Tips Jitu Mempersiapkan Diri Agar Mudah Diterima Kerja

Tips Jitu Mempersiapkan Diri Agar Mudah Diterima Kerja

Memasuki dunia kerja merupakan fase penting dalam perjalanan hidup seseorang. Namun, tingginya persaingan membuat banyak pencari kerja merasa kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Tidak sedikit pelamar yang memiliki latar belakang pendidikan baik, tetapi belum berhasil diterima kerja. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama agar peluang diterima kerja semakin besar.

1. Pahami Minat dan Arah Karier

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memahami minat, kemampuan, dan tujuan karier. Dengan mengetahui bidang yang ingin ditekuni, kamu dapat lebih fokus mencari pekerjaan yang sesuai. Hal ini juga membantumu terlihat lebih meyakinkan di mata recruiter karena memiliki arah dan motivasi yang jelas.

2. Tingkatkan Skill yang Relevan

Perusahaan saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga keterampilan yang dimiliki kandidat. Selain hard skill sesuai bidang pekerjaan, soft skill seperti komunikasi, kerja tim, manajemen waktu, dan kemampuan beradaptasi juga sangat diperhitungkan. Mengikuti pelatihan, kursus online, webinar, atau sertifikasi dapat menjadi nilai tambah yang signifikan.

3. Susun CV dan Surat Lamaran Secara Profesional

CV adalah pintu pertama menuju tahap seleksi berikutnya. Pastikan CV dibuat ringkas, rapi, dan mudah dipahami. Cantumkan pengalaman, keahlian, dan pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar. Hindari informasi yang tidak perlu dan sesuaikan CV untuk setiap lowongan. Surat lamaran juga sebaiknya ditulis dengan bahasa yang sopan, jelas, dan menunjukkan ketertarikan pada perusahaan.

4. Bangun Portofolio dan Pengalaman

Bagi pelamar fresh graduate maupun profesional, portofolio dapat menjadi bukti nyata kemampuan. Pengalaman magang, proyek kampus, freelance, atau organisasi dapat memperkuat profilmu. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kamu terbiasa bekerja dalam tim dan memiliki tanggung jawab.

5. Jaga Citra Diri dan Personal Branding

Di era digital, jejak online sangat mudah dilacak. Pastikan media sosial mencerminkan citra positif dan profesional. Platform seperti LinkedIn dapat dimanfaatkan untuk membangun personal branding, berbagi insight, serta menjalin relasi dengan profesional di bidang yang diminati.

6. Perluas Relasi dan Networking

Banyak peluang kerja datang dari relasi. Membangun jaringan dengan teman, alumni, dosen, atau komunitas profesional dapat membuka akses informasi lowongan kerja lebih cepat. Mengikuti job fair, seminar, atau kegiatan industri juga dapat memperluas peluang.

7. Persiapkan Diri Menghadapi Wawancara

Tahap wawancara menjadi penentu utama diterima atau tidaknya kamu. Pelajari profil perusahaan, pahami job description, dan latih cara menjawab pertanyaan dengan percaya diri. Tunjukkan sikap sopan, jujur, dan antusias. Recruiter cenderung memilih kandidat dengan attitude baik dan kemauan belajar tinggi.

Mudah diterima kerja bukanlah hasil instan, melainkan buah dari persiapan yang konsisten. Dengan mengenali diri, meningkatkan skill, memperkuat CV dan portofolio, serta membangun relasi, peluang untuk mendapatkan pekerjaan akan semakin terbuka. Tetap semangat, terus belajar, dan jangan mudah menyerah, karena setiap usaha yang dilakukan hari ini akan membawamu lebih dekat pada karier yang diimpikan.

Komitmen Pengabdian Berbuah Prestasi, INSTIKI Raih “Terbaik 3 Penerima Hibah KOSABANGSA Terbanyak 2025”

Komitmen Pengabdian Berbuah Prestasi, INSTIKI Raih “Terbaik 3 Penerima Hibah KOSABANGSA Terbanyak 2025”

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat LLDIKTI Wilayah VIII Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada ajang LLDIKTI VIII Awards Tahun 2025, INSTIKI berhasil meraih Penghargaan Terbaik 3 Perguruan Tinggi Penerima Pendanaan Hibah KOSABANGSA Terbanyak Tahun 2025, dalam Awards Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Penghargaan ini menjadi komitmen INSTIKI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang terus memberikan dampak nyata di masyarakat luas.

LLDIKTI VIII Awards Tahun 2025 diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII di Auditorium Widya Sabha Uttama, Gedung Rektorat Lantai 4, Universitas Warmadewa, pada Kamis (11/12/2025). Acara bergengsi ini dihadiri oleh 105 perguruan tinggi dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kinerja perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU, ASEAN.Eng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LLDIKTI VIII Awards bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan manifestasi apresiasi dan penghargaan tertinggi atas dedikasi, capaian, serta kontribusi perguruan tinggi swasta dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Bali dan NTB.

Direktur Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi (DRPMI) INSTIKI, Putu Wirayudi Aditama, S.Kom., M.Kom., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen seluruh civitas akademika INSTIKI terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, ide-ide inovatif yang dihasilkan melalui program KOSABANGSA terbukti relevan, berdampak, dan mampu bersaing.

“Kami di DRPMI INSTIKI sangat berterima kasih kepada LLDIKTI Wilayah VIII atas kepercayaan dan pendanaan yang diberikan. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh tim dosen, peneliti, dan mahasiswa INSTIKI yang telah bekerja keras menyusun proposal berkualitas dan mengimplementasikan kegiatan pengabdian dengan penuh dedikasi,” ungkap Putu Wirayudi Aditama, S.Kom., M.Kom.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, memastikan bahwa INSTIKI tidak hanya unggul dalam pendidikan teknologi dan bisnis, tetapi juga menjadi agen perubahan positif yang berkontribusi aktif dalam pembangunan dan kemajuan bangsa melalui kolaborasi nyata di tengah masyarakat,” tutupnya.

10 Istilah Penting dalam Ads yang Wajib Dipahami Pemula

10 Istilah Penting dalam Ads yang Wajib Dipahami Pemula

Dalam dunia pemasaran digital, istilah ads atau periklanan online sudah menjadi bagian penting dari strategi promosi bisnis. Namun, bagi pemula, banyaknya istilah teknis dalam iklan digital sering kali terasa membingungkan. Padahal, memahami istilah-istilah dasar dalam ads sangat membantu agar kampanye iklan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Berikut ini adalah 10 istilah penting dalam ads yang wajib kamu pahami.

1. Impression

Impression adalah jumlah berapa kali iklan kamu ditampilkan kepada pengguna. Setiap kali iklan muncul di layar, itu dihitung sebagai satu impression, meskipun tidak diklik. Istilah ini berguna untuk mengukur seberapa luas jangkauan iklan yang kamu jalankan.

2. Click

Click adalah jumlah klik yang diterima oleh iklan. Jika seseorang menekan iklan dan diarahkan ke halaman tujuan, maka itu dihitung sebagai satu click. Click menjadi indikator awal ketertarikan audiens terhadap iklanmu.

3. Click Through Rate (CTR)

CTR merupakan persentase perbandingan antara jumlah klik dan jumlah impression. Semakin tinggi CTR, semakin efektif iklan dalam menarik perhatian audiens. CTR sering digunakan untuk mengevaluasi kualitas desain dan pesan iklan.

4. Cost Per Click (CPC)

CPC adalah biaya yang harus dibayar setiap kali iklan diklik. Sistem ini umum digunakan pada platform iklan digital seperti Google Ads dan Meta Ads. Mengontrol CPC penting agar anggaran iklan tetap efisien.

5. Cost Per Mille (CPM)

CPM berarti biaya yang dibayarkan untuk setiap 1.000 impression. Istilah ini sering digunakan pada iklan berbasis awareness, di mana tujuan utama adalah meningkatkan visibilitas brand, bukan langsung mendapatkan klik.

6. Conversion

Conversion terjadi ketika pengguna melakukan tindakan yang diinginkan setelah melihat atau mengklik iklan, seperti membeli produk, mendaftar, atau mengisi formulir. Conversion menjadi indikator keberhasilan utama dalam kampanye ads.

7. Conversion Rate

Conversion Rate adalah persentase jumlah conversion dibandingkan dengan jumlah klik. Istilah ini membantu mengukur seberapa efektif iklan dan halaman tujuan dalam mendorong audiens melakukan aksi.

8. Target Audience

Target audience adalah kelompok orang yang menjadi sasaran iklan, berdasarkan usia, lokasi, minat, perilaku, hingga kebiasaan online. Penentuan target audience yang tepat akan meningkatkan efektivitas kampanye iklan.

9. Landing Page

Landing page adalah halaman tujuan yang dikunjungi pengguna setelah mengklik iklan. Landing page yang baik harus relevan dengan iklan, memiliki tampilan menarik, dan memudahkan audiens melakukan tindakan yang diharapkan.

10. Return on Ad Spend (ROAS)

ROAS adalah metrik untuk mengukur keuntungan dari iklan dengan membandingkan pendapatan yang dihasilkan terhadap biaya iklan. Semakin tinggi ROAS, semakin menguntungkan kampanye ads yang dijalankan.

Pemahaman tentang istilah dan strategi dalam dunia ads menjadi bekal penting bagi siapa pun yang ingin berkarier di ranah pemasaran digital. Melalui perkuliahan di Bisnis Digital di INSTIKI, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep dasar periklanan online, tetapi juga dibekali praktik nyata, analisis data, dan strategi digital terkini yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan lingkungan akademik yang adaptif dan berbasis teknologi, INSTIKI menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin berkembang, inovatif, dan siap bersaing di dunia bisnis digital masa kini dan masa depan.

5 Aplikasi Terpopuler untuk Graphic Designer

Dalam dunia kreatif yang terus berkembang, graphic designer membutuhkan alat yang tepat untuk menghasilkan karya visual yang menarik, profesional, dan sesuai kebutuhan industri. Mulai dari aplikasi tingkat profesional hingga platform praktis untuk desain cepat, ada banyak pilihan yang bisa digunakan sesuai gaya kerja dan kebutuhan proyek. Berikut lima aplikasi terpopuler yang paling banyak digunakan oleh desainer grafis, lengkap dengan karakteristik dan keunggulannya.

1. Adobe Photoshop 

Adobe Photoshop sudah lama dikenal sebagai “raja” dalam dunia pengeditan foto dan manipulasi gambar. Aplikasi ini menawarkan kontrol penuh terhadap detail, warna, tekstur, dan berbagai elemen visual lainnya. Fitur seperti layer, masking, brush custom, hingga tools berbasis AI memungkinkan desainer menghasilkan karya tingkat tinggi, mulai dari retouching foto hingga membuat ilustrasi digital. Photoshop sangat cocok untuk kebutuhan yang memerlukan ketelitian piksel dan pengolahan gambar yang kompleks. Meskipun kurva belajarnya cukup tinggi, hasil yang dapat dicapai sebanding dengan fleksibilitas dan kekuatan fitur yang ditawarkannya.

2. Adobe Illustrator

Untuk desain berbasis vektor, Adobe Illustrator menjadi pilihan utama para profesional. Aplikasi ini sempurna digunakan untuk membuat logo, ikon, tipografi kustom, hingga ilustrasi yang membutuhkan skalabilitas tanpa kehilangan kualitas. Illustrator menyediakan berbagai tools vektor yang presisi, seperti Pen Tool, Shape Builder, dan fitur pembuatan grid yang memudahkan desainer bekerja lebih rapi dan terstruktur. Integrasinya yang kuat dengan Photoshop dan aplikasi Adobe lainnya juga menjadi alasan banyak desainer mengandalkannya dalam workflow harian.

3. Figma

Dalam bidang UI/UX design, Figma adalah aplikasi yang semakin mendominasi karena sifatnya yang berbasis cloud dan memungkinkan kolaborasi real-time. Desainer dapat membuat wireframe, desain antarmuka, hingga prototipe interaktif yang mudah dibagikan kepada developer atau anggota tim lainnya. Figma sangat ringan karena berjalan di browser, dan fitur kolaborasinya membantu tim bekerja secara efisien tanpa perlu mengirim file bolak-balik. Selain itu, banyaknya plugin dan komunitas yang aktif membuat Figma menjadi alat yang fleksibel dan terus berkembang dengan kebutuhan industri digital.

4. Affinity Designer

Affinity Designer hadir sebagai solusi bagi desainer yang ingin kemampuan profesional tanpa biaya langganan bulanan. Aplikasi ini menawarkan fitur vektor dan raster dalam satu platform, membuatnya cukup fleksibel untuk berbagai jenis pekerjaan desain. Performa Affinity Designer yang cepat dan tampilan antarmuka yang bersih membuat banyak desainer mulai beralih ke aplikasi ini, terutama freelancer atau studio kecil yang ingin menghemat biaya tanpa mengorbankan kualitas kerja.

5. Canva

Canva menjadi salah satu aplikasi favorit karena kemudahan penggunaannya. Dengan ribuan template yang siap pakai, Canva memungkinkan siapa saja membuat desain menarik dalam hitungan menit. Mulai dari poster, konten media sosial, presentasi, hingga materi promosi, semuanya dapat dibuat dengan mudah. Meskipun tidak sekompleks Photoshop atau Illustrator, Canva sangat bermanfaat untuk pekerjaan cepat, konten harian, atau untuk pengguna yang tidak memiliki latar belakang desain profesional. Fleksibilitas penggunaan lewat web maupun aplikasi mobile juga menjadi nilai tambah yang besar.

Dengan beragamnya aplikasi desain yang berkembang pesat, mulai dari Photoshop, Illustrator, Figma, Affinity Designer, hingga Canva, peluang untuk berkarya di bidang kreatif semakin luas dan menarik. Agar mampu bersaing, seorang desainer tidak hanya perlu menguasai tools, tetapi juga memahami konsep visual, estetika, dan strategi komunikasi yang kuat. Di sinilah Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) INSTIKI menjadi pilihan tepat bagi calon desainer masa depan. Melalui kurikulum kreatif, dosen berpengalaman, serta lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, DKV INSTIKI membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis dan kreativitas mendalam untuk siap berkarya di industri kreatif masa kini.

INSTIKI Dianugerahi Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam atas Dedikasi Sosial di Kota Denpasar

INSTIKI Dianugerahi Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam atas Dedikasi Sosial di Kota Denpasar

Kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai institusi pendidikan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Di momen peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025, INSTIKI kembali meraih Piagam Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam dari Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial. Penghargaan ini diserahkan pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Ruang Mahottama, Lantai III Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang Denpasar.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan Piagam Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam Tahun 2025 kepada INSTIKI, yang diwakili langsung oleh Ni Putu Suci Meinarni, S.H., LL.M selaku Kepala Departemen Pengelolaan PKM dan Pemberdayaan Hasil Riset INSTIKI. Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Denpasar menyatakan bahwa penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi institusi pendidikan, pilar-pilar sosial, hingga stakeholder yang berperan aktif mendukung program kesejahteraan sosial. “Pembangunan di Kota Denpasar selalu kita polakan dengan pola kolaborasi. Seluruh elemen masyarakat bahu-membahu menuntaskan persoalan kemiskinan dan berbagai masalah sosial,” ujarnya.

Penghargaan ini diberikan kepada INSTIKI sebagai apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan program-program sosial yang inklusif sehingga dapat membuka akses pelatihan dan pengembangan diri bagi penyandang disabilitas. Komitmen tersebut tercermin melalui program pengajaran desain bagi penyandang difabel. Sebuah langkah nyata untuk menghadirkan ruang kreativitas tanpa batas. Program ini dilaksanakan oleh para dosen DKV INSTIKI, meliputi Ngakan Putu Darma Yasa, S.Kom., M.Sn; Dr. I Nyoman Jayanegara, S.Sn., M.Sn; Dr. I Made Marthana Yusa, M.Ds; Dr. I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan, S.Sn., M.Sn; serta I Wayan Adi Putra Yasa, S.Kom., M.Sn. Para dosen DKV INSTIKI tidak hanya mengajar, tetapi juga mendampingi peserta pelatihan secara langsung. Langkah ini dilakukan agar dapat menghadirkan ruang belajar yang suportif sekaligus aplikatif.

Dengan diraihnya penghargaan ini, menjadi dorongan bagi INSTIKI untuk terus memperluas kontribusi sosial, memperkuat program inklusi, serta melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi sehingga dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat luas. Besar harapan, kedepan INSTIKI dapat terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas, maupun institusi lain, untuk menghadirkan kesempatan yang setara bagi semua. Sejalan dengan semangat bahwa setiap individu adalah bagian dari satu keluarga besar kemanusiaan. Semangat menjadi dan memberi!

Wamenbud RI Dukung Penuh Inovasi Nusaheritage.id

Wamenbud RI Dukung Penuh Inovasi Nusaheritage.id

Ketika teknologi menjaga budaya negeri dan berhasil meraih prestasi, inilah inovasi Nusaheritage.id. Upaya pelestarian budaya Indonesia kembali mendapatkan angin segar. Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, menyatakan dukungannya terhadap inovasi digital Nusaheritage.id, sebuah terobosan yang semakin memperkuat jembatan antara budaya dan teknologi.

Nusaheritage.id tak hanya mencuri perhatian karena konsepnya yang mengusung teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga karena prestasinya di kancah nasional. Dalam ajang Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia “Budaya Go!” 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, platform ini berhasil meraih Juara 1 Kategori Profesional. Puncak penghargaan berlangsung meriah pada Malam Apresiasi di Pos Bloc, Jakarta Pusat, 7 Desember 2025, dan menjadi momen bersejarah dan penting bagi para inovator budaya di seluruh Indonesia.

Sebagai pusat data imersif warisan budaya nusantara berbasis AI, Nusaheritage.id hadir memberikan solusi yang menjadi benteng digital untuk warisan budaya nusantara. Nusaheritage.id memberikan berbagai fitur unggulan, mulai dari “Portal Riset” untuk akses data research-grade untuk akademisi dengan anotasi dan pengukuran, “Portal Edukasi” yang menampilkan tur VR interaktif dan museum digital untuk pembelajaran imersif sekolah dan universitas, “AI Cultural Analytics” yakni sistem AI cerdas untuk mengklasifikasi pola, menghubungkan peninggalan budaya, dan menganalisis data budaya lintas daerah secara otomatis, serta fitur “Community Collaboration Hub” yang memberdayakan komunitas dan pelaku budaya untuk mengunggah data dan konten edukasi warisan budaya mereka. Inovasi ini menjadi bukti bahwa budaya dan teknologi dapat berjalan berdampingan dalam menghadapi arus modernisasi dan digitalisasi yang semakin cepat.

Di balik karya inovasi besar ini, berdiri tim solid yang merupakan kolaborasi lintas kampus di Bali. Diketuai oleh Ir. Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom (INSTIKI), serta beranggotakan Ir. I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, S.T., M.T (INSTIKI), Ir. Ida Bagus Gede Sarasvananda, S.Kom., M.Cs (UNUD), Ir. I Komang Arya Ganda Wiguna, S.Kom., M.Cs (UNUD), dan Rizkita Ayu Mutiarani, S.Sn., M.Sn (ISI Bali). Karya inovasi yang dipimpin INSTIKI dengan berkolaborasi bersama Universitas Udayana dan ISI Bali ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar kampus mampu melahirkan karya yang berdampak besar.

Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) RI, Giring Ganesha, memberikan apresiasi tinggi kepada tim Nusaheritage.id. Beliau menegaskan bahwa teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap tradisi dan budaya, melainkan sebagai alat yang dapat memperkuatnya.

“Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menggantikan peran manusia dan budayawan, tetapi AI harus membantu budayawan melestarikan dan mengembangkan kebudayaan,” ujar Giring dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025). Pernyataan ini menegaskan visi pemerintah bahwa inovasi digital seperti Nusaheritage.id adalah bagian dari masa depan pelestarian budaya Indonesia. -(PDM)

Inovasi Dosen INSTIKI “Nusaheritage.id” Raih Juara 1 Kategori Profesional di Budaya Go! Ungguli 627 Inovator se-Indonesia!

Inovasi Dosen INSTIKI “Nusaheritage.id” Raih Juara 1 Kategori Profesional di Budaya Go! Ungguli 627 Inovator se-Indonesia!

Jakarta, 7 Desember 2025 — Di tengah derasnya modernisasi dan arus digitalisasi, satu pertanyaan besar selalu hadir: mampukah kita menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan relevan? Jawabannya datang dari dosen INSTIKI bersama dengan tim yang berhasil mengembangkan Nusaheritage.id, sebuah platform berbasis AI yang menjadi Pusat Data Imersif Warisan Budaya Nusantara. Inovasi ini mengantarkan tim Nusaheritage.id meraih Juara 1 Kategori Profesional dalam Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia “Budaya Go!” 2025, yang puncaknya digelar pada Malam Apresiasi di Pos Bloc, Jakarta Pusat, 7 Desember 2025.

Acara prestisius yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital ini menorehkan partisipasi luar biasa: 627 tim dari 33 provinsi, dengan 20 tim terbaik terdiri dari 10 tim kategori Pelajar/Mahasiswa dan 10 tim kategori Profesional melaju ke Grand Final. Selama empat hari, para finalis, termasuk dari tim Nusaheritage.id menjalani pameran karya, penjurian intensif, hingga demo produk di hadapan juri dari kalangan akademisi, teknolog, dan budayawan. Tim Nusaheritage.id terdiri dari Ir. Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom (INSTIKI) sebagai Ketua Tim, dan beranggotakan Ir. I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, S.T.,M.T (INSTIKI), Ir. Ida Bagus Gede Sarasvananda, S.Kom., M.Cs (UNUD), Ir. I Komang Arya Ganda Wiguna, S.Kom., M.Cs (UNUD), serta Rizkita Ayu Mutiarani, S.Sn., M.Sn (ISI Bali). Tim ini merupakan kolaborasi lintas kampus di Bali, dipimpin oleh INSTIKI dan berkolaborasi bersama UNUD serta ISI Bali.

Hadir memberikan solusi inovatif, Nusaheritage.id berhasil meraih Juara 1 Kategori Profesional dalam Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia “Budaya Go!” 2025. Di tengah kelebihan Indonesia yang memiliki lebih dari 1.331 kelompok etnis dan 11.400 objek warisan budaya. Namun ironisnya, kurang dari 20% yang terdokumentasikan dengan memadai. Dengan ancaman bencana alam, gempa, hingga kebakaran, warisan budaya Indonesia berada dalam kondisi rapuh. “Begitu hilang, hilang semuanya. Di sinilah Nusaheritage.id hadir sebagai benteng digital peradaban Indonesia,” ungkap Ketua Tim, Ir. Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom.

Platform ini bekerja untuk mengubah arsip budaya menjadi digital twin berpresisi tinggi, dengan empat fondasi utama: Pelindungan Presisi Tinggi, Akses Riset & Edukasi Terbuka, Integrasi AI & Pengetahuan Budaya, serta Ekosistem Kolaboratif & Partisipatif. “Nusaheritage.id bukan sekadar galeri digital,” tegasnya. “Nusaheritage.id adalah infrastruktur pengetahuan budaya nasional dengan ribuan aset budaya melalui 32 tur VR yang telah diverifikasi.”

Kunci kemenangan Nusaheritage.id bukan hanya digitalisasi aset budaya. Yang memukau adalah bagaimana tim Nusaheritage.id membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat ditingkatkan ke level imersif dan berkelanjutan, melampaui sekadar pemindaian data. Dikembangkan di bawah Pusat Studi Digitalisasi Budaya Bali INSTIKI, platform ini mengusung visi futuristik sebagai “Black Box Imersif Budaya Nusantara.” Bayangkan sebuah black box yang mampu merekam perjalanan waktu suatu budaya, mulai dari wujud fisik, ruang, narasi, hingga konteks sosialnya. Dengan teknologi fotogrametri, LiDAR, AI, dan VR, Nusaheritage.id menyajikan pengalaman menjelajah budaya Nusantara seolah hadir langsung di ruang dan masa aslinya. Data yang direkam bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dilestarikan selamanya, melampaui rentan waktu.

Melalui pengembangan yang berkelanjutan, Nusaheritage.id mengajak masyarakat, peneliti, akademisi, komunitas budaya, hingga pemerintah untuk ikut membangun benteng digital ini. “Kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi. Mari menjaga peradaban budaya Indonesia agar tetap hidup di dunia digital, sekarang, besok, dan selamanya.” –(PDM)

Kiat Mempersiapkan Presentasi Anti Gagal!

Kiat Mempersiapkan Presentasi Anti Gagal!

Presentasi sering menjadi momen yang menentukan, baik dalam dunia akademik, perkuliahan, bisnis, maupun pekerjaan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa gugup atau bahkan blank ketika harus tampil di depan umum. Kabar baiknya, presentasi yang efektif tidak semata-mata bergantung pada bakat, tetapi lebih pada persiapan yang matang. Berikut adalah kiat ampuh untuk mempersiapkan presentasi agar anti gagal dan tampil lebih meyakinkan.

1. Mulai dari Tujuan yang Jelas

Sebelum menyusun slide atau mencari data pendukung, tentukan dulu apa tujuan utama presentasi kamu. Apakah ingin menginformasikan, meyakinkan, menawarkan solusi, atau menginspirasi? Tujuan inilah yang akan menjadi fondasi dari alur presentasi kamu.

Tips:

  • Rumuskan tujuan dalam satu kalimat singkat.

  • Pastikan setiap bagian presentasi mengarah ke tujuan tersebut.

2. Pahami Audiens Kamu

Presentasi yang kuat adalah presentasi yang relevan. Pahami siapa pendengar kamu mulai dari usia, latar belakang, kebutuhan, serta harapan mereka. Mengapa penting? Karena audiens yang merasa “ini cocok untuk saya” akan lebih mudah fokus dan menerima pesan kamu.

3. Buat Struktur yang Rapi dan Mengalir

Struktur adalah kunci agar audiens tidak tersesat dan kamu pun tidak bingung saat berbicara. Jangan memasukkan terlalu banyak informasi dalam satu slide. Ingat, slide adalah pendukung, bukan naskah.

Gunakan struktur sederhana berikut:

  • Pembuka kuat: cerita singkat, fakta mengejutkan, atau pertanyaan pemantik.

  • Isi utama: poin-poin penting yang dijelaskan secara runtut.

  • Penutup: rangkuman dan ajakan jelas.

4. Visual yang Sederhana, Bersih, dan Bermakna

Desain slide yang baik tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga memperkuat pesan. Presentasi profesional biasanya sederhana, bukan ramai.

Kiat visual anti gagal:

  • Gunakan font besar, mudah dibaca.

  • Batasi teks: maksimal 6 baris per slide.

  • Manfaatkan grafik, ikon, atau gambar relevan.

5. Latihan, Latihan, dan Latihan

Latihan adalah senjata utama untuk menghapus kegugupan.

Cara latihan efektif:

  • Gunakan timer agar durasi sesuai.

  • Latihan sambil berdiri untuk membiasakan gesture.

  • Rekam diri sendiri agar tahu bagian yang perlu diperbaiki.

  • Latih transisi antar poin supaya flow terasa natural.

6. Kendalikan Bahasa Tubuh dan Intonasi

Bahasa tubuh yang tepat mampu membuat kamu terlihat percaya diri meskipun sebenarnya gugup.

Yang perlu diperhatikan:

  • Tatap audiens secara merata.

  • Gunakan gestur tangan hingga ekspresi.

  • Gunakan jeda untuk memberi penekanan.

7. Persiapkan Hal Teknis Sebelum Tampil

Hal teknis sering terlihat sepele tetapi sangat menentukan kenyamanan presentasi. Dengan persiapan teknis, kamu bisa menghindari panik di menit terakhir.

Checklist sebelum tampil:

  • Cek koneksi laptop–proyektor.

  • Pastikan pointer/remote berfungsi.

  • Siapkan file cadangan (USB & cloud).

  • Gunakan pakaian yang rapi dan nyaman.

8. Antisipasi Pertanyaan

Sesi tanya jawab sering menjadi bagian paling menegangkan. Namun, kamu bisa mengantisipasinya.

Caranya:

  • Bayangkan pertanyaan potensial dari audiens.

  • Siapkan jawaban singkat dan jelas.

  • Jika ada pertanyaan sulit, tarik napas lalu jawab secara tenang dan terstruktur.

Presentasi yang anti gagal bukan soal perfeksionisme, melainkan persiapan yang tepat. Dengan memahami audiens, membuat struktur yang jelas, menata visual dengan bijak, serta latihan yang konsisten, kamu akan tampil lebih percaya diri dan mampu menyampaikan pesan dengan kuat. Persiapan adalah setengah dari kemenangan dan sisanya adalah keyakinan saat kamu berdiri di depan audiens. Selamat mencoba tips di atas!

Tips Interview Kerja: Jawaban Cerdas untuk Pertanyaan Sulit

Tips Interview Kerja: Jawaban Cerdas untuk Pertanyaan Sulit

Wawancara kerja sering kali menjadi momen yang paling menegangkan dalam proses rekrutmen. Meski CV kamu sudah rapi dan pengalamanmu cocok dengan posisi yang dilamar, tetap saja ada rasa deg-degan saat harus duduk berhadapan dengan HR atau user dan menjawab pertanyaan-pertanyaan “menjebak”. Tapi tenang, kunci sukses interview sebenarnya adalah persiapan yang tepat dan kemampuan menjelaskan diri dengan jelas, jujur, dan profesional. Berikut beberapa tips dan contoh jawaban cerdas untuk menghadapi pertanyaan interview yang sulit.

1. “Ceritakan tentang diri Anda.”

Meskipun terdengar sederhana, pertanyaan ini sering membuat kandidat bingung. Banyak yang menjawab terlalu panjang atau terlalu umum. Cara paling aman adalah menggunakan struktur: latar belakang singkat → pengalaman relevan → nilai tambah.

Contoh jawaban cerdas:
“Saya memiliki pengalaman 3 tahun sebagai admin data. Saya terbiasa mengelola database, membuat laporan mingguan, dan memastikan akurasi data. Saya orang yang detail-oriented dan suka mengoptimalkan proses kerja. Ke depannya, saya ingin berkontribusi lebih besar dalam tim yang dinamis seperti di perusahaan ini.”

2. “Apa kelemahan terbesar Anda?”

Tujuan HR bukan mencari kesalahanmu, tapi melihat seberapa sadar diri kamu dan bagaimana kamu mengembangkan diri. Pilih kelemahan yang nyata, namun sertai dengan langkah kamu mengatasinya.

Contoh jawaban:
“Dulu saya sering terlalu fokus pada detail sehingga waktu pengerjaan jadi lebih lama. Sekarang saya membuat prioritas dan time limit agar tetap teliti tanpa mengorbankan deadline.”

3. “Mengapa kami harus merekrut Anda?”

Ini kesempatanmu untuk ‘menjual diri’ secara elegan. Fokus pada keterampilan, pengalaman relevan, dan nilai unik yang bisa kamu bawa.

Contoh jawaban:
“Saya memiliki kemampuan analisis dan pengalaman mengelola laporan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan posisi ini. Selain itu, saya cepat beradaptasi dan terbiasa bekerja dengan target. Saya yakin bisa memberikan kontribusi nyata sejak awal.”

4. “Ceritakan saat Anda menghadapi konflik di tempat kerja.”

Pertanyaan perilaku seperti ini menguji kemampuanmu menyelesaikan masalah. Gunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result).

Contoh jawaban:
“Dalam proyek sebelumnya, terjadi perbedaan pendapat mengenai prioritas tugas. Saya mengajak tim melakukan diskusi singkat untuk menyamakan tujuan. Setelah itu, kami menyusun ulang timeline dan hasilnya proyek selesai lebih cepat dari rencana.”

5. “Berapa ekspektasi gaji Anda?”

Jawaban yang terlalu rendah bisa merugikan, sedangkan terlalu tinggi bisa membuatmu tidak dipertimbangkan. Trik aman adalah menyebutkan range dan menegaskan fleksibilitas.

Contoh jawaban:
“Berdasarkan riset saya dan pengalaman yang relevan, range gaji yang sesuai untuk posisi ini sekitar RpX–RpY. Namun saya fleksibel dan lebih fokus pada kesempatan berkembang.”

6. Tips Tambahan Agar Interview Lancar

  • Riset perusahaan dan posisi sebelum datang. Pahami budaya, produk, dan ekspektasi kerja.

  • Latihan berbicara di depan cermin atau bersama teman. Ini membantu memperlancar penyampaian.

  • Gunakan bahasa tubuh positif: senyum, kontak mata, dan duduk tegap.

  • Berikan pertanyaan balik untuk menunjukkan ketertarikanmu.

  • Tetap tenang, ingat bahwa interview adalah percakapan dua arah, bukan interogasi.

Kemampuan menghadapi interview kerja tidak hanya bergantung pada pengalaman, tetapi juga fondasi pengetahuan dan keterampilan yang kuat. Karena itu, memilih tempat kuliah yang tepat menjadi langkah penting untuk membangun masa depan karier yang lebih cerah. INSTIKI sebagai kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara menyediakan lingkungan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, dosen berpengalaman, serta kurikulum yang mendukung pengembangan soft skills seperti komunikasi, problem solving, dan profesionalisme. Dengan bekal tersebut, lulusan INSTIKI akan lebih siap menghadapi interview kerja maupun tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.

Bangun Kolaborasi! ITB Widya Gama Lumajang Mengadakan Kunjungan Diskusi & Benchmarking RPL ke INSTIKI!

Bangun Kolaborasi! ITB Widya Gama Lumajang Mengadakan Kunjungan Diskusi & Benchmarking RPL ke INSTIKI!

Kamis, 04 Desember 2025, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menerima kunjungan resmi dari Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang (ITB Widya Gama Lumajang) dalam rangka kegiatan Kunjungan Diskusi dan Benchmarking Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Acara ini diselenggarakan di Aula INSTIKI, yang menjadi lokasi berlangsungnya rangkaian diskusi strategis antara kedua institusi pendidikan tinggi tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama akademik serta memperdalam pemahaman mengenai implementasi RPL sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kunjungan ini, kedua institusi mendapatkan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan praktik pengelolaan RPL, sehingga dapat memperkaya wawasan serta mendukung pengembangan tata kelola RPL yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Pada kesempatan ini, Wakil Rektor I INSTIKI, Dr. Ir. Aniek Suryanti Kusuma, M.Kom, menyampaikan sambutan hangat kepada kehadiran Rektor beserta jajaran ITB Widya Gama Lumajang di kampus INSTIKI. Beliau mengucapkan selamat datang dan menyampaikan rasa terhormat atas kehadiran jajaran di kampus INSTIKI. Dalam sambutannya, Beliau menekankan bahwa kunjungan ini menjadi ruang bagi kedua institusi untuk saling berbagi wawasan, menggali pengalaman, serta berdiskusi mengenai pengembangan kampus dan implementasi RPL. Harapannya, sesi berbagi ini dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.

Sementara itu, Rektor ITB Widya Gama Lumajang, Dr. Khoirul Ifa, S.E., M.SE, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan hangat dari pihak INSTIKI. Beliau menjelaskan bahwa studi banding ini berfokus pada pemahaman dan penguatan pengelolaan RPL, sehingga ITB Widya Gama Lumajang dapat memperoleh referensi dan perspektif baru dari praktik yang diterapkan di INSTIKI. Beliau berharap diskusi dan kunjungan ini dapat menjadi awal kolaborasi yang produktif serta memberikan dampak positif bagi pengembangan program RPL di masing-masing institusi.

Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk melanjutkan kolaborasi dalam pelaksanaan benchmarking program RPL. Setelah rangkaian tersebut, acara berlanjut dengan pemutaran video profil INSTIKI serta pemaparan materi mengenai pengelolaan RPL di INSTIKI yang disampaikan oleh Kepala Departemen Pengembangan Teknologi dan Evaluasi Kurikulum, Anak Agung Gde Ekayana, S.Pd., M.Pd. Pemaparan ini kemudian diteruskan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pandangan serta memperdalam pemahaman terkait implementasi RPL.

Melalui kegiatan ini, INSTIKI dan ITB Widya Gama Lumajang memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kunjungan benchmarking ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan menuju peningkatan mutu akademik, khususnya dalam implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau.