Apa Itu Hue, Saturation, dan Brightness? Mengenal Istilahnya dalam Dunia Desain

Konsep Hue, Saturation, dan Brightness Dalam Teori Warna Desain (Sumber Gambar : Freepik.com)

Dalam dunia desain visual, warna menjadi salah satu elemen yang sangat berpengaruh terhadap tampilan sebuah karya. Warna tidak hanya membuat desain terlihat menarik, tetapi juga dapat membantu menyampaikan pesan, membangun identitas brand, dan menciptakan kesan tertentu bagi audiens. Karena itu, desainer biasanya mempelajari berbagai konsep dasar warna agar dapat mengatur tampilan visual dengan lebih baik.

Salah satu konsep yang sering digunakan dalam desain digital adalah Hue, Saturation, dan Brightness (HSB). Ketiga istilah ini biasanya muncul di berbagai software desain seperti Photoshop, Illustrator, Figma, dan aplikasi desain lainnya. Dengan memahami ketiga komponen ini, desainer dapat mengatur warna dengan lebih fleksibel sesuai kebutuhan desain.

Apa Itu Hue dalam Desain?

Ilustarasi Hue dalam Desain (Sumber Gambar : www.graphicdesignacademy.ie)

Hue adalah istilah yang digunakan untuk menyebut jenis atau nama warna. Dalam color wheel, hue mencakup berbagai warna seperti merah, kuning, biru, hijau, hingga ungu. Warna-warna yang kita lihat pada dasarnya merupakan variasi dari hue tersebut.

Dalam desain, pemilihan hue dapat memengaruhi karakter visual dari sebuah karya. Misalnya, warna biru sering memberikan kesan tenang dan profesional sehingga banyak digunakan oleh perusahaan teknologi. Sementara itu, warna merah sering dikaitkan dengan energi dan semangat. Dengan memahami hue, desainer dapat menentukan nuansa visual yang ingin ditampilkan dalam sebuah desain.

Apa Itu Saturation dalam Desain?

Ilustrasi Saturation dalam Desain (Sumber Gambar : saeculumsolutions.com)

Saturation mengacu pada tingkat kejenuhan atau kekuatan warna. Komponen ini menunjukkan seberapa pekat atau seberapa pucat sebuah warna terlihat.

Jika saturation tinggi, warna akan terlihat lebih cerah dan kuat. Sebaliknya, jika saturation rendah, warna akan tampak lebih lembut atau mendekati abu-abu. Dalam desain, pengaturan saturation sering digunakan untuk menciptakan keseimbangan visual.

Sebagai contoh, poster acara musik biasanya menggunakan warna dengan saturation tinggi agar terlihat lebih hidup dan menarik perhatian. Di sisi lain, desain yang bersifat minimalis atau corporate sering menggunakan saturation yang lebih rendah agar terlihat lebih rapi dan elegan.

Apa Itu Brightness dalam Desain?

Ilustrasi Brightness dalam Desain (sumber gambar : DINFOS Pavilion)

Brightness menggambarkan tingkat terang atau gelapnya sebuah warna. Komponen ini menentukan seberapa banyak cahaya yang terlihat dari warna tersebut.

Jika brightness tinggi, warna akan tampak lebih terang. Sebaliknya, jika brightness rendah, warna akan terlihat lebih gelap. Dalam desain visual, brightness sering digunakan untuk menciptakan kontras antara elemen-elemen desain.

Kontras brightness yang tepat dapat membuat teks lebih mudah dibaca, membantu audiens memahami susunan informasi, serta membuat tampilan desain terasa lebih nyaman dilihat.

Mengapa Hue, Saturation, dan Brightness Perlu Dipahami Bagi Designer?

Hue, Saturation, dan Brightness membantu desainer mengatur warna dengan lebih terarah. Dengan mengombinasikan ketiga elemen ini, desainer dapat menciptakan tampilan visual yang lebih harmonis, jelas, dan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.

Konsep ini biasanya dipelajari dalam berbagai bidang desain seperti desain grafis, UI/UX, animasi, hingga digital branding. Karena itu, mengenal teori warna sejak awal dapat menjadi langkah yang baik bagi siapa saja yang tertarik menekuni dunia industri kreatif digital.

Bagi kamu yang ingin mendalami dunia desain, memilih tempat belajar yang tepat tentu menjadi langkah awal yang baik. Jika berencana Kuliah di Bali, INSTIKI (Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia) bisa menjadi salah satu pilihan. INSTIKI dikenal sebagai Kampus Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara yang menyediakan lingkungan belajar kreatif bagi mahasiswa yang tertarik dengan dunia desain dan teknologi. Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali, INSTIKI menawarkan program studi desain yang mengikuti perkembangan industri kreatif dan digital saat ini.

 

Upgrade Pola Pikir Mahasiswa! INSTIKI Gelar Seminar Inspiratif “Level Up Your Mind”

Suasana seminar inspiratif “Level Up Your Mind” di Aula INSTIKI yang diikuti mahasiswa dengan penuh antusias

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) melalui Departemen Alumni dan Pusat Karir menyelenggarakan seminar bertajuk “Level Up Your Mind: Growth Mindset, Mindfulness, and Self-Compassion for Future Success” pada Kamis, 5 Maret 2026 di Aula INSTIKI. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen INSTIKI sebagai salah satu Universitas Terbaik di Bali dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa.

Seminar menghadirkan I.A.Ngr Utami Ratnaningrum, S.Psi, Therapeutic Play Practitioner di Welas Asih Wellness Center sekaligus Founder HappyNest.Island. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya growth mindset, yaitu pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat berkembang melalui proses belajar, latihan, dan pengalaman.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Suasana seminar berlangsung interaktif dengan sesi refleksi diri dan diskusi ringan yang membuat peserta lebih memahami cara menghadapi kegagalan, mengelola pikiran, serta membangun kepercayaan diri dalam proses belajar.

Mahasiswa juga diajak memahami penerapan mindfulness, yaitu kesadaran penuh terhadap kondisi saat ini tanpa menghakimi diri sendiri, serta self-compassion, yaitu kemampuan memperlakukan diri dengan kebaikan saat menghadapi kegagalan atau kesulitan.

Sebagai salah satu Kampus Swasta di Bali yang dikenal sebagai Kampus IT, Bisnis, dan Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI terus menghadirkan berbagai kegiatan pengembangan diri bagi mahasiswa. Hal ini juga menjadi daya tarik bagi generasi muda yang ingin Kuliah di Bali maupun Kuliah Sambil Kerja di Bali dalam lingkungan belajar yang inovatif.

Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem! Ini Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit

Perubahan Cuaca Ekstrem Membuat Kita Lebih Ektra Dalam Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit (Sumber gambar : freepik.com)

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh saat memasuki masa pancaroba perlu menjadi perhatian, terutama ketika kondisi cuaca semakin tidak menentu. Masyarakat harus lebih waspada terhadap perubahan suhu yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Dalam satu hari, cuaca bisa berubah dari panas terik menjadi hujan deras begitu pun sebaliknya. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit apabila tidak diimbangi dengan persiapan dan pola hidup sehat.

Situasi seperti ini penting diperhatikan, terutama bagi mahasiswa yang sedang kuliah di Bali. Aktivitas padat di kampus, organisasi, hingga kegiatan luar ruangan dapat membuat kondisi fisik mudah menurun. Apalagi banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja di Bali, sehingga waktu istirahat sering berkurang dan daya tahan tubuh bisa menurun jika tidak dijaga dengan baik.

Dikutip dari Halodoc dan Kementerian Kesehatan RI, berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan saat cuaca ekstrem:

1. Mengonsumsi makanan sehat

Asupan gizi seimbang membantu memperkuat sistem imun. Konsumsi sayur, buah, protein, serta vitamin penting agar tubuh tetap kuat menghadapi perubahan cuaca.

2. Berolahraga rutin

Aktivitas fisik secara teratur membantu melancarkan peredaran darah dan meningkatkan stamina. Olahraga ringan seperti jalan kaki, peregangan, atau yoga sudah cukup untuk menjaga kebugaran.

3. Minum air putih yang cukup

Ahli kesehatan menyarankan konsumsi minimal 6–8 gelas air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan metabolisme berjalan optimal.

4. Tidur cukup dan berkualitas

Tidur selama 7–8 jam per malam membantu proses pemulihan sel tubuh serta menjaga energi sepanjang hari.

5. Memakai pakaian sesuai cuaca

Gunakan pakaian yang nyaman dan sesuai kondisi. Hindari bahan tipis saat hujan dan bahan yang tidak menyerap keringat saat panas. Pemilihan pakaian yang tepat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

6. Selalu sedia payung atau jas hujan

Cuaca yang sulit diprediksi membuat perlengkapan ini penting dibawa, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Payung atau jas hujan dapat melindungi tubuh dari paparan hujan secara langsung sehingga mengurangi risiko masuk angin atau demam.

7. Mandi setelah kehujanan

Membersihkan tubuh setelah terkena hujan membantu menghilangkan kuman, kotoran, serta zat yang menempel pada kulit sehingga dapat mencegah risiko sakit.

Menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem bukan hanya penting bagi pekerja, tetapi juga mahasiswa. Dengan tubuh yang sehat, proses kegiatan sehari-hari dapat berjalan lebih fokus, produktif, dan optimal. Pada akhirnya, perubahan cuaca memang tidak bisa dikendalikan, tetapi kondisi tubuh dapat dipersiapkan. Menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten merupakan kunci utama agar tetap bugar meski cuaca berubah-ubah.

Penulis : Putri Wirawaan

Referensi:

https://www.halodoc.com/artikel/cara-menjaga-kesehatan-tubuh-saat-cuaca-ekstrem?srsltid=AfmBOor9Tb2tSX5hdbX6TQgL8vniLrKWjqU4AAx8AcpICB1WqcF2Ig6y

https://upk.kemkes.go.id/new/5-tips-sehat-menghadapi-musim-hujan

ARTSPIRASI 11 INSTIKI Hadirkan Aksi Sosial, Seminar AI, hingga Konser 1000 Penonton

ARTSPIRASI 11 INSTIKI Hadirkan Aksi Sosial, Seminar AI, hingga Konser 1000 Penonton

UKM Gradasi, UKM HFI, dan UKM Lingkaran Film INSTIKI sukses menyelenggarakan ARTSPIRASI 11, sebuah rangkaian kegiatan seni dan edukasi yang menjadi wadah bagi seniman muda untuk menunjukkan karya serta tampil dalam lingkungan sosial. Kegiatan ini menghadirkan aksi lingkungan, seminar inspiratif, pameran seni, hingga konser musik yang berhasil menarik perhatian ratusan peserta dan ribuan penonton.

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan PKM bertajuk “Satu Pantai Seribu Inspirasi” yang dilaksanakan di Pantai Lembeng, Gianyar, Bali. Bersama seniman lokal, panitia mengadakan aksi bersih-bersih pantai sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui desain komunikasi visual berupa mural dan video edukasi. Melalui pendekatan kreatif ini, seni digunakan sebagai media penyampaian pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Seminar “Creative Clash” di Aula INSTIKI yang membahas bagaimana seorang seniman dapat bertahan di tengah perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi kemajuan Artificial Intelligence (AI). Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran para seniman agar tidak hanya memanfaatkan AI sebagai alat, tetapi juga memahami cara kerja serta dampaknya dalam proses kreatif.

Tiga narasumber profesional turut hadir berbagi wawasan. Toni Handoko, Profesional Portrait Photographer membahas adaptasi fotografi di era digital dengan jumlah peserta 200 orang offline dan 100 online. Adhistya, kreator film animasi “Ikan Mas Tur Dedari” memaparkan proses kreatif animasi modern dengan jumlah peserta 200 offline dan 100 online. Sementara itu, Agung Jaya, Profesional Videographer mengulas strategi bertahan dan berkembang di industri videografi dengan jumlah peserta yang sama, yakni 200 offline dan 100 online.

ARTSPIRASI 11 juga menghadirkan Pameran “Resonansi Seni Lintas Masa” di Kampus INSTIKI yang melibatkan seniman dari Bali hingga Jawa Tengah. Pameran ini menghadirkan karya yang tidak hanya dapat dinikmati secara visual, tetapi juga mampu membangun kedekatan emosional dengan para audiens.

Sebagai puncak acara, penutupan digelar di Nebula Social Space melalui Pameran, Live Mural, dan Konser Gigs bertema “Resonansi Seni”. Konser tersebut menghadirkan guest star nasional Dongker serta musisi lokal Kenya, Milledenials, Snuzzle, dan Blaze, dengan jumlah penonton mencapai 1000 orang.

Melalui ARTSPIRASI 11, INSTIKI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem kreatif generasi muda. Dikenal sebagai Kampus Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, serta salah satu Kampus Swasta di Bali yang terus berkembang, INSTIKI juga dipercaya sebagai Universitas Terbaik di Bali dalam bidang desain, bisnis, dan teknologi digital. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa lingkungan kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang kolaborasi dan pengembangan potensi kreatif mahasiswa secara berkelanjutan.

Langkah INSTIKI Melahirkan Wirausaha Muda Inovatif Melalui IDEASI 2026

Momen kemeriahan dan apresiasi bagi calon wirausaha muda inovatif di IDEASI 2026 INSTIKI.

Selasa, 3 Maret 2026, suasana aula INSTIKI dipenuhi semangat dan antusiasme dari mahasiswa calon wirausaha muda yang inovatif. Dalam acara Pengumuman Pemenang IDEASI 2026 yang berlangsung meriah di Aula Kampus INSTIKI.

IDEASI 2026 menjadi puncak dari rangkaian kompetisi kewirausahaan mahasiswa yang mendorong lahirnya ide-ide bisnis kreatif dan inovatif. Dari 30 tim terbaik yang berhasil lolos ke tahap akhir, terpilih 10 tim pemenang yang terbagi dalam dua kategori, yaitu lima juara kategori Bisnis Digital dan lima juara kategori Bisnis Non-Digital. Peserta IDEASI merupakan mahasiswa INSTIKI dari berbagai jurusan yang mengikuti kompetisi secara berkelompok, dengan anggota tim terdiri dari 3 – 5 orang. Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang merupakan dosen INSTIKI yang berpengalaman di bidang kewirausahaan dan bisnis.

Acara ini juga dimeriahkan oleh pameran Tenan IDEASI 2025 yang sebelumnya berhasil masuk 10 Besar IDEASI 2025 dari tanggal 2 – 3 Maret 2026. Pada IDEASI 2025 terdapat empat tenan yang terus mengembangkan usahanya, yaitu:

  • Codify (Bisnis Digital) – Platform pembelajaran coding untuk anak-anak yang dirancang interaktif dan mudah dipahami.

  • Cenubi (Bisnis Non-Digital) – Inovasi cendol berbahan dasar ubi ungu dan ubi kuning yang kaya serat, sehat, dan menarik.

  • Rowangi Tea (Bisnis Non-Digital) – Produk minuman kesehatan berbasis bahan alami sebagai alternatif minuman herbal modern.

  • Moonka (Bisnis Non-Digital) – Usaha pengolahan limbah pohon pisang menjadi kertas ramah lingkungan untuk produk kreatif.

Kehadiran para tenan ini menjadi bukti bahwa IDEASI tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi juga berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan bisnis mahasiswa sebagai wirausaha muda.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Direktur INBIS INSTIKI, Ida Bagus Ary Indra Iswara, serta Rektor INSTIKI, I Dewa Made Krishna Muku. Dalam sambutannya, Rektor INSTIKI menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa peserta IDEASI.

“Kepada seluruh mahasiswa peserta IDEASI agar tidak mengikuti lomba hanya karena hadiah, tetapi karena keinginan dan niat yang lahir dari dalam diri. Hadiah hanya memberikan kebanggaan sesaat, sedangkan proses akan membentuk keterampilan dan meningkatkan kualitas diri. Asahlah diri menjadi entrepreneur yang mau belajar dan berproses, karena dari proses itulah tumbuh keberanian untuk terus berkembang. Biasakan berani mencoba, meski dari langkah kecil, karena keberanian dan mental yang kuat adalah modal utama meraih kesuksesan. Jangan takut pada kegagalan, sebab kegagalan justru akan memperkuat diri. Saya juga mengapresiasi 137 kelompok yang telah mengajukan proposal. Keberanian untuk mencoba adalah langkah awal yang membanggakan.”

Setelah melalui proses penilaian dan presentasi dari para finalis, akhirnya terpilihlah tim-tim terbaik yang berhasil memukau dewan juri dengan inovasi, kreativitas, serta potensi pengembangan bisnis mereka. Berikut adalah para pemenang IDEASI 2026.

Pemenang Kategori Bisnis Digital

  • Juara 1 – See Money
    Platform pengelolaan keuangan harian yang membantu pengguna membangun kebiasaan finansial sehat, disiplin mencatat pengeluaran, serta mengatur anggaran secara praktis melalui sistem digital.
  • Juara 2 – Sauber Composter
    Alat pengolah sampah organik berbasis IoT dan AI yang mampu mempercepat proses pengomposan dari 2–3 bulan menjadi hanya 2 minggu hingga 1 bulan. Solusi ini mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
  • Juara 3 – SmartMeter WaterGround (Enviro Tech)
    Sistem smart meter berbasis IoT untuk memantau penggunaan dan debit air tanah secara real-time. Teknologi ini membantu mendeteksi kebocoran lebih cepat, mengontrol konsumsi air, dan menjaga keberlanjutan sumber daya air.
  • Juara Harapan 1 – ETHNARA
    Brand tas anyaman handmade berbahan alami dengan sentuhan modern dan nilai budaya. ETHNARA juga berkontribusi dalam mendukung serta memberdayakan pengrajin lokal.
  • Juara Harapan 2 – I.N.D.R.A AI
    Chatbot berbasis kecerdasan buatan yang dirancang berinteraksi layaknya teman, memberikan pengalaman komunikasi yang lebih personal dan responsif.

Pemenang Kategori Bisnis Non-Digital

  • Juara 1 – HaiCo
    Produk pelindung rambut berbahan bamboo cotton premium yang eco-friendly, sejuk, antibakteri, dan mampu menyerap keringat tiga kali lebih baik. Dilengkapi pouch praktis sehingga mudah dibawa bepergian.
  • Juara 2 – MELALI PACK
    Bisnis oleh-oleh kreatif khas Bali yang menghadirkan kaos bertema lokal dengan konsep collectible packaging unik. Menggabungkan fashion, cerita perjalanan (melali), dan nilai estetika modern dalam satu produk.
  • Juara 3 – Benang Rasa
    Usaha rajutan amigurami yang mengusung konsep pemberdayaan perempuan pengrajin lokal, sekaligus menghadirkan produk handmade bernilai seni.
  • Juara Harapan 1 – Tumang Cooking Class
    Kelas memasak tradisional Bali yang menggabungkan praktik memasak dengan pemahaman budaya dan filosofi di balik setiap hidangan khas Bali.
  • Juara Harapan 2 – Pop Ball
    Inovasi nugget sehat dengan varian rasa baru dan sensasi unik, menghadirkan alternatif camilan yang lebih menarik dan bernilai gizi.

Melalui IDEASI 2026, INSTIKI kembali membuktikan komitmennya sebagai Kampus Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berani berwirausaha. Sebagai Kampus Swasta di Bali yang unggul pada teknologi, bisnis, dan desain. INSTIKI tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam membangun dan mempresentasikan ide bisnis. Acara IDEASI yang di gelar oleh INSTIKI, bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah pembelajaran, proses pembentukan mental, serta langkah awal lahirnya entrepreneur muda yang siap bersaing di era digital.

INSTIKI Developer Club Gelar PKM Web Design di SMP Negeri 1 Abiansemal

INSTIKI Developer Club Gelar PKM Web Design di SMP Negeri 1 Abiansemal

Abiansemal, 26 Februari 2026 – INSTIKI Developer Club (IDC) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 1 Abiansemal pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 27 siswa-siswi dan berfokus pada pengenalan dasar Web Design serta praktik pembuatan website sederhana.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai dasar Web Design dan UI/UX melalui praktik langsung pembuatan website. Selain itu, program ini juga dirancang untuk membantu siswa memanfaatkan teknologi secara lebih produktif, meningkatkan rasa percaya diri dalam menggunakan teknologi, serta menambah keterampilan dasar di bidang desain dan pengembangan web.

Sebelum memasuki sesi materi, kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Abiansemal. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan serta motivasi kepada para siswa agar dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan serta keterampilan di bidang teknologi digital.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pengertian website, fungsi website, serta bagian-bagian dasar dalam sebuah halaman web seperti header, konten utama, dan footer. Siswa-siswi juga diperkenalkan dengan struktur dasar website secara sederhana agar lebih mudah memahami alur pembuatan sebuah halaman web. Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai contoh-contoh website yang sering mereka akses dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki sesi kedua, siswa-siswi langsung melakukan praktik pembuatan website sederhana untuk sekolah mereka menggunakan fitur Situs Web di Canva. Dalam sesi ini, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk merancang tampilan website yang memuat informasi mengenai sekolah. Setiap kelompok mendesain website dengan memperhatikan tata letak, pemilihan warna, serta susunan informasi agar mudah dipahami oleh pengunjung. Setelah proses desain selesai, website kemudian dipublikasikan melalui fitur Situs Web di Canva sehingga dapat diakses secara online.

Melalui praktik ini, siswa-siswi tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengalami secara langsung proses pembuatan hingga publikasi sebuah website. Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan kuis singkat untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa-siswi mampu memahami konsep dasar website serta langkah-langkah pembuatannya. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi refleksi dan dokumentasi bersama. Seluruh kelompok berhasil menghasilkan website sederhana sebagai luaran kegiatan.

Melalui kegiatan PKM ini, INSTIKI Developer Club berharap ilmu yang telah dibagikan tidak hanya berhenti pada peserta kegiatan, tetapi juga dapat diteruskan kepada teman-teman lainnya di lingkungan sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen kampus INSTIKI sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda serta memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui edukasi teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI Sukses Gelar PARAS ICT XI 2026

Momen kemenangan para juara Lomba Di PARAS ICT XI 2026

Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menyelenggarakan kegiatan PARAS ICT XI 2026 dengan mengusung tema “Empowering Future Talents For Tangible Innovation”. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline selama empat hari, pada 25, 26, 27, dan 28 Februari 2026, dengan puncak acara digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026 di Kampus INSTIKI. Sebanyak 156 peserta dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa turut berpartisipasi dalam ajang tahunan ini.

PARAS ICT XI merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun ke-11 dan menjadi wadah pengembangan minat, bakat, serta kreativitas generasi muda di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kegiatan ini bertujuan menciptakan talenta muda yang inovatif, kritis, dan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Berbagai perlombaan digelar dalam rangkaian kegiatan ini, di antaranya UI/UX Design Mahasiswa, Web Programming tingkat Mahasiswa dan SMA/SMK, Debat Bahasa Indonesia, Cerdas Cermat, Microsoft Excel tingkat SMP dan SMA/SMK, Microsoft Word, serta Poster Canva. Seluruh lomba dilaksanakan secara offline di lingkungan Kampus INSTIKI dengan dukungan dewan juri profesional di bidangnya.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan kemampuan serta mengasah keterampilan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, PARAS ICT XI juga mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif.

Daftar Pemenang PARAS ICT XI 2026

Lomba UI/UX Design (Mahasiswa)

  • Juara 1: I Gede Puterayasa (Universitas Udayana)
  • Juara 2: Ridho Lestari Ardiansyah (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 3: I Wayan Kusuma Negara (Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali)

Lomba Web Programming (Mahasiswa)

  • Juara 1: Andhika Prasetyo (Universitas Teknologi Yogyakarta)
  • Juara 2: Made Bayu Ardana Putra (Universitas Primakara)
  • Juara 3: Daffa Agustian Saadi (Universitas Andalas)

Lomba Web Programming (SMA/SMK)

  • Juara 1: Anak Agung Gede Ngurah Sanjaya (SMA Negeri 1 Sukawati)
  • Juara 2: I Gede Mahayana (SMK TI Bali Global Klungkung)

Lomba Debat Bahasa Indonesia

Juara 1 – SMA Negeri 1 Tegallang (Tim 6)

  • Ni Luh Nidhanavati
  • Dewa Ayu Diva Weda Pratiwi
  • Ni Kadek Ari Parwati

Juara 2 – SMA Negeri 1 Tabanan (Tim 7)

  • Ni Luh Gede Berliana Dewi
  • Gusti Agung Ayu Inten Pradnya Prameswari
  • Ervina Lintang Utari

Juara 3 & Best Essay – SMA HighScope Indonesia Bali (Tim 1)

  • I Gede Putu Satyananda Putra
  • I Gusti Agung Putu Kevin Parama (Best Speaker)
  • Putu Eikki Amarildan Kusuma

Harapan 1 – SMA Negeri 1 Mengwi (Tim 4)

  • I Komang Agus Sasmara Wiraguna
  • Ni Luh Kana Hikarisma Pasek
  • I Nyoman Lindu Aditia

Lomba Cerdas Cermat

Juara 1 – SMK Negeri 1 Mas Ubud (Tim 8)

  • Cok Istri Keisa Aldia
  • Berliana Putri Handayani
  • Dek Cantik Arianti

Juara 2 – SMAN 1 Gianyar (Tim 6)

  • I Made Astra Wibhisana Tempo
  • I Kadek Deny Bawa Sagiarta
  • Ni Kadek Wahyuni

Juara 3 – SMA Taruna Mandara (Tim 5)

  • Kadek Wirya Asta
  • Anak Agung Gede Radjuna Natha Manda
  • Komang Satria Bawa

Lomba Microsoft Excel (SMA/SMK)

  • Juara 1: Ni Nyoman Widya Cahyani (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 2: I Kadek Putra Wahyu Deva Sarma (SMAN 2 Kuta Selatan)
  • Juara 3: I Gde Erovadhi (SMAN 2 Kuta Selatan)

 Lomba Poster Canva

  • Juara 1: Aqila Aisyah Irwan (SMP Tawakkal Denpasar)
  • Juara 2: Ni Made Kusuma Dewi (SMP N 1 Selemadeg Timur)
  • Juara 3: Lingga Ayu Prayascita (SMP Negeri 2 Kuta Selatan)

Lomba Microsoft Excel (SMP)

  • Juara 1: I Kadek Budi Kartika Wiguna (SMP Bintang Persada)
  • Juara 2: I Komang Trias Kusuma Himawan (SMP Negeri 3 Marga)
  • Juara 3: Kadek Cheril Cantika Palguna (SMP Kristen 1 Harapan Denpasar)

Lomba Microsoft Word

  • Juara 1: Ni Putu Marissa Prhativi (SMP Negeri 2 Kuta Utara)
  • Juara 2: Gde Khrisna Budi Yasa (SMP Bintang Persada Denpasar)
  • Juara 3: Julian (SMP Kristen 1 Harapan)

Puncak acara sekaligus penutupan PARAS ICT XI dilaksanakan dengan konsep Mini Konser yang berlangsung meriah di Aula INSTIKI. Pada kesempatan tersebut diumumkan seluruh pemenang lomba serta dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara, disertai hiburan dan penampilan guest star.

Melalui penyelenggaraan PARAS ICT XI 2026, Himpunan Mahasiswa Informatika INSTIKI berharap kegiatan ini terus menjadi sarana pengembangan talenta muda di bidang teknologi serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.

Sebagai salah satu Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI sebagai Kampus Swasta di Bali senantiasa berkomitmen menghadirkan program dan kegiatan inovatif guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan karier di bidang teknologi, INSTIKI menjadi pilihan tepat untuk kuliah di Bali dengan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perkembangan industri digital.

 

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026 Denpasar, Perlihatkan Daya Saing Kampus!

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026 Denpasar

Denpasar, 1 Maret 2026 – Rangkaian acara DTIK Fest 2026 resmi ditutup dengan meriah di Lapangan Lumintang, Denpasar. Festival yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut sejak 27 Februari 2026 ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar dengan mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”.

Selama tiga hari penyelenggaraan, DTIK Fest 2026 menghadirkan perpaduan inovasi teknologi, kreativitas generasi muda, serta semangat kolaborasi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Acara penutupan berlangsung semarak dan dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

Beragam penampilan memeriahkan panggung utama, mulai dari performance pemenang lomba menyanyi anak hingga penampilan spesial dari Bali Harmony Junior. Momen yang paling dinantikan tentu saja pembacaan para pemenang lomba yang telah digelar sepanjang festival.

INSTIKI Borong Prestasi di DTIK Fest 2026

Salah satu sorotan utama dalam DTIK Fest tahun ini adalah prestasi membanggakan dari Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Sebagai salah satu kampus swasta di Bali Denpasar yang dikenal sebagai Kampus Teknologi Tekbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI berhasil meraih berbagai penghargaan dalam ajang bergengsi ini.

Dari total 35 stand pameran teknologi yang menampilkan inovasi dari akademisi, startup, dan perangkat daerah, INSTIKI sukses meraih Juara 3 Stand Booth Terbaik. Inovasi yang ditampilkan bahkan mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Denpasar.

Beberapa karya inovatif yang ditampilkan INSTIKI antara lain:

  • Game edukasi Aksara Bali berbentuk TTS (Teka-Teki Silang)
  • Virtual Tour Pura berbasis teknologi VR “Nusa Heritage”
  • Aplikasi penerjemah Aksara Bali ke huruf Latin dan sebaliknya
  • Platform digital “Matemu” sebagai aplikasi temu jodoh berbasis teknologi

Inovasi-inovasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen INSTIKI dalam mengembangkan teknologi yang tetap berakar pada budaya Bali. Tak hanya unggul dalam kategori stand booth, mahasiswa INSTIKI juga menunjukkan performa gemilang dalam berbagai kompetisi. Berkat usaha, kekompakan, dan kerja sama tim yang solid, mereka berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya:

  • Juara 1 Tekken 8 kategori mahasiswa
  • Juara 3 PUBG Mobile kategori mahasiswa
  • Juara 1 Dance & Supporter kategori mahasiswa

Prestasi ini semakin menegaskan eksistensi INSTIKI sebagai kampus swasta di Bali yang aktif, kompetitif, dan berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan tersebut tentu tidak terlepas dari semangat juang, kerja keras, serta kolaborasi solid antara dosen dan mahasiswa INSTIKI. Dedikasi dan persiapan yang matang menjadi fondasi kuat di balik capaian membanggakan ini.

Salah satu peserta lomba dari UKM Esport INSTIKI turut membagikan kesannya “Jujur sangat menyenangkan. Banyak tantangan, sempat nervous juga. Tapi semua saling support dan penuh dukungan. Faktor pendukungnya banyak sekali, terutama dari INSTIKI. Itu yang membuat kami bisa meraih juara umum tahun ini di DTIK Fest 2026.” Pernyataan tersebut menggambarkan kuatnya budaya saling mendukung dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus.

Penutupan DTIK Fest 2026 bukan hanya menjadi akhir dari sebuah rangkaian acara, tetapi juga menjadi momentum untuk terus melangkah maju dalam pengembangan teknologi yang harmonis dan berkelanjutan. Prestasi yang diraih INSTIKI di ajang ini menjadi bukti bahwa generasi muda Bali mampu bersaing, berinovasi, dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus tumbuh, INSTIKI siap melahirkan lebih banyak karya inspiratif yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Raih Piagam Penghargaan Pada Penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

Penyerahan Piagam Penghargaan Oleh Disbud Kepada INSTIKI Sebagai Perguruan Tinggi yang Berkontribusi Pada Bulan Bahasa 2026

Denpasar – Penutupan Bulan Bahasa Bali 2026 dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Art Center Bali. Kegiatan yang berlangsung sejak 1 hingga 28 Februari 2026 ini ditutup secara resmi dan dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, MM.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai budaya. Diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba yang telah diselenggarakan selama Bulan Bahasa Bali, seperti lomba menulis aksara Bali, lomba membaca lontar, lomba mesatua Bali, lomba pidato bahasa Bali, dan berbagai kompetisi lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada masyarakat Bali yang hingga kini tetap menjaga serta menerapkan bahasa, aksara, dan budaya Bali dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan yang aktif berpartisipasi dalam menyukseskan Bulan Bahasa Bali 2026, salah satunya INSTIKI.

INSTIKI Menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali

Dalam rangkaian acara penutupan tersebut, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali (Disbud) sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi aktif dalam penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan undangan resmi dari Disbud, di mana INSTIKI diundang secara langsung untuk menghadiri acara penyerahan piagam sebagai peserta pameran dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026.

Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Humas dan Kerjasama INSTIKI, Dr. I Gede Totok Suryawan, S.Kom., M.T. Penyerahan piagam ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen kampus dalam mendukung program kebudayaan daerah melalui pendekatan inovasi teknologi. Sejalan dengan visi INSTIKI, “Menjadi pusat keunggulan teknologi yang inovatif dan berdampak pada kebudayaan,” berbagai karya hasil pengembangan dosen dan mahasiswa turut ditampilkan sebagai wujud nyata sinergi antara teknologi digital dan pelestarian budaya Bali. Kontribusi ini diwujudkan melalui beragam inovasi berbasis teknologi digital yang secara langsung mendukung pelestarian budaya di era modern.

Beberapa karya unggulan yang dipamerkan meliputi Sistem Pengenalan Ucapan Bahasa Bali Dialek Badung berbasis Deep Learning yang mampu mengenali dan memproses ucapan Bahasa Bali secara otomatis menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Selain itu, hadir pula Sistem Transkripsi Bahasa Bali serta Transliterasi Teks Latin ke Aksara Bali yang dirancang untuk memudahkan generasi muda dalam mempelajari dan menggunakan aksara Bali di era digital.

INSTIKI juga menghadirkan Lontar Prasi Bali berbasis Augmented Reality (AR) yang memungkinkan cerita tradisional Bali “hidup” melalui karakter 3D interaktif dengan proses pemindaian menggunakan perangkat digital. Tak hanya itu, terdapat Nusa Heritage ID, sebuah platform digital dokumentasi warisan budaya Nusantara yang sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Kategori Profesional pada Budaya Go 2025 dengan mengungguli 627 inovator se-Indonesia. Melengkapi inovasi tersebut, Metemu turut diperkenalkan sebagai platform berbasis kalender dan nilai tradisi Bali yang dirancang untuk membantu menilai kecocokan pasangan sesuai kearifan lokal. Selama rangkaian Bulan Bahasa Bali yang berlangsung pada 1 hingga 28 Februari 2026, inovasi-inovasi ini berhasil menarik perhatian pengunjung yang antusias mencoba langsung karya dosen dan mahasiswa INSTIKI.

Keikutsertaan dalam Bulan Bahasa Bali 2026 semakin menegaskan peran INSTIKI sebagai salah satu kampus swasta di Bali yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian kuat terhadap pelestarian budaya daerah. Komitmen ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam membangun reputasi sebagai salah satu universitas terbaik di Bali yang mampu mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai-nilai kearifan lokal. Melalui sinergi antara teknologi dan tradisi, INSTIKI terus berupaya memperkuat posisinya sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan di era transformasi digital, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kebudayaan.

Penulis : Putri Wirawaan

INSTIKI Perkenalkan “Matemu” dan “Nusa Heritage” di DTIK Fest 2026, Teknologi Berbasis Tradisi Bali Ramai Peminat

Wali Kota Denpasar mencoba langsung inovasi “Nusa Heritage” karya INSTIKI pada DTIK Fest 2026.

Denpasar – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menegaskan eksistensinya sebagai Kampus Swasta di Bali dan Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dengan turut ambil bagian dalam DTIK Fest 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 27 Februari 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Lumintang, Denpasar.

DTIK Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar yang mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”. Tema tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menyelaraskan transformasi digital dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Hari pertama DTIK Fest 2026 diawali dengan upacara bendera di Lapangan Lumintang, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara utama di Gedung DNA, termasuk pameran inovasi teknologi dari berbagai kampus di Bali. Selain pameran teknologi, DTIK Fest 2026 juga diramaikan dengan parade lawar yang diikuti berbagai banjar dan STT se-Kota Denpasar. Masing-masing menampilkan kreasi lawar khas wilayahnya, yang kemudian dipilih enam besar terbaik. Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Surya Candra Jagaditha yang menambah semarak suasana festival.

DTIK Festival menghadirkan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), aneka lomba, workshop, serta literasi digital. Sebanyak 35 stan pameran menampilkan inovasi dari akademisi, startup, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Di antara puluhan stan tersebut, INSTIKI yang tampil menonjol dengan beragam karya inovatif mahasiswa dan dosennya. Booth INSTIKI menjadi salah satu yang menarik perhatian pengunjung. Berbagai inovasi berbasis teknologi yang berpadu dengan budaya Bali turut dipamerkan, antara lain:

  • Game edukasi Aksara Bali

  • Virtual Tour Pura berbasis teknologi VR bernama “nusa heritage”

  • Penerjemah Aksara Bali ke huruf Latin dan sebaliknya

  • Platform digital “Matemu”

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah Matemu dan Nusa Heritage, hasil kolaborasi mahasiswa dan dosen INSTIKI yang mengusung konsep “Cinta Sejati Berdasarkan Kalender dan Nilai Tradisi”.

Matemu merupakan platform pencarian jodoh berbasis nilai tradisi dan kalender Bali, yang dirancang untuk membantu masyarakat menemukan pasangan dengan kesamaan nilai spiritual, budaya, serta kecintaan terhadap warisan leluhur Bali.

Sementara itu, Nusa Heritage adalah platform digital berbasis tur virtual 360 derajat yang menginventarisasi, mendokumentasikan, dan menyajikan warisan budaya Bali, baik benda (tangible) maupun tak benda (intangible). Platform ini menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi dan pelestarian budaya Bali hingga ke seluruh Nusantara.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turut mengunjungi stan INSTIKI dan memberikan apresiasi terhadap inovasi yang ditampilkan. Menurutnya, platform seperti “Nusa Heritage” merupakan contoh kreatif bagaimana kearifan lokal dapat dikemas melalui teknologi modern sehingga tetap relevan di era digital.

Ia juga menilai bahwa inovasi yang dikembangkan INSTIKI menunjukkan potensi besar generasi muda Bali dalam menghadirkan solusi teknologi yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi dan budaya lokal.

Partisipasi aktif INSTIKI dalam DTIK Fest 2026 menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendukung transformasi digital yang selaras dengan pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. Inovasi-inovasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa teknologi tidak harus meninggalkan akar tradisi, melainkan dapat menjadi jembatan untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya Bali di era modern.

Sebagai Kampus IT Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, INSTIKI terus berkomitmen melahirkan talenta digital yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Bali.

Penulis: Putri Wirawaan