
DENPASAR – Wisuda XXVIII INSTIKI digelar di The Meru, Sanur, Jumat (2/10), dengan mengukuhkan sebanyak 526 mahasiswa dari berbagai program studi. Para lulusan tersebut berasal dari Program Studi Informatika, Rekayasa Sistem Komputer, Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual, serta Program Magister (S2).
Program Studi Informatika menjadi penyumbang lulusan terbanyak dalam Wisuda XXVIII Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), yakni sebanyak 312 mahasiswa. Selanjutnya, Desain Komunikasi Visual sebanyak 106 mahasiswa, Rekayasa Sistem Komputer 53 mahasiswa, Bisnis Digital 36 mahasiswa, serta Program Magister (S2) sebanyak 19 mahasiswa. Pelaksanaan Wisuda XXVIII INSTIKI tidak hanya menjadi momentum pengukuhan para lulusan. Dalam kesempatan tersebut, INSTIKI juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Selain itu, kampus memberikan dukungan berupa beasiswa bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 di luar negeri.
Rektor INSTIKI Bali, Dr. I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan bekal yang lebih luas kepada mahasiswa. Tidak hanya pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang studi, tetapi juga sikap atau attitude yang nantinya menjadi bekal ketika lulusan terjun ke dunia kerja dan masyarakat.
Menurutnya, pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Dari 526 wisudawan yang dikukuhkan dalam Wisuda XXVIII INSTIKI, sekitar 45 persen di antaranya telah bekerja dan diterima di berbagai bidang pekerjaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu capaian yang menunjukkan bahwa lulusan telah mampu memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
“Perguruan tinggi bertanggung jawab bagaimana menghadirkan SDM yang berkualitas untuk masyarakat,” jelasnya.
Rektor INSTIKI berharap para lulusan dapat menjadi sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat sekaligus membawa kebanggaan bagi keluarga.
Di sisi lain, INSTIKI terus mengembangkan program studi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Sejumlah bidang yang berkaitan dengan digital juga semakin diminati, termasuk Bisnis Digital. Rektor menjelaskan, sejak awal INSTIKI mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan setelah lulus. Mahasiswa juga diarahkan untuk memanfaatkan keahlian yang dimiliki sehingga mampu menghasilkan karya dan membangun kemandirian.
“Dari awal kami menekankan, kami lebih mengarahkan bagaimana SDM yang dicetak mampu berkarya, akan bisa mandiri dengan keahlian yang kamu punya. Berkaryalah, misal informatika, design komunikasi visual, buat karya. Lakukan sesuatu untuk bisa mandiri. Itu intinya,” ucap rektor INSTIKI. Menurutnya, kemampuan menghasilkan karya dan mengembangkan potensi secara mandiri menjadi salah satu bekal penting yang perlu dimiliki lulusan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Momentum Wisuda XXVIII INSTIKI juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam menyiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Beragam latar belakang keilmuan para wisudawan menunjukkan cakupan pendidikan INSTIKI, mulai dari informatika, sistem komputer, bisnis digital, desain komunikasi visual hingga jenjang magister.
Dengan lulusan yang telah memasuki berbagai bidang pekerjaan, INSTIKI terus mendorong penguatan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa. Upaya tersebut diarahkan agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki keahlian yang dapat diterapkan serta mampu menghasilkan karya.
Bagi INSTIKI, keberhasilan wisudawan memasuki dunia kerja maupun mengembangkan keahlian secara mandiri menjadi bagian dari capaian pendidikan yang diberikan selama berada di kampus. Karena itu, pengembangan kualitas lulusan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan INSTIKI sebagai kampus swasta di Bali yang fokus pada bidang bisnis, teknologi, dan desain.
Wisudawan Berprestasi pada Wisuda XXVIII INSTIKI
Lulusan dengan IPK Tertinggi
- Program Pascasarjana: I Made Bayu Hadi Irawan, M.Kom. IPK 4,00
- Program Studi Informatika: Dwi Koernia Shandi, S.Kom. IPK 3,98
- Program Studi Rekayasa Sistem Komputer: Ida Bagus Putu Prananta Jaya, S.Kom. IPK 4,00
- Program Studi Desain Komunikasi Visual: IGK Priambada Pratama Putra Surya, S.Ds. IPK 4,00
- Program Studi Bisnis Digital: Christina Natasha Angelica Handoyo, S.Bns. IPK 4,00
Wisudawan Karya Terbaik
- Program Studi Magister Informatika: I Dewa Ayu Sri Murdhani, M.Kom. IPK 4,00
Karya: “Pengembangan Model Hybrid Deep Learning-Machine Learning untuk Prediksi Lintasan dan Identifikasi Risiko Tabrakan Kapal Berbasis Data AIS.” - Program Studi Informatika: Putu Agus Aditya Novanda Putra, S.Kom. IPK 3,88
Karya: “Integrasi Generative AI pada Augmented Reality untuk Pengenalan Kosakata Benda Siswa Kelas 4 SD.” - Program Studi Rekayasa Sistem Komputer: I Putu Gede Pradnya Nata, S.Kom. IPK 3,90
Karya: “Rancang Bangun Alat Bantu Pengenalan Objek untuk Tunanetra Berbasis Raspberry Pi 5.” - Program Studi Desain Komunikasi Visual: Ni Putu Satya Sephiarini, S.Ds. IPK 3,95
Karya: “Perancangan Buku Ensiklopedia sebagai Media Dokumentasi Sejarah Kerajinan Perak di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, Bali.” - Program Studi Bisnis Digital: Daniatul Karomah, S.Bns. IPK 3,79
Karya: “Pengaruh Gaya Hidup dan Pendapatan terhadap Minat Penggunaan Layanan Shopee PayLater pada Generasi Z di Kota Denpasar.”
Wisuda XXVIII menjadi momentum bagi 526 lulusan INSTIKI untuk melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya, baik memasuki dunia kerja, menghasilkan karya, membangun usaha secara mandiri, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.




































