa Aldia
  • Berliana Putri Handayani
  • Dek Cantik Arianti

Juara 2 – SMAN 1 Gianyar (Tim 6)

  • I Made Astra Wibhisana Tempo
  • I Kadek Deny Bawa Sagiarta
  • Ni Kadek Wahyuni

Juara 3 – SMA Taruna Mandara (Tim 5)

  • Kadek Wirya Asta
  • Anak Agung Gede Radjuna Natha Manda
  • Komang Satria Bawa

Lomba Microsoft Excel (SMA/SMK)

  • Juara 1: Ni Nyoman Widya Cahyani (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 2: I Kadek Putra Wahyu Deva Sarma (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 3: I Gde Erovadhi (SMAN 2 Kuta Selatan)

 Lomba Poster Canva

  • Juara 1: Aqila Aisyah Irwan (SMP Tawakkal Denpasar)
  • Juara 2: Ni Made Kusuma Dewi (SMP N 1 Selemadeg Timur)
  • Juara 3: Lingga Ayu Prayascita (SMP Negeri 2 Kuta Selatan)

Lomba Microsoft Excel (SMP)

  • Juara 1: I Kadek Budi Kartika Wiguna (SMP Bintang Persada)
  • Juara 2: I Komang Trias Kusuma Himawan (SMP Negeri 3 Marga)
  • Juara 3: Kadek Cheril Cantika Palguna (SMP Kristen 1 Harapan Denpasar)

Lomba Microsoft Word

  • Juara 1: Ni Putu Marissa Prhativi (SMP Negeri 2 Kuta Utara)
  • Juara 2: Gde Khrisna Budi Yasa (SMP Bintang Persada Denpasar)
  • Juara 3: Julian (SMP Kristen 1 Harapan)

Puncak acara sekaligus penutupan PARAS ICT XI dilaksanakan dengan konsep Mini Konser yang berlangsung meriah di Aula INSTIKI. Pada kesempatan tersebut diumumkan seluruh pemenang lomba serta dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara, disertai hiburan dan penampilan guest star.

Melalui penyelenggaraan PARAS ICT XI 2026, Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI berharap kegiatan ini terus menjadi sarana pengembangan talenta muda di bidang teknologi serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.

Sebagai salah satu Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI sebagai Kampus Swasta di Bali senantiasa berkomitmen menghadirkan program dan kegiatan inovatif guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan karier di bidang teknologi, INSTIKI menjadi pilihan tepat untuk kuliah di Bali dengan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perkembangan industri digital.

 

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026 Denpasar, Perlihatkan Daya Saing Kampus!

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026 Denpasar

Denpasar, 1 Maret 2026 – Rangkaian acara DTIK Fest 2026 resmi ditutup dengan meriah di Lapangan Lumintang, Denpasar. Festival yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut sejak 27 Februari 2026 ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar dengan mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”.

Selama tiga hari penyelenggaraan, DTIK Fest 2026 menghadirkan perpaduan inovasi teknologi, kreativitas generasi muda, serta semangat kolaborasi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Acara penutupan berlangsung semarak dan dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

Beragam penampilan memeriahkan panggung utama, mulai dari performance pemenang lomba menyanyi anak hingga penampilan spesial dari Bali Harmony Junior. Momen yang paling dinantikan tentu saja pembacaan para pemenang lomba yang telah digelar sepanjang festival.

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026

Salah satu sorotan utama dalam DTIK Fest tahun ini adalah prestasi membanggakan dari Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Sebagai salah satu kampus swasta di Bali Denpasar yang dikenal sebagai Kampus Teknologi Tekbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI berhasil meraih berbagai penghargaan dalam ajang bergengsi ini.

Dari total 35 stand pameran teknologi yang menampilkan inovasi dari akademisi, startup, dan perangkat daerah, INSTIKI sukses meraih Juara 3 Stand Booth Terbaik. Inovasi yang ditampilkan bahkan mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Denpasar.

Beberapa karya inovatif yang ditampilkan INSTIKI antara lain:

  • Game edukasi Aksara Bali berbentuk TTS (Teka-Teki Silang)
  • Virtual Tour Pura berbasis teknologi VR “Nusa Heritage”
  • Aplikasi penerjemah Aksara Bali ke huruf Latin dan sebaliknya
  • Platform digital “Matemu” sebagai aplikasi temu jodoh berbasis teknologi

Inovasi-inovasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen INSTIKI dalam mengembangkan teknologi yang tetap berakar pada budaya Bali. Tak hanya unggul dalam kategori stand booth, mahasiswa INSTIKI juga menunjukkan performa gemilang dalam berbagai kompetisi. Berkat usaha, kekompakan, dan kerja sama tim yang solid, mereka berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya:

  • Juara 1 Tekken 8 kategori mahasiswa
  • Juara 3 PUBG Mobile kategori mahasiswa
  • Juara 1 Dance & Supporter kategori mahasiswa

Prestasi ini semakin menegaskan eksistensi INSTIKI sebagai kampus swasta di Bali yang aktif, kompetitif, dan berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan tersebut tentu tidak terlepas dari semangat juang, kerja keras, serta kolaborasi solid antara dosen dan mahasiswa INSTIKI. Dedikasi dan persiapan yang matang menjadi fondasi kuat di balik capaian membanggakan ini.

Salah satu peserta lomba dari UKM Esport INSTIKI turut membagikan kesannya “Jujur sangat menyenangkan. Banyak tantangan, sempat nervous juga. Tapi semua saling support dan penuh dukungan. Faktor pendukungnya banyak sekali, terutama dari INSTIKI. Itu yang membuat kami bisa meraih juara umum tahun ini di DTIK Fest 2026.” Pernyataan tersebut menggambarkan kuatnya budaya saling mendukung dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus.

Penutupan DTIK Fest 2026 bukan hanya menjadi akhir dari sebuah rangkaian acara, tetapi juga menjadi momentum untuk terus melangkah maju dalam pengembangan teknologi yang harmonis dan berkelanjutan. Prestasi yang diraih INSTIKI di ajang ini menjadi bukti bahwa generasi muda Bali mampu bersaing, berinovasi, dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus tumbuh, INSTIKI siap melahirkan lebih banyak karya inspiratif yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Raih Piagam Penghargaan Pada Penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

Penyerahan Piagam Penghargaan Oleh Disbud Kepada INSTIKI Sebagai Perguruan Tinggi yang Berkontribusi Pada Bulan Bahasa 2026

Denpasar – Penutupan Bulan Bahasa Bali 2026 dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Art Center Bali. Kegiatan yang berlangsung sejak 1 hingga 28 Februari 2026 ini ditutup secara resmi dan dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, MM.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai budaya. Diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba yang telah diselenggarakan selama Bulan Bahasa Bali, seperti lomba menulis aksara Bali, lomba membaca lontar, lomba mesatua Bali, lomba pidato bahasa Bali, dan berbagai kompetisi lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada masyarakat Bali yang hingga kini tetap menjaga serta menerapkan bahasa, aksara, dan budaya Bali dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan yang aktif berpartisipasi dalam menyukseskan Bulan Bahasa Bali 2026, salah satunya INSTIKI.

INSTIKI Menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali

Dalam rangkaian acara penutupan tersebut, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali (Disbud) sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi aktif dalam penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan undangan resmi dari Disbud, di mana INSTIKI diundang secara langsung untuk menghadiri acara penyerahan piagam sebagai peserta pameran dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026.

Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Humas dan Kerjasama INSTIKI, Dr. I Gede Totok Suryawan, S.Kom., M.T. Penyerahan piagam ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen kampus dalam mendukung program kebudayaan daerah melalui pendekatan inovasi teknologi. Sejalan dengan visi INSTIKI, “Menjadi pusat keunggulan teknologi yang inovatif dan berdampak pada kebudayaan,” berbagai karya hasil pengembangan dosen dan mahasiswa turut ditampilkan sebagai wujud nyata sinergi antara teknologi digital dan pelestarian budaya Bali. Kontribusi ini diwujudkan melalui beragam inovasi berbasis teknologi digital yang secara langsung mendukung pelestarian budaya di era modern.

Beberapa karya unggulan yang dipamerkan meliputi Sistem Pengenalan Ucapan Bahasa Bali Dialek Badung berbasis Deep Learning yang mampu mengenali dan memproses ucapan Bahasa Bali secara otomatis menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Selain itu, hadir pula Sistem Transkripsi Bahasa Bali serta Transliterasi Teks Latin ke Aksara Bali yang dirancang untuk memudahkan generasi muda dalam mempelajari dan menggunakan aksara Bali di era digital.

INSTIKI juga menghadirkan Lontar Prasi Bali berbasis Augmented Reality (AR) yang memungkinkan cerita tradisional Bali “hidup” melalui karakter 3D interaktif dengan proses pemindaian menggunakan perangkat digital. Tak hanya itu, terdapat Nusa Heritage ID, sebuah platform digital dokumentasi warisan budaya Nusantara yang sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Kategori Profesional pada Budaya Go 2025 dengan mengungguli 627 inovator se-Indonesia. Melengkapi inovasi tersebut, Metemu turut diperkenalkan sebagai platform berbasis kalender dan nilai tradisi Bali yang dirancang untuk membantu menilai kecocokan pasangan sesuai kearifan lokal. Selama rangkaian Bulan Bahasa Bali yang berlangsung pada 1 hingga 28 Februari 2026, inovasi-inovasi ini berhasil menarik perhatian pengunjung yang antusias mencoba langsung karya dosen dan mahasiswa INSTIKI.

Keikutsertaan dalam Bulan Bahasa Bali 2026 semakin menegaskan peran INSTIKI sebagai salah satu kampus swasta di Bali yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian kuat terhadap pelestarian budaya daerah. Komitmen ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam membangun reputasi sebagai salah satu universitas terbaik di Bali yang mampu mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai-nilai kearifan lokal. Melalui sinergi antara teknologi dan tradisi, INSTIKI terus berupaya memperkuat posisinya sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan di era transformasi digital, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kebudayaan.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Perkenalkan “Matemu” dan “Nusa Heritage” di DTIK Fest 2026, Teknologi Berbasis Tradisi Bali Ramai Peminat

Wali Kota Denpasar mencoba langsung inovasi “Nusa Heritage” karya INSTIKI pada DTIK Fest 2026.

Denpasar – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menegaskan eksistensinya sebagai Kampus Swasta di Bali dan Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dengan turut ambil bagian dalam DTIK Fest 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 27 Februari 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Lumintang, Denpasar.

DTIK Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar yang mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”. Tema tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menyelaraskan transformasi digital dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Hari pertama DTIK Fest 2026 diawali dengan upacara bendera di Lapangan Lumintang, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara utama di Gedung DNA, termasuk pameran inovasi teknologi dari berbagai kampus di Bali. Selain pameran teknologi, DTIK Fest 2026 juga diramaikan dengan parade lawar yang diikuti berbagai banjar dan STT se-Kota Denpasar. Masing-masing menampilkan kreasi lawar khas wilayahnya, yang kemudian dipilih enam besar terbaik. Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Surya Candra Jagaditha yang menambah semarak suasana festival.

DTIK Festival menghadirkan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), aneka lomba, workshop, serta literasi digital. Sebanyak 35 stan pameran menampilkan inovasi dari akademisi, startup, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Di antara puluhan stan tersebut, INSTIKI yang tampil menonjol dengan beragam karya inovatif mahasiswa dan dosennya. Booth INSTIKI menjadi salah satu yang menarik perhatian pengunjung. Berbagai inovasi berbasis teknologi yang berpadu dengan budaya Bali turut dipamerkan, antara lain:

  • Game edukasi Aksara Bali

  • Virtual Tour Pura berbasis teknologi VR bernama “nusa heritage”

  • Penerjemah Aksara Bali ke huruf Latin dan sebaliknya

  • Platform digital “Matemu”

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah Matemu dan Nusa Heritage, hasil kolaborasi mahasiswa dan dosen INSTIKI yang mengusung konsep “Cinta Sejati Berdasarkan Kalender dan Nilai Tradisi”.

Matemu merupakan platform pencarian jodoh berbasis nilai tradisi dan kalender Bali, yang dirancang untuk membantu masyarakat menemukan pasangan dengan kesamaan nilai spiritual, budaya, serta kecintaan terhadap warisan leluhur Bali.

Sementara itu, Nusa Heritage adalah platform digital berbasis tur virtual 360 derajat yang menginventarisasi, mendokumentasikan, dan menyajikan warisan budaya Bali, baik benda (tangible) maupun tak benda (intangible). Platform ini menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi dan pelestarian budaya Bali hingga ke seluruh Nusantara.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turut mengunjungi stan INSTIKI dan memberikan apresiasi terhadap inovasi yang ditampilkan. Menurutnya, platform seperti “Nusa Heritage” merupakan contoh kreatif bagaimana kearifan lokal dapat dikemas melalui teknologi modern sehingga tetap relevan di era digital.

Ia juga menilai bahwa inovasi yang dikembangkan INSTIKI menunjukkan potensi besar generasi muda Bali dalam menghadirkan solusi teknologi yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi dan budaya lokal.

Partisipasi aktif INSTIKI dalam DTIK Fest 2026 menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendukung transformasi digital yang selaras dengan pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. Inovasi-inovasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa teknologi tidak harus meninggalkan akar tradisi, melainkan dapat menjadi jembatan untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya Bali di era modern.

Sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI terus berkomitmen melahirkan talenta digital yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Bali.

Penulis: Putri Wirawaan

INSTIKI Mantapkan Semester Genap 2025/2026 dengan Penguatan Kurikulum OBE dan Model CINTA

Kamis, 26 Februari 2026, Rapat Dosen Awal Perkuliahan Semester Genap 2025/2026 berlangsung di Aula INSTIKI.

Denpasar, 26 Februari 2026 – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu kampus swasta di Bali yang konsisten menjaga dan meningkatkan mutu akademik melalui pelaksanaan Rapat Dosen Awal Perkuliahan Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026 pukul 15.00 WITA di Aula INSTIKI dan dihadiri oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah.Rapat ini menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi dan kesiapan dosen sebelum dimulainya perkuliahan Semester Genap yang dijadwalkan mulai 2 Maret 2026.

Bahas Kalender Akademik hingga Evaluasi Pengajaran

Dalam agenda rapat tersebut dipaparkan kalender akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, termasuk jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Penyampaian informasi ini bertujuan agar dosen dapat mempersiapkan proses pembelajaran dan evaluasi secara lebih terstruktur dan terencana sejak awal semester.

Selain itu, turut disampaikan laporan hasil angket pengajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan INSTIKI. Hasil evaluasi ini menjadi dasar dalam menyusun strategi peningkatan mutu pada semester berikutnya.

Penguatan Kurikulum OBE dan Evaluasi Model CINTA

Pada kesempatan tersebut dilakukan evaluasi implementasi Model Pembelajaran CINTA serta pemaparan Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa sistem penilaian pada kurikulum OBE mengacu pada Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan penginputannya dilakukan melalui sistem SIPUT-OBE sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui penerapan OBE, proses pembelajaran diarahkan agar selaras dengan capaian kompetensi yang telah ditetapkan oleh program studi. Penerapan OBE ini memberikan manfaat berupa sistem evaluasi yang lebih terstruktur, terukur, dan konsisten antar mata kuliah, sehingga capaian pembelajaran mahasiswa dapat dimonitor secara sistematis sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dorong Inovasi Bahan Ajar dan Publikasi Ilmiah

Rapat ini juga memuat sosialisasi Program Bahan Ajar Kolaboratif (BAKTI) yang mendorong dosen untuk mengembangkan buku ajar, slide presentasi, video pembelajaran, serta petunjuk praktikum. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas bahan ajar yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran.

Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai publikasi ilmiah dan peluang insentif bagi dosen yang aktif mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan budaya akademik dan peningkatan produktivitas riset di lingkungan INSTIKI.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas pengajaran, dalam rapat ini turut diumumkan nominasi dosen terbaik berdasarkan hasil evaluasi pengajaran mahasiswa.

Pesan dan Harapan dari Rektor INSTIKI

Rektor INSTIKI, Dr. I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T., menyampaikan bahwa rapat dosen merupakan agenda rutin yang memiliki peran strategis dalam memastikan terjadinya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Beliau menjelaskan bahwa kampus secara terbuka menyampaikan laporan capaian, termasuk tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pengajaran, metode pembelajaran, serta fasilitas pendukung. Data tersebut menjadi tolok ukur untuk melakukan perbaikan pada semester berikutnya.

“Melalui rapat ini, kita menyampaikan capaian yang telah diraih sekaligus melihat area yang masih perlu ditingkatkan. Dari hasil evaluasi tersebut, kita bersama-sama menyusun strategi agar kualitas pembelajaran di semester berikutnya semakin baik,” ujarnya.

Terkait penerapan kurikulum berbasis OBE, beliau menegaskan bahwa dosen tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, melainkan sebagai fasilitator yang mendampingi mahasiswa dalam mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Selain itu, implementasi Model Pembelajaran CINTA juga terus didorong agar semakin optimal pada setiap mata kuliah. Rektor berharap penerapan metode ini mampu mendorong proses pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Melalui pelaksanaan Rapat Awal Perkuliahan ini, INSTIKI terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada mutu lulusan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan INSTIKI dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di Bali yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.

Penulis : Putri Wirawaan

Prestasi Luar Biasa! Mahasiswa INSTIKI Raih Juara di Cyber Security Bootcamp & Competition

Mahasiswa INSTIKI Putu Eka Sukra Wirawan & Jodi Therson Raih Juara di Cyber Security Bootcamp & Competition

Selamat kepada para juara atas pencapaian yang membanggakan! Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa INSTIKI dalam ajang Cyber Security Bootcamp & Competition: From Zero To Ethical Hacker. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kemampuan teknis sekaligus ajang pembuktian kompetensi mahasiswa di bidang keamanan siber.

Dalam kompetisi tersebut, dua mahasiswa INSTIKI berhasil meraih juara dan mengharumkan nama kampus. Mahasiswa pertama, Putu Eka Sukra Wirawan dari Program Studi Rekayasa Sistem Komputer, berhasil meraih Juara 1. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan dan pemahaman yang kuat di bidang cyber security, mulai dari dasar hingga praktik sebagai ethical hacker.

Sementara itu, Jodi Therson dari Program Studi Informatika, juga menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 pada kompetisi yang sama. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa INSTIKI mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di bidang teknologi dan keamanan sistem.

Bootcamp dan kompetisi ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang keamanan siber, teknik ethical hacking, serta praktik langsung dalam mengidentifikasi dan mengatasi celah keamanan sistem. Keikutsertaan dan kemenangan dalam ajang ini menjadi pengalaman berharga sekaligus modal penting dalam menghadapi tantangan dunia industri digital.

Prestasi yang diraih kedua mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, berani mengikuti kompetisi, serta meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.

Capaian ini semakin menegaskan komitmen INSTIKI dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi. Sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara sekaligus Kampus Swasta di Bali yang berfokus pada inovasi dan keunggulan digital, INSTIKI terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berprestasi, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Penulis : Putri Wirawaan

Fresh Graduate Wajib Tahu! Ini Perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Siap kerja? Kenali perbedaan jenis BPJS Kesehatan dan BPJS TK (Sumber Gambar : https://www.freepik.com/)

Baru lulus kuliah dan siap masuk dunia kerja? Selain menyiapkan CV dan menghadapi wawancara, ada satu hal penting yang sering membuat fresh graduate bingung antara perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK).

Bagi civitas INSTIKI maupun para lulusan baru lainnya, memahami hal ini penting agar tidak kaget saat menerima dan membaca kontrak kerja pertama. Banyak yang mengira kedua program ini sama, padahal fungsi dan manfaatnya berbeda. Supaya tidak salah paham, berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu BPJS Kesehatan?

Menurut kemenkeu.go.id BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program ini dibentuk agar semua masyarakat, tanpa memandang usia, pekerjaan, atau status ekonomi, dapat memperoleh akses layanan kesehatan. Mengacu pada penjelasan yang dipublikasikan oleh Bank Sinarmas, BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik hingga rumah sakit rujukan untuk penyakit yang lebih serius.

Secara sederhana, BPJS Kesehatan melindungi kamu saat sakit dan membutuhkan layanan medis.

Apa Itu BPJS Ketenagakerjaan?

Berdasarkan informasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program:

  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Hari Tua (JHT)
  • Jaminan Pensiun (JP)
  • Jaminan Kematian (JKM)
  • Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)

Program ini bertujuan memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Secara sederhana, BPJS Ketenagakerjaan adalah perlindungan sosial bagi pekerja dari risiko kerja dan risiko finansial jangka panjang.

Perbedaan Utama Keduanya

Perbedaan paling mendasar antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terletak pada fokus perlindungannya. BPJS Kesehatan berfokus pada perlindungan biaya pengobatan dan layanan kesehatan. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan berfokus pada perlindungan risiko kerja dan jaminan ekonomi jangka panjang.

Dari sisi peserta, BPJS Kesehatan dapat diikuti oleh siapa saja, baik yang bekerja maupun tidak bekerja. Sebaliknya, BPJS Ketenagakerjaan diperuntukkan bagi mereka yang memiliki aktivitas kerja, baik sebagai pekerja formal, pekerja informal, pengusaha.

Jika dilihat dari manfaatnya, BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dalam bentuk pelayanan medis seperti rawat jalan, rawat inap, operasi, melahirkan, hingga pemeriksaan laboratorium. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat dalam bentuk santunan uang tunai, dana hari tua, dana pensiun, perlindungan kecelakaan kerja, hingga bantuan ketika kehilangan pekerjaan.

Mengutip dari website Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial. Artinya, jika kamu bekerja sebagai karyawan formal, kamu wajib terdaftar dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan yang akan mengurus pendaftarannya, bukan karyawan secara pribadi. Jika suatu saat kamu mengundurkan diri atau kontrak kerja berakhir, kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai pekerja dapat dinonaktifkan dan dialihkan menjadi peserta mandiri. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, kepesertaan berhenti karena tidak lagi memiliki hubungan kerja, tetapi saldo Jaminan Hari Tua (JHT) tetap tersimpan dan dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.

JHT sendiri dapat dicairkan dalam kondisi tertentu, seperti mengundurkan diri, terkena PHK, memasuki usia pensiun, atau tidak bekerja dalam jangka waktu minimal satu bulan, sesuai peraturan pemerintah dan peraturan Menteri Ketenagakerjaan.

Kesimpulan

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. BPJS Kesehatan melindungi risiko sakit dan biaya pengobatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan melindungi risiko kerja dan masa depan finansial pekerja.

Sebagai fresh graduate yang akan memasuki dunia kerja, memahami perbedaan ini sangat penting agar tidak bingung ketika melihat atau saat membaca isi kontrak kerja. Dengan pemahaman yang baik, kamu dapat memulai karier secara lebih tenang, siap, dan percaya diri.

Sebagai salah satu kampus swasta di Bali, INSTIKI tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga wawasan praktis seputar dunia kerja. Pengalaman kuliah di Bali di lingkungan yang adaptif juga membuka peluang untuk berkembang lebih mandiri, bahkan bagi mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja di Bali. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, lulusan diharapkan lebih siap menghadapi dunia profesional secara percaya diri.

Penulis : Putri Wirawaan

Sumber Referensi :

https://www.bangkalankab.go.id/read/berita/5820-disperinaker-bangkalan-semua-pekerja-wajib-terdaftar-bpjs-ketenagakerjaan-termasuk-di-dapur-mbgsppg#:~:text=%E2%80%9CSetiap%20perusahaan%20atau%20kegiatan%20usaha,23/10/2025).

https://www.kemenkeu.go.id/

https://www.banksinarmas.com/id/artikel/perbedaan-bpjs-kesehatan-ketenagakerjaan

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025: Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI yang Perkuat Solidaritas

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI yang Perkuat Solidaritas

INSTIKI kembali menghadirkan semangat kompetisi dan kebersamaan melalui Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI dalam kegiatan INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 yang diselenggarakan oleh UKM Futsal INSTIKI. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan City Futsal Teuku Umar dan menjadi salah satu agenda olahraga internal yang paling dinantikan oleh mahasiswa setiap tahunnya.

Turnamen futsal mahasiswa INSTIKI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antar mahasiswa lintas organisasi, kelas, dan program studi, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan solidaritas di lingkungan kampus. Sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas antar mahasiswa INSTIKI. Selain itu, turnamen ini menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga futsal, sekaligus mengembangkan kemampuan fisik, mental, serta jiwa kompetitif yang sehat. Melalui kompetisi yang sportif, mahasiswa didorong untuk membangun karakter yang aktif, kreatif, dan berprestasi.

INSTIKI Goal Festival Internal III 2025 diikuti oleh 24 tim yang berasal dari berbagai organisasi dan komunitas mahasiswa, di antaranya INS ID, Lingfil, Jegeg Bagus INSTIKI, HIMA DKV, Badminton, Mapala, KMH x Akasi, PSM B, BEM PM, HIMA IF, HIMA BD, Kemahkris, Basket, PSMA, Pemoeda Bersalaman, Gradasi, Jurnalistik, Decul x Demit, HFI x Akasi, Pengurus Inti AK 24, PSM, QFS, Mapala Dharma Satya, dan Kemahkris. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pertandingan hingga babak final yang berlangsung sengit dan penuh semangat.

Adapun daftar pemenang dalam Turnamen Futsal Mahasiswa INSTIKI ini adalah:

  1. Juara I: Jurnalistik

  2. Juara II: Mapala Dharma Satya

  3. Juara III: PSMA

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Rayhan Galang Aputra selaku Ketua Panitia, dengan dukungan penuh dari internal kampus. INSTIKI secara konsisten memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik melalui berbagai kegiatan organisasi dan kompetisi internal.

Melalui kegiatan seperti INSTIKI Goal Festival Internal III 2025, INSTIKI terus menegaskan komitmennya sebagai Kampus IT Bisnis dan Desain Terbaik di Bali yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga aktif membangun karakter, solidaritas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali, INSTIKI menghadirkan lingkungan belajar yang dinamis dan suportif, sehingga pengalaman Kuliah di Bali tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan minat, bakat, dan soft skills mahasiswa. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat budaya kolaboratif di lingkungan kampus serta mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

Kompetisi Esports Mobile Legend : Tim INSTIKI ALPHA Meraih Juara 1 Berkat Konsistensi dan Kolaborasi!

Tim INSTIKI ALPHA Juara 1 Mobile Legends STW Competition

Dunia game kini tidak lagi sekadar hiburan, tetapi telah berkembang menjadi bidang kompetitif yang mampu melahirkan prestasi membanggakan. Dengan strategi matang, kerja sama tim solid, dan konsistensi latihan, hobi bermain game dapat menjadi jalan menuju kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Tim INSTIKI ALPHA yang berhasil meraih Juara 1 pada lomba Mobile Legends – STW Competition, sekaligus mengharumkan nama Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia INSTIKI sebagai salah satu kampus swasta di Bali dan pilihan favorit untuk kuliah di Bali.

Prestasi Tim INSTIKI ALPHA

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa konsistensi jauh lebih penting dibandingkan sekadar peringkat sementara dalam permainan. Meskipun rank dapat berubah-ubah, Tim INSTIKI ALPHA mampu menjaga performa secara stabil hingga meraih posisi juara. Prestasi ini dicapai melalui kerja keras, latihan rutin, evaluasi berkelanjutan, serta kekompakan tim yang terbangun dengan baik.

Profil Singkat Anggota Tim

Prestasi membanggakan tersebut merupakan hasil kolaborasi solid dari para mahasiswa INSTIKI yang tergabung dalam Tim INSTIKI ALPHA, yakni:

  • I Komang Maha Nirwana Gatha
  • Putu Arga Nugraha
  • I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana
  • Dewa Gede Rama Andhika Putra
  • I Dewa Gede Agung Ryanda Vasudewa
  • I Komang Satria Dharma Wiguna

Keenam anggota tim ini berperan aktif dalam menyusun strategi permainan, menjaga komunikasi, serta saling mendukung selama pertandingan berlangsung.

Salah satu anggota tim, I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana, mengungkapkan bahwa kemenangan ini memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh anggota tim. “Bagi tim kami, kemenangan ini bukan hanya sekadar juara, tetapi menjadi bukti bahwa latihan dan strategi yang kami jalani benar-benar berhasil. Kami semua punya semangat yang sama dan haus akan juara. Kemenangan ini juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa nama Esport INSTIKI ke level yang lebih tinggi agar semakin dikenal.”

Peran Dukungan Kampus INSTIKI

Lebih lanjut, I Dewa Gede Wahyu Putra Perdana juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan kampus dalam menunjang proses latihan dan persiapan tim. “Dukungan kampus sangat membantu proses latihan dan persiapan. INSTIKI menyediakan fasilitas, pelatihan scrim internal untuk menjaring bibit-bibit yang akan mewakili INSTIKI, serta internet yang memadai agar kami bisa berlatih dengan baik.”

Prestasi Tim INSTIKI ALPHA tidak terlepas dari dukungan penuh kampus. Fasilitas yang memadai, akses internet stabil, serta program latihan seperti scrim internal menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa tim. Lingkungan akademik yang suportif membuat mahasiswa dapat menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.

Sebagai kampus swasta di Bali yang mendorong inovasi dan kreativitas, INSTIKI secara konsisten memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat, termasuk di bidang esports. Hal ini menjadikan INSTIKI pilihan ideal bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah sambil kerja di Bali sekaligus tetap berprestasi.

Keberhasilan Tim INSTIKI ALPHA menjadi inspirasi bahwa hobi dapat berkembang menjadi prestasi nyata jika dijalani dengan serius, disiplin, dan konsisten. Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa INSTIKI mampu bersaing di tingkat kompetitif dan membawa nama kampus ke panggung prestasi, sejalan dengan semangat Professional IT Entrepreneur Campus.

Bersama Mahasiswa, INSTIKI Selenggarakan Pelatihan Basic Motion Graphic dengan Adobe After Effects

Mahasiswa INSTIKI Melaksanakan Pelatihan Basic Motion

Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang industri kreatif digital, Departemen Alumni dan Pusat Karir menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Basic Motion Graphic menggunakan Adobe After Effects pada Senin, 23 Februari 2026 yang bertempat di Lab A INSTIKI.

Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan keterampilan mahasiswa dalam memahami dasar-dasar motion graphic serta praktik langsung menggunakan aplikasi Adobe After Effects.

Motion graphic merupakan teknik animasi visual yang menggabungkan elemen desain grafis seperti teks, ilustrasi, dan bentuk menjadi tampilan bergerak yang menarik. Dalam pelatihan ini, peserta diajak memahami konsep dasar seperti :

  • Pengenalan interface Adobe After Effects
  • Cara membuat komposisi baru
  • Mengatur timeline dan layer
  • Membuat animasi sederhana menggunakan position, scale, rotation
  • Menggunakan keyframe untuk menghasilkan pergerakan halus
  • Export hasil motion graphic ke format video

Peserta juga mempraktikkan pembuatan motion sederhana seperti animasi teks bergerak (text animation), logo reveal, serta transisi dasar yang sering digunakan dalam konten media sosial dan video promosi.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai Basic Motion Graphic menggunakan Adobe After Effects, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami dasar pembuatan motion graphic, mulai dari pengenalan tools, penggunaan keyframe, hingga proses animasi sederhana. Selain itu, peserta juga didorong untuk mampu menghasilkan karya animasi sederhana secara mandiri serta meningkatkan skill yang relevan dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Sebagai salah satu Kampus Teknologi Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI secara konsisten menghadirkan pelatihan yang selaras dengan perkembangan industri digital saat ini. Tidak hanya dikenal sebagai Kampus Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI juga menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa yang ingin berkembang di bidang desain dan bisnis kreatif, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.

 

Penulis : Putri Wirawaan