10 Istilah Penting dalam Profesi KOL Specialist yang Wajib Dipahami

10 Istilah Penting dalam Profesi KOL Specialist yang Wajib Dipahami

Seiring berkembangnya digital marketing, profesi KOL Specialist (Key Opinion Leader Specialist) semakin dibutuhkan oleh brand dan perusahaan. Tugas utamanya adalah mengelola kerja sama antara brand dan influencer agar kampanye pemasaran berjalan efektif. Untuk menjalankan peran ini dengan baik, seorang KOL Specialist perlu memahami berbagai istilah khusus yang sering digunakan dalam industri. Berikut 10 istilah penting yang wajib diketahui.

1. KOL (Key Opinion Leader)

KOL adalah individu yang memiliki pengaruh kuat terhadap audiens tertentu, baik di media sosial, komunitas, maupun industri spesifik. KOL tidak selalu selebritas, tetapi bisa juga micro influencer dengan kredibilitas tinggi di niche tertentu.

2. Influencer Tier

Istilah ini mengelompokkan influencer berdasarkan jumlah pengikutnya, seperti nano, micro, macro, dan mega influencer. Klasifikasi ini membantu KOL Specialist menentukan strategi kampanye dan estimasi budget.

3. Engagement Rate (ER)

Engagement Rate adalah metrik untuk mengukur tingkat interaksi audiens terhadap konten influencer, seperti like, komentar, share, dan save. ER sering menjadi indikator utama efektivitas seorang KOL dibandingkan hanya melihat jumlah followers.

4. Reach

Reach mengacu pada jumlah akun unik yang melihat konten KOL. Metrik ini penting untuk mengetahui seberapa luas jangkauan kampanye yang dijalankan.

5. Impression

Berbeda dengan reach, impression menghitung berapa kali konten ditampilkan, termasuk jika satu akun melihat konten lebih dari satu kali. Angka impression biasanya lebih besar daripada reach.

6. Brief Campaign

Brief campaign adalah dokumen panduan yang diberikan brand kepada KOL. Isinya mencakup tujuan kampanye, pesan utama, target audiens, guideline konten, hashtag, hingga timeline posting.

7. Deliverables

Deliverables adalah bentuk konten yang harus dihasilkan oleh KOL, seperti feed Instagram, Instagram Story, TikTok video, atau live streaming. Jumlah dan jenis deliverables biasanya sudah disepakati di awal kerja sama.

8. Rate Card

Rate card merupakan daftar harga yang ditetapkan oleh KOL untuk setiap jenis konten atau kerja sama. KOL Specialist perlu memahami rate card untuk negosiasi dan penyesuaian dengan anggaran brand.

9. Contract & Agreement

Istilah ini merujuk pada perjanjian kerja sama antara brand dan KOL yang mengatur hak, kewajiban, durasi kerja sama, penggunaan konten, serta sistem pembayaran.

10. Reporting & Insight

Reporting adalah laporan hasil kampanye yang berisi data performa seperti reach, engagement, impression, dan conversion. Dari laporan ini, KOL Specialist menarik insight untuk mengevaluasi efektivitas kampanye dan strategi selanjutnya.

Memahami istilah dalam KOL Specialist menjadi bekal penting bagi generasi muda yang ingin berkarier di dunia digital marketing. Untuk menguasai keterampilan digital marketing dan bisnis secara komprehensif, menempuh pendidikan di Program Studi Bisnis Digital INSTIKI adalah langkah yang tepat. Melalui kurikulum yang relevan dengan industri serta dukungan dosen dan lingkungan kampus yang inovatif, INSTIKI membekali mahasiswa dengan kemampuan yang sangat dibutuhkan di era digital ini.

HIMA-DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional “Visual Storytelling”

HIMA-DKV INSTIKI Gelar Seminar Nasional “Visual Storytelling”

Kembangkan wawasan dan kompetensi generasi muda di bidang fotografi, Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA-DKV) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menunjukkan komitmennya dengan menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Visual Storytelling”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 11 Januari 2026 dan bertempat di Aula INSTIKI, dengan dihadiri generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia fotografi dan visual.

Seminar Nasional “Visual Storytelling” berfokus pada kemampuan fotografer dalam menyampaikan pesan, emosi, serta isu sosial melalui media foto. Di era digital yang sarat dengan konten visual, fotografi tidak lagi hanya dinilai dari aspek teknis semata, tetapi juga dari kekuatan narasi dan makna yang terkandung di dalamnya. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa sebuah foto mampu menjadi media komunikasi yang kuat apabila didukung oleh pemikiran filosofis dan kepekaan visual yang mendalam.

Tujuan utama dari penyelenggaraan seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman filosofi dalam konteks fotografi, sehingga fotografer dan calon fotografer tidak hanya menghasilkan karya yang indah secara visual, tetapi juga bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong inovasi dan kreativitas berbasis pemikiran filosofis, serta memberdayakan pelajar, mahasiswa, dan para fotografer dengan pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan dunia kreatif dan digital saat ini.

Dalam kegiatan ini, HIMA-DKV INSTIKI menghadirkan Keyza Pratama Widiatmika sebagai pembicara. Beliau merupakan praktisi di bidang fotografi yang memiliki pengalaman dalam bidang visual storytelling. Pada sesi pemaparan materi, Keyza Pratama Widiatmika membahas topik “Fotografi – Visual Storytelling”, yang mengulas bagaimana sebuah foto dapat bercerita, menyampaikan emosi, serta merepresentasikan realitas sosial melalui sudut pandang visual yang kuat.

Seminar berlangsung dalam suasana yang interaktif, di mana antusiasme peserta sangat terasa hingga sesi tanya jawab yang menjadi salah satu momen paling dinantikan, karena memberi kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi langsung dan menggali materi lebih dalam. Melalui Seminar Nasional “Visual Storytelling” ini, HIMA-DKV INSTIKI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang fotografi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda kreatif untuk terus berkarya, berpikir kritis, dan menghadirkan visual yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memiliki nilai pesan dan makna yang mendalam.

Skill yang Harus Dikuasai oleh Web Developer di Era Digital?

Skill yang Harus Dikuasai oleh Web Developer di Era Digital?

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat peran web developer menjadi salah satu profesi paling dibutuhkan saat ini. Hampir semua bisnis, organisasi, hingga institusi pendidikan membutuhkan website sebagai sarana informasi, pemasaran, dan transaksi. Oleh karena itu, seorang web developer dituntut untuk memiliki berbagai skill teknis maupun non-teknis agar mampu bersaing dan menghasilkan produk digital yang berkualitas.

1. Penguasaan Dasar Front-End

Skill utama yang wajib dikuasai web developer adalah front-end development. Front-end berfokus pada tampilan dan interaksi website yang langsung dilihat pengguna. Tiga teknologi dasar yang harus dikuasai adalah HTML untuk struktur halaman, CSS untuk desain dan layout, serta JavaScript untuk interaktivitas. Selain itu, pemahaman framework atau library seperti Bootstrap, Tailwind CSS, React, atau Vue.js akan menjadi nilai tambah karena mempercepat proses pengembangan dan membuat tampilan website lebih modern dan responsif.

2. Kemampuan Back-End Development

Selain tampilan, web developer juga perlu memahami sisi back-end, yaitu bagian yang mengatur logika aplikasi dan pengolahan data. Skill back-end meliputi penguasaan bahasa pemrograman seperti PHP, Python, JavaScript (Node.js), atau Java. Web developer juga harus memahami konsep server, API, serta database seperti MySQL, PostgreSQL, atau MongoDB. Dengan skill ini, developer dapat membangun sistem login, pengolahan data, hingga integrasi dengan layanan pihak ketiga.

3. Pemahaman Database dan Keamanan

Database adalah inti dari sebagian besar website modern. Web developer perlu memahami cara merancang struktur database yang efisien, melakukan query, serta mengelola data dengan aman. Selain itu, pengetahuan tentang keamanan website sangat penting, seperti mencegah SQL Injection, XSS, dan memahami konsep enkripsi data. Website yang aman akan meningkatkan kepercayaan pengguna dan kredibilitas bisnis.

4. Version Control dan Tools Development

Skill penting lainnya adalah penggunaan version control system, terutama Git dan platform seperti GitHub atau GitLab. Version control membantu developer mengelola perubahan kode, bekerja dalam tim, dan menghindari konflik saat pengembangan. Selain itu, web developer perlu terbiasa menggunakan tools pendukung seperti code editor (VS Code), package manager, dan debugging tools untuk meningkatkan produktivitas.

5. Responsif Design dan UX/UI Dasar

Website saat ini diakses melalui berbagai perangkat, mulai dari desktop hingga smartphone. Oleh karena itu, web developer harus memahami responsive design agar website tampil optimal di berbagai ukuran layar. Pengetahuan dasar UI/UX juga penting agar website tidak hanya berfungsi, tetapi juga nyaman dan mudah digunakan oleh pengguna.

6. Soft Skill dan Problem Solving

Selain skill teknis, web developer juga perlu memiliki problem solving, kemampuan berpikir logis, komunikasi yang baik, serta kemauan untuk terus belajar. Teknologi web selalu berkembang, sehingga kemampuan beradaptasi menjadi kunci kesuksesan jangka panjang.

Menjadi web developer profesional tidak cukup hanya menguasai satu teknologi. Diperlukan kombinasi skill front-end, back-end, database, keamanan, serta soft skill pendukung. Dengan menguasai skill-skill tersebut, web developer akan lebih siap menghadapi tantangan industri digital dan memiliki peluang karier yang luas di masa depan.

Sebagai penutup, bagi Anda yang ingin menguasai skill web developer secara terstruktur dan siap terjun ke dunia industri digital, kuliah di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) bisa menjadi pilihan tepat. INSTIKI sebagai kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara menawarkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, didukung dosen praktisi, serta pembelajaran berbasis proyek nyata. Melalui lingkungan akademik yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, mahasiswa INSTIKI dibekali kemampuan teknis dan soft skill yang dibutuhkan untuk menjadi web developer profesional dan kompetitif di era digital.

Tips Jago Coding!

Tips Jago Coding!

Di era digital seperti sekarang, kemampuan coding menjadi salah satu skill paling dicari di dunia kerja. Mulai dari pengembangan website, aplikasi mobile, data science, hingga kecerdasan buatan, semuanya membutuhkan kemampuan pemrograman. Namun, banyak orang merasa coding itu sulit dan membingungkan. Padahal, dengan strategi belajar yang tepat dan konsistensi, siapa pun bisa jago coding. Berikut tips efektif yang bisa kamu terapkan.

1. Tentukan Tujuan Belajar Coding
Langkah pertama sebelum mulai coding adalah menentukan tujuan. Apakah kamu ingin menjadi web developer, mobile developer, data analyst, atau game developer? Setiap tujuan membutuhkan bahasa pemrograman yang berbeda. Misalnya, HTML, CSS, dan JavaScript untuk web development; Python untuk data science; atau Java dan Kotlin untuk aplikasi Android. Dengan tujuan yang jelas, proses belajar akan lebih terarah dan tidak mudah menyerah.

2. Mulai dari Dasar, Jangan Terburu-buru
Kesalahan umum pemula adalah ingin langsung membuat aplikasi kompleks. Padahal, pemahaman dasar seperti logika pemrograman, struktur data, dan algoritma sangat penting. Pelajari konsep dasar seperti variabel, conditional, looping, dan function dengan baik. Fondasi yang kuat akan memudahkan kamu memahami materi yang lebih kompleks di kemudian hari.

3. Praktik Lebih Penting daripada Teori
Coding bukan sekadar membaca atau menonton tutorial. Kunci utama untuk jago coding adalah praktik. Cobalah langsung menulis kode, mengerjakan latihan, dan membuat project sederhana. Semakin sering kamu mengetik kode dan menghadapi error, semakin cepat kemampuanmu berkembang. Ingat, error adalah bagian dari proses belajar, bukan tanda kegagalan.

4. Biasakan Membaca dan Memahami Error
Banyak pemula takut ketika programnya error. Padahal, pesan error adalah “petunjuk” untuk memperbaiki kesalahan. Luangkan waktu untuk membaca dan memahami error message yang muncul. Dengan terbiasa menganalisis error, kemampuan problem solving kamu akan meningkat secara signifikan.

5. Gunakan Sumber Belajar yang Tepat
Saat ini, sumber belajar coding sangat melimpah, mulai dari di perkuliahan, artikel, video tutorial, hingga platform belajar online. Pilih sumber yang sesuai dengan gaya belajarmu. Kamu juga bisa memanfaatkan dokumentasi resmi bahasa pemrograman karena biasanya lebih lengkap dan akurat. Selain itu, bergabunglah dengan komunitas coding untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman.

6. Bangun Project Nyata
Salah satu cara tercepat untuk jago coding adalah dengan membangun project nyata. Tidak perlu besar, cukup project sederhana seperti website portofolio, aplikasi to-do list, atau program kalkulator. Project akan melatih kemampuan teknis sekaligus memperkaya portofolio kamu, terutama jika ingin berkarier di bidang IT.

7. Konsisten
Belajar coding adalah proses jangka panjang. Luangkan waktu secara rutin, meskipun hanya 30–60 menit per hari. Konsistensi jauh lebih penting daripada belajar lama tapi jarang. Dengan kesabaran dan latihan yang berkelanjutan, kemampuan coding kamu akan meningkat secara signifikan.

Jago coding bukan soal bakat, melainkan soal kemauan belajar dan konsistensi. Dengan tujuan yang jelas, fondasi yang kuat, banyak praktik, serta kesabaran, siapa pun bisa menguasai coding. Mulailah dari sekarang, karena semakin cepat kamu belajar, semakin besar peluang sukses di dunia digital.

Bagi kamu yang ingin serius mengembangkan kemampuan coding sekaligus mempersiapkan karier di dunia digital, memilih lingkungan belajar yang tepat adalah langkah penting. Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) hadir sebagai kampus IT, bisnis, dan desain yang memberikan pembelajaran berbasis praktik, kurikulum relevan dengan kebutuhan industri, serta dosen berpengalaman. Melalui program studi unggulan di bidang teknologi, bisnis, dan desain, INSTIKI mendukung mahasiswa untuk tidak hanya jago coding, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha. Kuliah di INSTIKI adalah investasi masa depan bagi generasi yang ingin tumbuh dan sukses di era digital.

Mengenal Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) dalam Strategi Pemasaran

Mengenal Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) dalam Strategi Pemasaran

Dalam dunia pemasaran modern yang semakin kompetitif, perusahaan tidak lagi bisa menawarkan produk atau jasa secara umum kepada semua orang. Konsumen memiliki kebutuhan, preferensi, dan perilaku yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat sasaran agar pesan yang disampaikan efektif dan efisien. Salah satu konsep dasar yang sangat penting dalam pemasaran adalah Segmentasi, Targeting, dan Positioning atau yang sering disingkat dengan STP.

Segmentasi Pasar

Segmentasi adalah proses membagi pasar yang luas dan heterogen menjadi kelompok-kelompok konsumen yang lebih kecil dan homogen. Kelompok ini memiliki karakteristik, kebutuhan, atau perilaku yang relatif sama. Dengan melakukan segmentasi, perusahaan dapat memahami siapa saja calon konsumennya dan apa yang mereka butuhkan.

Segmentasi pasar umumnya dibagi ke dalam beberapa jenis. Pertama, segmentasi demografis, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan. Kedua, segmentasi geografis yang berdasarkan wilayah, seperti negara, kota, atau iklim. Ketiga, segmentasi psikografis yang mencakup gaya hidup, kepribadian, dan nilai-nilai yang dianut konsumen. Terakhir, segmentasi perilaku yang berfokus pada kebiasaan pembelian, tingkat loyalitas, dan manfaat yang dicari konsumen. Melalui segmentasi yang tepat, perusahaan dapat merancang strategi pemasaran yang lebih relevan dengan karakter pasar.

Targeting

Setelah pasar dibagi ke dalam beberapa segmen, langkah selanjutnya adalah targeting. Targeting merupakan proses memilih satu atau beberapa segmen pasar yang paling potensial untuk dilayani. Tidak semua segmen harus ditargetkan, karena keterbatasan sumber daya perusahaan seperti modal, waktu, dan tenaga.

Dalam targeting, perusahaan biasanya mempertimbangkan beberapa faktor, seperti ukuran dan pertumbuhan segmen, tingkat persaingan, serta kesesuaian segmen dengan tujuan dan kemampuan perusahaan. Strategi targeting dapat berupa undifferentiated marketing (menyasar seluruh pasar), differentiated marketing (menyasar beberapa segmen dengan penawaran berbeda), concentrated marketing (fokus pada satu segmen tertentu), atau niche marketing. Pemilihan target pasar yang tepat akan membantu perusahaan memaksimalkan peluang keberhasilan produk di pasar.

Positioning

Positioning adalah proses membangun citra atau persepsi produk di benak konsumen dibandingkan dengan produk pesaing. Positioning menjawab pertanyaan penting: “Produk atau merek ini ingin dikenal sebagai apa oleh konsumen?” Positioning yang kuat akan membuat produk mudah diingat, memiliki keunikan, dan relevan dengan kebutuhan target pasar.

Strategi positioning dapat dilakukan berdasarkan manfaat produk, harga, kualitas, penggunaan, atau karakteristik tertentu. Misalnya, suatu merek memposisikan diri sebagai produk berkualitas tinggi, ramah lingkungan, atau memiliki harga terjangkau. Positioning harus konsisten dalam seluruh aktivitas pemasaran, mulai dari desain produk, komunikasi promosi, hingga layanan pelanggan.

Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) merupakan fondasi penting dalam strategi pemasaran. Segmentasi membantu perusahaan memahami pasar, targeting memastikan fokus pada konsumen yang tepat, dan positioning membangun citra produk di benak konsumen. Dengan menerapkan STP secara tepat, perusahaan dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif, efisien, dan mampu bersaing di pasar yang dinamis.

Sebagai konsep dasar dalam pemasaran, Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) menjadi kompetensi penting yang wajib dikuasai oleh pelaku bisnis di era digital. Penerapan STP yang tepat akan membantu bisnis memahami perilaku konsumen digital, memanfaatkan data pasar, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah dan efektif. Melalui Program Studi Bisnis Digital di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), mahasiswa dibekali berbagai skill yang terintegrasi dengan teknologi, digital marketing, dan analisis data, sehingga mampu menciptakan strategi bisnis yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan industri digital saat ini.

Tips Tuntas Skripsi: Strategi Efektif agar Lulus Tepat Waktu

Tips Tuntas Skripsi: Strategi Efektif agar Lulus Tepat Waktu

Sebagai mahasiswa, menyelesaikan skripsi tepat waktu merupakan target penting sebelum melangkah ke dunia profesional. Namun, skripsi sering kali menjadi tantangan besar bagi mahasiswa tingkat akhir karena membutuhkan konsistensi, ketelitian, dan manajemen waktu yang baik. Agar proses skripsi berjalan lebih lancar, berikut tips tuntas skripsi yang dapat kamu terapkan.

Buat Timeline dan Target yang Terukur

Skripsi tidak akan selesai tanpa perencanaan yang jelas. Susun timeline pengerjaan mulai dari proposal, pengumpulan data, analisis, hingga penulisan dan revisi. Target besar sebaiknya dipecah menjadi target kecil, seperti menyelesaikan satu subbab dalam satu minggu. Cara ini membantu mahasiswa tetap fokus dan terhindar dari kebiasaan menunda.

Jalin Komunikasi Aktif dengan Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing berperan penting dalam mengarahkan penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa perlu aktif berkonsultasi dan terbuka terhadap masukan. Jangan menunggu naskah sempurna untuk bimbingan. Justru, diskusi sejak awal akan membantu menghindari kesalahan yang berulang dan mempercepat proses penyelesaian skripsi.

Terapkan Kebiasaan Menulis Secara Konsisten

Menunggu mood untuk menulis sering menjadi penyebab skripsi terhambat. Disiplin menulis setiap hari, meskipun hanya satu atau dua halaman, jauh lebih efektif dibandingkan menunggu waktu ideal. Kebiasaan ini akan membuat beban skripsi terasa lebih ringan dan progres tetap berjalan.

Gunakan Referensi yang Kredibel

Pastikan sumber referensi berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan publikasi terpercaya. Hindari penggunaan sumber yang tidak valid karena dapat memengaruhi kualitas skripsi. Untuk mempermudah sitasi, mahasiswa dapat menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero.

Kelola Stres dan Jaga Kesehatan

Skripsi bukan hanya menguras pikiran, tetapi juga energi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Istirahat yang cukup, olahraga ringan, serta manajemen stres yang baik akan membantu menjaga fokus dan produktivitas selama proses penulisan skripsi.

Menyelesaikan skripsi membutuhkan komitmen, disiplin, dan konsistensi. Dengan strategi yang tepat, skripsi dapat diselesaikan secara optimal dan tepat waktu. Bagi mahasiswa INSTIKI – kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, skripsi bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan langkah awal menuju masa depan profesional yang lebih cerah. Ingat, skripsi tidak harus sempurna, yang terpenting adalah tuntas.

Gali Makna Hidup & Karier, INSTIKI Nihon Bunka Hadirkan Seminar Nasional Ikigai for the Future

Gali Makna Hidup & Karier, INSTIKI Nihon Bunka Hadirkan Seminar Nasional Ikigai for the Future

UKM INSTIKI Nihon Bunka sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional X Expo INSTIKI Nihon Bunka bertajuk “Ikigai for the Future: Seni Menemukan Tujuan Hidup di Tengah Dunia yang Terus Berubah” pada Minggu, 28 Desember 2025, bertempat di Aula Kampus Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan UKM INSTIKI Nihon Bunka yang mengemas pembelajaran filosofi hidup, pengembangan diri, dan kreativitas mahasiswa dalam satu acara yang seru, edukatif, dan inspiratif.

Mengangkat konsep Ikigai, filosofi hidup masyarakat Jepang, seminar ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai pentingnya menemukan keseimbangan antara minat, kemampuan, kebutuhan masyarakat, dan tujuan hidup sebagai fondasi dalam membangun karier yang berkelanjutan dan bermakna. Seminar nasional ini menghadirkan I Wayan Aristana, S.S., seorang narasumber profesional yang berpengalaman dalam bidang pengembangan diri, budaya Jepang, serta pengembangan karier. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep dasar Ikigai dan bagaimana filosofi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan modern, khususnya bagi generasi muda yang tengah menghadapi tantangan globalisasi dan persaingan dunia kerja. Selain itu, peserta juga diajak memahami etos kerja masyarakat Jepang yang dikenal disiplin, konsisten, dan berorientasi pada kualitas, serta relevansinya dengan tuntutan profesional saat ini.

Materi yang disampaikan mencakup cara mengenali potensi diri, menyelaraskan nilai hidup dengan pilihan karier, serta membangun motivasi dan strategi pengembangan diri yang berkelanjutan. Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat berpartisipasi aktif, berbagi pandangan, serta memperoleh pemahaman yang lebih kontekstual sesuai dengan realitas yang mereka hadapi.

Selain seminar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Expo Karya Mahasiswa UKM INSTIKI Nihon Bunka. Expo ini menampilkan berbagai karya seni dan budaya yang terinspirasi dari Jepang sebagai bentuk implementasi nilai kreativitas, eksplorasi diri, dan pemaknaan Ikigai dalam karya nyata. Pameran ini bertujuan menjadi wadah apresiasi karya mahasiswa, menumbuhkan semangat berkarya dan inovasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih kemampuan presentasi karya di hadapan publik. Peserta expo terdiri dari mahasiswa anggota UKM INSTIKI Nihon Bunka yang menampilkan hasil kreativitas terbaik mereka.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui Seminar Nasional X Expo INSTIKI Nihon Bunka “Ikigai for the Future”, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mampu menerapkan nilai Ikigai dalam kehidupan sehari-hari, menentukan arah karier yang sesuai dengan potensi diri, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dan kreativitas di lingkungan akademik.

Jadi Ruang Kebersamaan, FPK-KEMAHKRIS INSTIKI Rayakan Natal Bersama!

Jadi Ruang Kebersamaan, FPK-KEMAHKRIS INSTIKI Rayakan Natal Bersama!

Dalam semangat kasih dan kebersamaan Natal, UKM FPK-KEMAHKRIS Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan kegiatan Natal Bersama bertajuk “Shine Together: Bersinar dalam Kasih” pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di Aula INSTIKI. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Kristen Protestan dan Kristen Katolik INSTIKI untuk merayakan kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, dalam suasana penuh sukacita, kehangatan, dan persaudaraan.

Natal merupakan peringatan lahirnya Yesus Kristus yang setiap tahunnya dirayakan oleh seluruh umat Kristiani di seluruh dunia. Sejalan dengan makna tersebut, FPK-KEMAHKRIS sebagai wadah pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen di INSTIKI turut bersukacita dengan menggelar Natal Bersama sebagai bentuk ungkapan iman, rasa syukur, serta wujud nyata kebersamaan di lingkungan kampus INSTIKI.

Kegiatan Natal Bersama ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, mendorong partisipasi dan keterlibatan aktif mahasiswa Kristen Protestan dan Kristen Katolik INSTIKI dalam momen berbagi kebahagiaan Natal. Kedua, mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar sesama mahasiswa lintas denominasi Kristen di lingkungan kampus. Ketiga, menyampaikan pesan kebahagiaan dan penuh harapan melalui tema “Shine Together”, yang mengajak seluruh mahasiswa untuk terus bersinar dalam kasih, iman, dan perbuatan nyata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan kampus INSTIKI kepada masyarakat luas serta sebagai bentuk pemenuhan program kerja UKM FPK-KEMAHKRIS tahun 2025.

Rangkaian kegiatan Natal Bersama dilaksanakan dalam dua sesi ibadah yang disesuaikan dengan latar belakang denominasi peserta. Ibadah Natal Katolik dilaksanakan pada pagi hari pukul 09.00 WITA, dipimpin oleh Romo RD. Firgianus Botu. Sementara itu, ibadah Natal Protestan dilaksanakan pada sore hari pukul 17.00 WITA, dipimpin oleh Pendeta Eben Matalu, M.Th. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan kebersamaan bagi mahasiswa/i INSTIKI. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas akademik dan kehidupan kampus, Natal Bersama menjadi momen berharga untuk sejenak melepaskan stres, bersantai, serta membangun relasi yang lebih hangat antar sesama mahasiswa. Suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan toleransi yang tercipta diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pribadi, spiritual, dan akademis mahasiswa.

Melalui kegiatan Natal Bersama “Shine Together: Bersinar dalam Kasih”, UKM FPK-KEMAHKRIS INSTIKI berharap nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan pengharapan Natal dapat terus hidup dan diwujudkan dalam kehidupan kampus sehari-hari. Dengan semangat menjadi dan memberi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa dampak positif, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di tengah masyarakat luas.

“Collaboration in Organizing Sahabat Global Outreach Bali 2025” Sukses Digelar!

“Collaboration in Organizing Sahabat Global Outreach Bali 2025” Sukses Digelar!

Kegiatan “Collaboration in Organizing Sahabat Global Outreach Bali 2025” sukses digelar di kampus Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) pada 26 Desember 2025. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk studi banding, yang berfokus pada pertukaran pengetahuan dan pengalaman mengenai peran serta fungsi PIK-M di lingkungan kampus INSTIKI serta program Duta Generasi Berencana (GenRe).

Kegiatan ini melibatkan total 50 peserta, yang terdiri dari 17 orang anggota Kelab Kafeteen Malaysia, 20 orang perwakilan UKM PIK-M Janadi Sahwahita INSTIKI, serta 13 Finalis Duta GenRe INSTIKI. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (AP2KB), Forum GenRe Bali, serta Forum GenRe Kota Denpasar, yang memberikan dukungan serta penguatan materi dalam diskusi yang berlangsung. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif bagaimana PIK-M dan Duta GenRe berkontribusi dalam pembinaan remaja dan mahasiswa, khususnya dalam isu-isu kependudukan, kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pengembangan karakter generasi muda.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan materi oleh PIK-M Janadi Sahwahita INSTIKI, mulai dari program kerja unggulan, serta peran strategis PIK-M dalam menciptakan mahasiswa yang berdaya, berwawasan, dan peduli terhadap isu-isu sosial. Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi oleh Kelab Sahabat Kafeteen Malaysia, serta sesi diskusi interaktif dan sharing session antara peserta dari Indonesia dan Malaysia. Melalui sesi ini, peserta saling bertukar pandangan mengenai tantangan remaja di era modern, peran organisasi kepemudaan dalam membangun karakter generasi muda, serta peluang kolaborasi lintas negara di masa mendatang. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat persahabatan dan kerja sama internasional.

Melalui terselenggaranya Collaboration in Organizing Sahabat Global Outreach Bali 2025, UKM PIK-M Janadi Sahwahita berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring internasional, khususnya dalam bidang kepemudaan dan edukasi. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kolaborasi, toleransi, dan saling menghargai antarbangsa, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi penerus yang berwawasan global dan berkarakter.

Student Exchange ke Malaysia? Bisa! INSTIKI Resmi Jalin Kerja Sama dengan 7 Universitas di Malaysia!

Student Exchange ke Malaysia? Bisa! INSTIKI Resmi Jalin Kerja Sama dengan 7 Universitas di Malaysia!

Kesempatan merasakan atmosfer perkuliahan internasional di luar negeri kini bukan lagi sekadar impian bagi mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Komitmen INSTIKI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring global diwujudkan melalui kerja sama internasional dengan tujuh universitas ternama di Malaysia. Langkah strategis ini membuka peluang luas bagi mahasiswa INSTIKI untuk merasakan pengalaman kuliah di luar negeri sekaligus memperkaya wawasan akademik, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

Kerja sama internasional ini ditandai melalui rangkaian kunjungan resmi sekaligus penandatanganan kerja sama oleh jajaran pimpinan INSTIKI bersama 23 perguruan tinggi di Indonesia dalam agenda APTIKOM Campus Visit ke Malaysia pada 16–20 Desember 2025. Jajaran pimpinan INSTIKI tersebut meliputi Dr. Ir. Aniek Suryanti Kusuma, M.Kom selaku Wakil Rektor I, Dr. Ayu Gede Willdahlia, S.E., M.M selaku Wakil Rektor III, serta I Wayan Sudiarsa, S.T., M.Kom selaku Kepala Departemen Marketing dan Kerja Sama INSTIKI. Selama kunjungan berlangsung, jajaran pimpinan kampus INSTIKI mengunjungi tujuh perguruan tinggi kenamaan di Malaysia dan satu perusahaan pengembang teknologi berbasis kecerdasan buatan guna membangun dan memperkuat kolaborasi internasional.

Adapun tujuh universitas mitra di Malaysia meliputi Raffles University, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), INTI International University & College, University College TATI (UC TATI), UCSI University, serta Universiti Kebangsaan Malaysia. Selain itu, INSTIKI juga menjalin kerja sama dengan Centre for AI, Blockchain & Advanced Research (Cabar AI), sebuah perusahaan pengembang artificial intelligence yang berfokus pada riset dan inovasi teknologi masa depan.

Melalui kerja sama ini, INSTIKI membuka berbagai peluang kegiatan akademik dan non-akademik yang sangat menarik bagi mahasiswa. Beberapa program unggulan yang dicanangkan antara lain pertukaran mahasiswa selama satu semester di INTI International University, program SIT IN atau mengikuti perkuliahan langsung di UTHM dan Raffles University selama satu minggu. Program pertukaran mahasiswa dan SIT IN ini memberikan pengalaman belajar lintas budaya sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa INSTIKI. Tak hanya bagi mahasiswa, kerja sama ini juga menghadirkan peluang kolaborasi publikasi ilmiah antara dosen INSTIKI dengan akademisi dari INTI University dan UCSI University. Selain itu, terdapat kesempatan bagi civitas akademika INSTIKI untuk bergabung dalam konferensi internasional bersama UTHM serta kolaborasi riset bersama Cabar AI.

I Wayan Sudiarsa, S.T., M.Kom selaku Kepala Departemen Marketing dan Kerja Sama INSTIKI menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah besar bagi INSTIKI untuk menuju kampus berkelas internasional. “Ini merupakan peluang besar untuk INSTIKI go international, sekaligus peluang besar bagi mahasiswa INSTIKI yang ingin merasakan bagaimana rasanya kuliah di luar negeri. Kerja sama ini juga sangat mendukung program riset dan pengabdian kepada masyarakat INSTIKI agar dapat berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Malaysia,” ujarnya.

Melalui langkah strategis ini, INSTIKI terus membuka jalan bagi mahasiswanya untuk melangkah lebih jauh, berani bermimpi besar, dan meraih pengalaman akademik kelas dunia sebagai bekal menuju masa depan yang gemilang. Dengan ini, INSTIKI terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global, berwawasan internasional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja di era globalisasi. Bagi mahasiswa INSTIKI, inilah kesempatan untuk memanfaatkan peluang emas dan melangkah lebih jauh menuju pengalaman akademik kelas dunia.