
Pernahkah kamu penasaran mengapa produk buatan Apple seperti iPhone atau iPod memiliki tampilan yang sangat bersih, elegan, dan mudah digunakan? Jawabannya berakar dari filosofi seorang legenda desainer industri asal Jerman bernama Dieter Rams.
Siapa Itu Dieter Rams?
Melalui karyanya di perusahaan Braun pada era 1970-an, Dieter Rams mempopulerkan prinsip “Weniger, aber besser” atau yang dikenal secara global sebagai “Less, but better” Lebih sedikit, namun lebih baik. Filosofi ini lahir dari keprihatinannya terhadap dunia yang dipenuhi oleh barang-barang rumit dan tidak berguna. Dengan memahami cara berpikir Rams adalah fondasi yang penting dan bisa masuk list inspirasi desain kalian loh!
Berikut adalah 10 prinsip desain menurut Dieter Rams yang tetap menjadi standar emas hingga saat ini
10 Prinsip Desain Terbaik Menurut Dieter Rams
1. Desain yang Baik Itu Inovatif (Good Design is Innovative)
Inovasi teknologi akan selalu berkembang dan memberikan peluang baru bagi para desainer. Desain yang baik tidak sekadar meniru apa yang sudah ada, melainkan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi tanpa pernah kehilangan esensinya.
2. Desain yang Baik Membuat Produk Berguna (Good Design Makes a Product Useful)
Sebuah produk dibeli untuk digunakan. Desain yang bagus wajib mengutamakan fungsi utama produk, baik dari segi fungsional, psikologis, maupun estetika, serta membuang segala elemen yang dapat memalingkan fokus penggunanya.
3. Desain yang Baik Itu Estetis (Good Design is Aesthetic)
Kualitas estetika sebuah produk tidak bisa dipisahkan dari kegunaannya. Barang yang kita gunakan setiap hari akan memengaruhi kesejahteraan dan suasana hati kita. Hanya produk yang dieksekusi dengan sangat baik yang bisa terlihat indah secara alami.
4. Desain yang Baik Membuat Produk Mudah Dipahami (Good Design Makes a Product Understandable)
Desain yang hebat membuat struktur produk langsung jelas tanpa perlu membaca buku panduan yang tebal. Lebih jauh lagi, desain terbaik bisa membuat produk “bicara sendiri” dan menjelaskan fungsinya secara intuitif kepada pengguna.
5. Desain yang Baik Itu Tidak Menonjolkan Diri (Good Design is Unobtrusive)
Produk yang memenuhi tujuan tertentu mirip dengan sebuah alat. Produk tersebut bukanlah benda dekoratif atau karya seni murni. Oleh karena itu, desainnya harus netral dan memberikan ruang bagi pengguna untuk mengekspresikan diri.
6. Desain yang Baik Itu Jujur (Good Design is Honest)
Desain tidak boleh membuat produk terlihat lebih inovatif, lebih mahal, atau lebih berharga daripada kenyataannya. Desain yang jujur tidak berupaya memanipulasi atau membohongi konsumen dengan janji-janji palsu.
7. Desain yang Baik Itu Tahan Lama (Good Design is Long-lasting)
Desain yang bagus menghindari tren sesaat. Tidak seperti mode yang cepat berganti, produk dengan desain yang tepat akan terlihat selalu relevan, tidak kuno, dan tetap disukai bahkan setelah puluhan tahun digunakan.
8. Desain yang Baik Itu Teliti Hingga Detail Terkecil (Good Design is Thorough Down to the Last Detail)
Tidak ada elemen yang boleh dibuat secara kebetulan atau dibiarkan begitu saja. Keteraturan, ketelitian, dan akurasi dalam proses desain menunjukkan rasa hormat desainer kepada calon penggunanya.
9. Desain yang Baik Itu Ramah Lingkungan (Good Design is Environmentally Friendly)
Desain memberi kontribusi penting dalam menjaga kelestarian alam. Produk yang baik harus meminimalkan polusi visual, menghemat sumber daya, serta tidak merusak lingkungan sepanjang siklus hidup produk tersebut.
10. Desain yang Baik Adalah Desain Secukupnya (Good Design is as Little Design as Possible)
Kembali ke filosofi utamanya: “Less, but better”. Desain yang baik berfokus pada aspek-aspek esensial saja. Produk tidak dibebani oleh hal-hal yang tidak penting. Sederhana, murni, dan kembali ke fungsi utama.
Penerapan Filosofi Desain di Era Modern
Prinsip-prinsip klasik ini terbukti tidak tergerus zaman. Karyanya menginspirasi banyak desainer ternama dunia, termasuk Jonathan Ive saat merancang lini produk iPhone, Mac, dan iPad. Memahami kesepuluh prinsip ini melatih kita untuk menciptakan karya yang tidak cuma menarik secara visual, tetapi juga berdampak positif bagi penggunanya.
Ingin mengasah bakat kreatif yang kamu miliki di bidang desain? Yuk, kembangkan potensi terbaikmu bersama INSTIKI, INSTIKI kampus desain terbaik di Bali!