Peluang Karier Cerah 2026: 12 Profesi Paling Dicari di Indonesia & Kisaran Gajinya

Peluang Karier Cerah 2026: 12 Profesi Paling Dicari di Indonesia & Kisaran Gajinya

Perkembangan teknologi, transformasi digital, serta perubahan perilaku pasar membuat dunia kerja terus bergerak dinamis. Memasuki tahun 2026, kebutuhan tenaga kerja di Indonesia semakin mengarah pada profesi yang adaptif, berbasis data, teknologi, dan strategi bisnis. Tak hanya menawarkan peluang karier yang luas, sejumlah pekerjaan ini juga menjanjikan gaji yang kompetitif. Dilansir dari Talent Insider, berikut 12 sektor pekerjaan yang diprediksi paling dibutuhkan di Indonesia pada 2026 beserta kisaran gajinya.

Business Development and Sales: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 30 juta untuk posisi senior.

Data: Mulai Rp 10 juta untuk posisi junior, hingga Rp 45 juta untuk posisi senior.

Marketing & PR: Mulai Rp 8 juta untuk posisi junior, hingga Rp 27 juta untuk posisi senior.

Engineering: Mulai Rp 8 juta untuk posisi junior, hingga Rp 43 juta untuk posisi senior.

Product Management: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 30 juta untuk posisi senior.

Finance: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 25 juta untuk posisi senior.

VP HR: Mulai Rp 6 juta untuk posisi junior, hingga Rp 18 juta untuk posisi senior.

VP Talent Acquisition: Mulai Rp 6 juta untuk posisi junior, hingga Rp 18 juta untuk posisi senior.

VP Artificial Intelligence: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 25 juta untuk posisi senior.

Software Engineer: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 48 juta untuk posisi senior.

Content Marketing: Mulai Rp 7 juta untuk posisi junior, hingga Rp 30 juta untuk posisi senior.

Operation: Mulai 5 juta untuk posisi junior, hingga Rp 28 juta untuk posisi senior.

Melihat besarnya peluang dan potensi penghasilan dari profesi-profesi tersebut, persiapan pendidikan yang tepat menjadi kunci utama. Untuk kamu yang ingin siap bersaing di dunia kerja masa depan, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) hadir sebagai pilihan kampus yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan program studi berbasis teknologi, bisnis, dan desain, INSTIKI membekali mahasiswanya dengan skill praktis, kurikulum terkini, serta peluang karier masa depan. Yuk, mulai langkah suksesmu dengan kuliah di Bali di INSTIKI dan siapkan diri untuk meraih profesi impian!

Kuliah S1 di INSTIKI Bisa Lebih Singkat! Yuk Kepoin Jalur RPL!

Kuliah S1 di INSTIKI Bisa Lebih Singkat! Yuk Kepoin Jalur RPL!

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan tinggi dengan membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Jalur ini menjadi solusi bagi calon mahasiswa baru INSTIKI yang memiliki pengalaman kerja, pelatihan, atau pendidikan nonformal dan informal untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi dengan masa studi yang lebih singkat.

Apa Itu Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)?

RPL adalah pengakuan atas Capaian Pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu. Melalui jalur RPL, pengalaman dan kemampuan tersebut dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS), sehingga mahasiswa tidak perlu mengulang mata kuliah yang substansinya sudah dikuasai.

Dengan dibukanya jalur RPL di INSTIKI, kesempatan untuk lulus kuliah lebih cepat menjadi semakin terbuka. Mahasiswa RPL berpotensi menempuh masa studi yang lebih singkat dibandingkan jalur reguler, tergantung pada hasil asesmen dan pengakuan kompetensi yang diperoleh. Hal ini tentu menjadi keuntungan besar, terutama bagi para profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan atau membagi waktu dunia kerja dalam waktu lama.

Program Studi di INSTIKI yang Membuka Jalur RPL

Program Studi di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) yang membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah Program Studi Rekayasa Sistem Komputer dan Program Studi Informatika pada jenjang Sarjana. Kedua program studi tersebut dinyatakan layak untuk menyelenggarakan RPL Tipe A pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Apa itu RPL Tipe A?

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A merupakan salah satu jenis RPL yang diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 91/E/KPT/2024. RPL Tipe A memfasilitasi individu yang telah memiliki pembelajaran sebelumnya untuk melanjutkan pendidikan formal dengan mengakui hasil pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan nonformal, informal, maupun pengalaman kerja yang relevan dengan program studi tertentu di perguruan tinggi.

Persyaratan dan Mekanisme Peserta RPL Tipe A

Berikut ini merupakan persyaratan peserta dengan jalur RPL Tipe A, yaitu sebagai berikut:

  1. Paling rendah lulus sekolah menengah atas atau bentuk lain yang sederajat; dan
  2. Memiliki pendidikan nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja yang relevan dengan program studi pada Perguruan Tinggi yang akan ditempuh.

RPL Tipe A terdiri atas dua mekanisme, yaitu transfer kredit dan perolehan kredit, yaitu:

  1. Transfer Kredit: RPL transfer kredit adalah pengakuan atas mata kuliah yang sudah pernah ditempuh di perguruan tinggi sebelumnya. Mata kuliah yang tercantum dalam transkrip akademik dapat diakui sebagai SKS dan nilai pada program studi yang akan diikuti, selama capaian pembelajarannya dinilai setara. Sebelum pengakuan diberikan, perguruan tinggi akan meninjau dan mencocokkan kesesuaian materi serta capaian pembelajaran antar mata kuliah.

  2. Perolehan Kredit: RPL perolehan kredit adalah pengakuan sebagian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja setelah lulus pendidikan menengah. Pengakuan ini dilakukan melalui penilaian terhadap bukti-bukti pembelajaran yang dimiliki, seperti portofolio pengalaman kerja atau pelatihan. Pendaftar RPL wajib menyusun portofolio sebagai dasar penilaian, dan dapat diminta mengikuti evaluasi tambahan seperti ujian tertulis, lisan, simulasi, atau praktik. Hasil penilaian tersebut kemudian diakui dalam bentuk SKS dan nilai mata kuliah pada program studi yang dituju.

Melalui jalur RPL, INSTIKI tidak hanya membuka akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah, meningkatkan karier, atau meraih gelar akademik dengan waktu yang lebih efisien, jalur RPL INSTIKI adalah pilihan yang tepat. Saatnya wujudkan impian meraih gelar sarjana dengan cara yang lebih cepat, cerdas, dan relevan bersama INSTIKI. Yuk segera daftar!

Kepoin Jalur RPL di INSTIKI dan Daftar di sini https://rpl.instiki.ac.id/

Seminar Nasional BEM PM INSTIKI 2026 Hadirkan Content Creator Yudist Ardhana!

Seminar Nasional BEM PM INSTIKI 2026 Hadirkan Content Creator Yudist Ardhana!

BEM PM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menyelenggarakan kegiatan seminar berskala nasional sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi generasi muda di era digital. Kegiatan bertajuk Seminar Nasional BEM PM INSTIKI 2026 ini mengangkat tema “Content to Impress” diselenggarakan pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Aula INSTIKI, dan diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum yang memiliki ketertarikan terhadap dunia konten digital dan personal branding.

Seminar Nasional BEM PM INSTIKI 2026 ini mengusung tema “Content to Impress” dengan tagline “Self Branding for Digital Era”. Tema ini menekankan pentingnya kemampuan menciptakan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan yang kuat, membangun kesan positif, serta memberikan nilai bagi audiens. Melalui materi ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana konten dapat dimanfaatkan sebagai strategi dalam membangun personal branding yang relevan, profesional, dan berdaya saing di era digital.

Dalam seminar ini, BEM PM INSTIKI menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang content creator, yaitu Yudist Ardhana yang memiliki lebih dari 24 juta subscribers di YouTube, 1,7 juta pengikut di Instagram, dan 5 juta pengikut di TikTok. Dengan pengalaman dan pencapaiannya tersebut, ia dikenal memiliki wawasan luas mengenai industri konten dan branding digital, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif serta relevan dengan perkembangan dan kebutuhan dunia digital saat ini.

Materi yang dibawakan oleh Yudist Ardhana bertemakan “Content to Impress” dengan tagline “Self Branding for Digital Era”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya memahami identitas diri sebelum membangun personal branding di dunia digital. Peserta diajak untuk mengenali keunikan, nilai, serta pesan yang ingin disampaikan melalui konten yang mereka buat. Selain itu, dibahas pula strategi membuat konten yang mampu menarik perhatian audiens, membangun kepercayaan, serta memberikan dampak positif secara berkelanjutan.

Seminar ini menjadi wadah yang inspiratif bagi generasi muda untuk belajar, berdiskusi, dan memperluas wawasan mengenai dunia konten digital. Melalui Seminar Nasional BEM PM INSTIKI 2026, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam dunia profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya individu kreatif yang mampu memanfaatkan konten digital secara positif, strategis, dan bertanggung jawab untuk membangun personal branding serta komunikasi yang efektif di era digital.

Mengenal 10 Istilah Penting dalam Dunia Entrepreneur

Mengenal 10 Istilah Penting dalam Dunia Entrepreneur

Dunia entrepreneur atau kewirausahaan tidak hanya berbicara tentang ide bisnis dan keuntungan, tetapi juga memiliki banyak istilah khusus yang perlu dipahami. Istilah-istilah ini sering digunakan dalam perencanaan, pengembangan, hingga pengelolaan bisnis. Memahami istilah entrepreneur sejak awal akan membantu pelaku usaha, terutama pemula, agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis. Berikut 10 istilah penting dalam dunia entrepreneur yang wajib kamu kenal.

1. Startup

Startup adalah bisnis rintisan yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Umumnya, startup berfokus pada inovasi, teknologi, dan solusi baru untuk menjawab kebutuhan pasar. Bisnis ini memiliki potensi pertumbuhan cepat, namun juga memiliki risiko yang cukup tinggi.

2. Business Model

Business model atau model bisnis adalah gambaran cara sebuah perusahaan menciptakan, menyampaikan, dan mendapatkan nilai atau keuntungan. Model bisnis mencakup target pasar, produk atau layanan, strategi pemasaran, serta sumber pendapatan.

3. Value Proposition

Value proposition adalah nilai unik yang ditawarkan bisnis kepada pelanggan. Ini menjawab pertanyaan mengapa konsumen harus memilih produk atau layanan kamu dibandingkan kompetitor. Value proposition yang kuat menjadi kunci keberhasilan sebuah bisnis.

4. Target Market

Target market adalah kelompok konsumen yang menjadi sasaran utama penjualan produk atau jasa. Menentukan target market dengan tepat membantu entrepreneur dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.

5. Branding

Branding merupakan proses membangun citra dan identitas bisnis di mata konsumen. Branding tidak hanya soal logo atau warna, tetapi juga mencakup nilai, pesan, dan pengalaman yang dirasakan pelanggan terhadap bisnis.

6. Pitch Deck

Pitch deck adalah presentasi singkat yang digunakan untuk memperkenalkan bisnis kepada investor. Biasanya berisi gambaran produk, masalah yang dipecahkan, peluang pasar, model bisnis, hingga proyeksi keuangan.

7. Funding

Funding adalah pendanaan yang digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis. Sumber funding bisa berasal dari modal pribadi, investor, venture capital, hingga crowdfunding. Pengelolaan funding yang baik sangat menentukan kelangsungan usaha.

8. Cash Flow

Cash flow atau arus kas adalah aliran masuk dan keluar uang dalam bisnis. Arus kas yang sehat menunjukkan bahwa bisnis mampu membiayai operasional sehari-hari dan siap berkembang. Banyak bisnis gagal bukan karena kurang untung, tetapi karena cash flow yang buruk.

9. Scalability

Scalability adalah kemampuan bisnis untuk berkembang tanpa meningkatkan biaya secara signifikan. Bisnis yang scalable dapat menjangkau pasar lebih luas dengan sumber daya yang relatif sama, sehingga berpotensi menghasilkan keuntungan lebih besar.

10. Pivot

Pivot adalah perubahan strategi bisnis yang dilakukan ketika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan. Pivot bisa berupa perubahan produk, target pasar, atau model bisnis, namun tetap berlandaskan visi utama perusahaan.

Memahami istilah-istilah dalam dunia entrepreneur merupakan langkah awal untuk membangun bisnis yang matang dan berkelanjutan. Dengan mengenal konsep dasar seperti model bisnis, branding, hingga cash flow, seorang entrepreneur dapat mengambil keputusan yang lebih tepat. Bagi siapa pun yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan, membekali diri dengan pengetahuan dan pemahaman istilah bisnis adalah investasi penting menuju kesuksesan.

Rekomendasi Rujak Kuah Pindang di Bali yang Wajib Dicoba

Rekomendasi Rujak Kuah Pindang di Bali yang Wajib Dicoba (Sumber: Fimela)

Bali tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan budayanya yang kaya, tetapi juga dengan ragam kuliner tradisional yang unik dan menggugah selera. Salah satu kuliner khas Bali yang banyak digemari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan adalah rujak kuah pindang. Hidangan ini memadukan buah-buahan segar dengan kuah pindang berbahan dasar ikan yang gurih, asin, pedas, dan sedikit asam, menciptakan cita rasa yang khas dan autentik. Civitas INSTIKI, siapa nih penggemar rujak kuah pindang? Berikut rekomendasi tempat rujak kuah pindang legendaris di Bali yang patut untuk dicoba!

Warung Men Runtu

Rujak Men Runtu merupakan salah satu ikon rujak kuah pindang di Bali, khususnya di kawasan Sanur. Warung ini telah lama dikenal oleh masyarakat lokal hingga wisatawan domestik karena mempertahankan cita rasa tradisional yang konsisten dari generasi ke generasi. Kuah pindang yang digunakan memiliki rasa gurih dengan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan, berpadu sempurna dengan buah-buahan segar seperti mangga muda, kedondong, nanas, hingga pepaya muda.

Warung Dong Soka

Warung Dong Soka menjadi rekomendasi berikutnya bagi pencinta rujak kuah pindang. Warung ini terkenal dengan racikan kuah pindang yang lebih segar dan ringan, sehingga cocok dinikmati oleh berbagai kalangan. Warung Dong Soka sering menjadi pilihan masyarakat sekitar maupun wisatawan yang ingin merasakan rujak kuah pindang dengan rasa otentik namun tetap ramah di lidah. Warung Dong Soka berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 188, Denpasar Utara, warung ini juga sudah Halal, lho!

Warung Dot Lalah

Warung Dot Lalah adalah sebuah warung makan populer di Denpasar, Bali, yang terkenal dengan menu rujak dan hidangan khas Bali pedasnya, terutama variasi Tipat Cantok dengan Indomie goreng/kuah, rujak kuah pindang. Buat kamu yang ingin mencoba rujak kuah pindang, bisa banget datang ke Warung Dot Lalah.

Gula Bali The Joglo

Gula Bali The Joglo adalah tempat makan di Bali yang menyajikan jajanan dan makanan khas Bali, menawarkan pengalaman kuliner tradisional dengan suasana nyaman khas rumah joglo. Tempat ini populer untuk menikmati camilan seperti singkong keju yang manis legit, jajanan Bali lainnya dengan cita rasa otentik, hingga rujak kuah pindang yang menggugah selera.

Bali tidak hanya menawarkan kekayaan budaya dan kuliner yang khas, tetapi juga menjadi tempat yang ideal untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas. Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) hadir sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang bisnis, teknologi, dan industri kreatif dalam lingkungan akademik yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan lokasi strategis di Bali, kurikulum berbasis praktik, serta dukungan dosen profesional dan fasilitas modern, INSTIKI memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan di era digital.

Tips Menghadapi Ujian Proposal agar Lancar dan Percaya Diri

Tips Menghadapi Ujian Proposal agar Lancar dan Percaya Diri

Ujian proposal merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa, khususnya sebelum memasuki tahap penelitian skripsi atau tugas akhir. Pada tahap ini, mahasiswa akan mempresentasikan rancangan penelitian di hadapan dosen pembimbing dan penguji untuk dinilai kelayakan, kejelasan, serta kontribusinya. Tidak sedikit mahasiswa yang merasa gugup, cemas, bahkan takut saat menghadapi ujian proposal. Namun, dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, ujian proposal dapat dilalui dengan lancar.

1. Pahami Proposal Secara Menyeluruh

Hal terpenting dalam menghadapi ujian proposal adalah memahami isi proposal secara mendalam. Jangan hanya menghafal, tetapi pahami latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, hingga metode yang digunakan. Dosen penguji biasanya akan menggali pemahamanmu melalui pertanyaan kritis, sehingga penguasaan materi menjadi kunci utama.

2. Kuasai Topik Penelitian yang Dipilih

Pastikan topik penelitian yang diambil benar-benar kamu kuasai. Dengan menguasai topik, kamu akan lebih mudah menjelaskan alasan pemilihan judul serta menjawab pertanyaan terkait urgensi dan relevansi penelitian. Jika penguji memberikan saran atau kritik, sikapi dengan terbuka dan jadikan sebagai masukan yang membangun.

3. Latihan Presentasi Sebelum Ujian

Latihan presentasi sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Kamu dapat berlatih sendiri di depan cermin, merekam presentasi, atau melakukan simulasi bersama teman. Fokuskan presentasi pada poin-poin penting agar penyampaian jelas, sistematis, dan tidak bertele-tele.

4. Siapkan Jawaban atas Pertanyaan yang Mungkin Muncul

Cobalah memprediksi pertanyaan yang berpotensi diajukan penguji, seperti alasan pemilihan metode, teknik pengumpulan data, atau manfaat penelitian. Dengan menyiapkan jawaban sejak awal, kamu akan lebih tenang dan siap saat sesi tanya jawab berlangsung.

5. Perhatikan Sikap dan Bahasa Tubuh

Selain isi materi, sikap saat ujian proposal juga sangat diperhatikan. Gunakan bahasa yang sopan, nada bicara yang jelas, serta jaga kontak mata dengan pembimbing hingga penguji. Tunjukkan sikap percaya diri, tenang, dan menghargai setiap masukan yang diberikan.

6. Kelola Rasa Gugup dengan Baik

Rasa gugup adalah hal yang wajar. Untuk mengatasinya, tarik napas dalam sebelum presentasi, datang lebih awal ke ruang ujian, dan yakinkan diri bahwa proposal telah dipersiapkan dengan baik. Pikiran positif akan membantu mengurangi kecemasan.

7. Terbuka terhadap Kritik dan Saran

Ujian proposal bukanlah ajang untuk menjatuhkan, melainkan proses akademik untuk menyempurnakan penelitian. Oleh karena itu, terimalah kritik dan saran dosen penguji dengan sikap terbuka dan profesional.

Menghadapi ujian proposal memang membutuhkan kesiapan. Dengan memahami proposal secara mendalam, berlatih presentasi, serta menjaga sikap yang baik, kamu dapat melalui ujian proposal dengan lebih percaya diri. Jadikan ujian proposal sebagai langkah awal menuju penelitian yang berkualitas dan bermanfaat. Semakin baik persiapan yang dilakukan, semakin besar peluang untuk meraih hasil yang maksimal.

Tips Realistis Membangun Bisnis dari Nol

Tips Realistis Membangun Bisnis dari Nol

Membangun bisnis dari nol sering kali terdengar menarik, penuh cerita sukses, dan identik dengan kebebasan finansial. Namun pada kenyataannya, proses ini tidak selalu semulus yang terlihat di media sosial. Banyak pebisnis pemula harus menghadapi keterbatasan modal, minim pengalaman, kegagalan berulang, hingga rasa ragu terhadap diri sendiri. Civitas INSTIKI, memahami realitas ini justru menjadi langkah awal yang penting agar tidak mudah menyerah di tengah jalan. Bisnis bukan sekadar tentang ide brilian atau keberanian mengambil risiko, tetapi tentang kemampuan membaca peluang, mengelola sumber daya, dan beradaptasi dengan perubahan. Dengan pendekatan yang realistis, terukur, dan berbasis pengetahuan, membangun bisnis dari nol bukan hal yang mustahil, melainkan proses pembelajaran yang membentuk karakter, mental, dan kompetensi wirausaha jangka panjang. Civitas INSTIKI, yuk simak tips realistis membangun bisnis dari nol!

1. Mulai dari Masalah Nyata, Realistis, Bukan Sekadar Ide Keren

Banyak bisnis gagal karena hanya berangkat dari “ide terlihat bagus”, bukan dari masalah yang benar-benar dialami pasar. Kamu bisa mulai dengan mengamati lingkungan sekitar: kebutuhan mahasiswa, UMKM lokal, atau masalah digital yang sering ditemui. Bisnis yang menyelesaikan masalah punya peluang bertahan lebih lama.

2. Modal Kecil Itu Wajar, yang Penting Jalan

Tidak semua bisnis harus dimulai dengan modal besar. Bahkan banyak startup sukses berawal dari modal minim dan skala kecil. Gunakan apa yang ada terlebih dulu: skill, relasi, dan teknologi. Fokus pada validasi pasar, bukan langsung ekspansi besar-besaran.

3. Bangun Mindset Pebisnis, Bukan Cuma Penjual

Pebisnis berpikir jangka panjang, sementara penjual hanya fokus hari ini. Kamu perlu belajar mengatur keuangan, memahami target pasar, membuat perencanaan sederhana, dan mengevaluasi kesalahan. Bisnis yang bertahan adalah bisnis yang mau belajar dari kegagalan.

4. Manfaatkan Teknologi dan Digital Marketing

Di era digital, teknologi adalah senjata utama. Media sosial, marketplace, website, dan data analytics bisa membantu bisnis berkembang lebih cepat dengan biaya lebih efisien. Civitas INSTIKI, kamu yang akrab dengan dunia teknologi punya keunggulan besar untuk bersaing.

5. Jangan Jalan Sendiri, Bangun Jaringan

Bisnis jarang sukses sendirian. Relasi dengan mentor, partner, komunitas, dan lingkungan kampus sangat berpengaruh. Diskusi, kolaborasi, dan berbagi pengalaman bisa membuka peluang yang tidak terduga.

6. Konsisten Lebih Penting dari Motivasi

Motivasi bisa naik turun, tapi konsistensi adalah kunci. Bisnis dari nol pasti melewati fase sepi, ditolak, bahkan rugi. Kamu perlu memahami bahwa proses ini normal dan justru membentuk mental entrepreneur yang kuat.

Saatnya Naik Level Bersama INSTIKI

Membangun bisnis akan jauh lebih terarah jika dibekali ilmu, lingkungan, dan pendampingan yang tepat. Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) hadir untuk mendukung civitas aqkademikanya dalam mengembangkan kemampuan bisnis, teknologi, dan digital entrepreneurship secara terintegrasi. Kuliah di INSTIKI bukan hanya belajar teori, tapi membangun masa depan. Saatnya persiapkan diri menjadi entrepreneur dan profesional digital yang siap bersaing di dunia nyata, mulai langkahmu bersama INSTIKI!

Saatnya Naik Level! Penerimaan Mahasiswa Baru Magister Informatika (S2) INSTIKI!

Saatnya Naik Level! Penerimaan Mahasiswa Baru Magister Informatika (S2) INSTIKI

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali membuka. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Program Magister Informatika (S2) Gelombang 1 – Periode 1. Program ini dirancang khusus bagi lulusan Sarjana maupun para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan profesional di bidang teknologi informasi, data, serta pengambilan keputusan berbasis teknologi.

Di era transformasi digital yang berkembang pesat, kebutuhan akan sumber daya manusia yang menguasai data, sistem informasi, dan teknologi cerdas semakin meningkat. Program Magister Informatika INSTIKI hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut dengan menawarkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri serta dunia riset.

Jadwal Pendaftaran

Pendaftaran Periode 1 (Gelombang 1) dibuka mulai 12 Januari hingga 22 Januari 2026. Calon mahasiswa diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk bergabung lebih awal dan mempersiapkan diri menjadi lulusan unggul di bidang informatika.

Program Studi

Program  yang dibuka, yakni Program Magister Informatika (S2).

Konsentrasi Keilmuan

Program Magister Informatika INSTIKI menawarkan dua konsentrasi unggulan, yaitu:

  • Business Intelligence: Fokus pada analisis data untuk pengambilankeputusan bisnis, pengolahan data organisasi, data warehouse, dan sistem pendukung keputusan.
  • Data Science: Fokus pada pengolahan big data, machine learning, data mining, dan analitik cerdas untuk menghasilkaninsight berbasis data.

Sasaran Pendaftar

Program ini terbuka bagi:

  • Lulusan S1 Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer.
  • Lulusan S1 bidang relevan.
  • Profesional di bidang IT, Data, Business Analytics, dan Teknologi Digital.

Keunggulan Magister Informatika INSTIKI

Magister Informatika INSTIKI memiliki berbagai keunggulan, mulai dari:

  • Kurikulum berbasis kebutuhan industri dan riset.
  • Dosen berpengalaman dan aktif penelitian.
  • Mendukung karier akademik, profesional, dan peneliti.
  • Lingkungan akademik inovatif dan aplikatif.

Informasi & Pendaftaran

081338969832 (WhatsApp Front Office)

087861508696 (WhatsApp Fast Response)

Daftar di: https://instiki.ac.id/apply-now-form/

Segera daftarkan diri Anda dan wujudkan masa depan karier di bidang teknologi bersama Magister Informatika INSTIKI.

10 Istilah Penting dalam Profesi KOL Specialist yang Wajib Dipahami

10 Istilah Penting dalam Profesi KOL Specialist yang Wajib Dipahami

Seiring berkembangnya digital marketing, profesi KOL Specialist (Key Opinion Leader Specialist) semakin dibutuhkan oleh brand dan perusahaan. Tugas utamanya adalah mengelola kerja sama antara brand dan influencer agar kampanye pemasaran berjalan efektif. Untuk menjalankan peran ini dengan baik, seorang KOL Specialist perlu memahami berbagai istilah khusus yang sering digunakan dalam industri. Berikut 10 istilah penting yang wajib diketahui.

1. KOL (Key Opinion Leader)

KOL adalah individu yang memiliki pengaruh kuat terhadap audiens tertentu, baik di media sosial, komunitas, maupun industri spesifik. KOL tidak selalu selebritas, tetapi bisa juga micro influencer dengan kredibilitas tinggi di niche tertentu.

2. Influencer Tier

Istilah ini mengelompokkan influencer berdasarkan jumlah pengikutnya, seperti nano, micro, macro, dan mega influencer. Klasifikasi ini membantu KOL Specialist menentukan strategi kampanye dan estimasi budget.

3. Engagement Rate (ER)

Engagement Rate adalah metrik untuk mengukur tingkat interaksi audiens terhadap konten influencer, seperti like, komentar, share, dan save. ER sering menjadi indikator utama efektivitas seorang KOL dibandingkan hanya melihat jumlah followers.

4. Reach

Reach mengacu pada jumlah akun unik yang melihat konten KOL. Metrik ini penting untuk mengetahui seberapa luas jangkauan kampanye yang dijalankan.

5. Impression

Berbeda dengan reach, impression menghitung berapa kali konten ditampilkan, termasuk jika satu akun melihat konten lebih dari satu kali. Angka impression biasanya lebih besar daripada reach.

6. Brief Campaign

Brief campaign adalah dokumen panduan yang diberikan brand kepada KOL. Isinya mencakup tujuan kampanye, pesan utama, target audiens, guideline konten, hashtag, hingga timeline posting.

7. Deliverables

Deliverables adalah bentuk konten yang harus dihasilkan oleh KOL, seperti feed Instagram, Instagram Story, TikTok video, atau live streaming. Jumlah dan jenis deliverables biasanya sudah disepakati di awal kerja sama.

8. Rate Card

Rate card merupakan daftar harga yang ditetapkan oleh KOL untuk setiap jenis konten atau kerja sama. KOL Specialist perlu memahami rate card untuk negosiasi dan penyesuaian dengan anggaran brand.

9. Contract & Agreement

Istilah ini merujuk pada perjanjian kerja sama antara brand dan KOL yang mengatur hak, kewajiban, durasi kerja sama, penggunaan konten, serta sistem pembayaran.

10. Reporting & Insight

Reporting adalah laporan hasil kampanye yang berisi data performa seperti reach, engagement, impression, dan conversion. Dari laporan ini, KOL Specialist menarik insight untuk mengevaluasi efektivitas kampanye dan strategi selanjutnya.

Memahami istilah dalam KOL Specialist menjadi bekal penting bagi generasi muda yang ingin berkarier di dunia digital marketing. Untuk menguasai keterampilan digital marketing dan bisnis secara komprehensif, menempuh pendidikan di Program Studi Bisnis Digital INSTIKI adalah langkah yang tepat. Melalui kurikulum yang relevan dengan industri serta dukungan dosen dan lingkungan kampus yang inovatif, INSTIKI membekali mahasiswa dengan kemampuan yang sangat dibutuhkan di era digital ini.

HIMA-DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional “Visual Storytelling”

HIMA-DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional “Visual Storytelling”

Kembangkan wawasan dan kompetensi generasi muda di bidang fotografi, Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA-DKV) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menunjukkan komitmennya dengan menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Visual Storytelling”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 11 Januari 2026 dan bertempat di Aula INSTIKI, dengan dihadiri generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia fotografi dan visual.

Seminar Nasional “Visual Storytelling” berfokus pada kemampuan fotografer dalam menyampaikan pesan, emosi, serta isu sosial melalui media foto. Di era digital yang sarat dengan konten visual, fotografi tidak lagi hanya dinilai dari aspek teknis semata, tetapi juga dari kekuatan narasi dan makna yang terkandung di dalamnya. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa sebuah foto mampu menjadi media komunikasi yang kuat apabila didukung oleh pemikiran filosofis dan kepekaan visual yang mendalam.

Tujuan utama dari penyelenggaraan seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman filosofi dalam konteks fotografi, sehingga fotografer dan calon fotografer tidak hanya menghasilkan karya yang indah secara visual, tetapi juga bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong inovasi dan kreativitas berbasis pemikiran filosofis, serta memberdayakan pelajar, mahasiswa, dan para fotografer dengan pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan dunia kreatif dan digital saat ini.

Dalam kegiatan ini, HIMA-DKV INSTIKI menghadirkan Keyza Pratama Widiatmika sebagai pembicara. Beliau merupakan praktisi di bidang fotografi yang memiliki pengalaman dalam bidang visual storytelling. Pada sesi pemaparan materi, Keyza Pratama Widiatmika membahas topik “Fotografi – Visual Storytelling”, yang mengulas bagaimana sebuah foto dapat bercerita, menyampaikan emosi, serta merepresentasikan realitas sosial melalui sudut pandang visual yang kuat.

Seminar berlangsung dalam suasana yang interaktif, di mana antusiasme peserta sangat terasa hingga sesi tanya jawab yang menjadi salah satu momen paling dinantikan, karena memberi kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi langsung dan menggali materi lebih dalam. Melalui Seminar Nasional “Visual Storytelling” ini, HIMA-DKV INSTIKI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang fotografi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda kreatif untuk terus berkarya, berpikir kritis, dan menghadirkan visual yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memiliki nilai pesan dan makna yang mendalam.