
DENPASAR — Guna memperkuat pemahaman serta keterampilannya dalam merespons cepatnya laju transformasi teknologi, Program Studi Bisnis Digital INSTIKI menyelenggarakan Workshop Sosial Media Marketing pada Sabtu, 01 Agustus 2026. Berlokasi di Aula INSTIKI, kegiatan ini diikuti oleh jajaran dosen dan staf HUMAS INSTIKI yang antusias mendalami strategi pemasaran digital terkini.
Di era yang serba dinamis ini, penguasaan digital marketing tidak lagi sebatas kebutuhan industri bisnis semata, melainkan telah menjadi kompetensi krusial di lingkungan perguruan tinggi. Guna memperkuat pemahaman serta keterampilannya dalam merespons cepatnya laju transformasi teknologi, Program Studi Bisnis Digital INSTIKI menyelenggarakan Workshop Sosial Media Marketing pada Sabtu, 01 Agustus 2026. Berlokasi di Aula INSTIKI, kegiatan ini diikuti oleh jajaran dosen dan staf HUMAS INSTIKI yang antusias mendalami strategi pemasaran digital terkini. Kegiatan ini diselenggarakan oleh INSTIKI sebagai Kampus Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial, membedah algoritma platform digital, menyusun konten yang efektif, hingga menganalisis data untuk mengukur keberhasilan strategi pemasaran. Luapan ilmu dan wawasan yang didapatkan para peserta diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik dalam pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat maupun dalam memperluas peluang kerja sama strategis dengan dunia industri.
Suasana Aula INSTIKI sudah nampak dinamis sejak pagi hari. Pelatihan intensif ini menghadirkan akademisi sekaligus praktisi di bidangnya, I Wayan Adi Pratama, S.Tr.Par, M.Par, yang membawakan materi utama bertajuk “Digital Marketing Strategy Update 2026”. Pelatihan berlangsung sepanjang hari dan terbagi ke dalam tiga sesi alur pembelajaran utama.
Rangkaian acara diawali pada pukul 09.00 WITA dengan pemaparan lanskap ekosistem digital mutakhir. Pada sesi pagi ini, narasumber membedah secara mendalam platform-platform utama seperti Google, Meta, dan TikTok. Para dosen dan staf diajak memahami konsep Customer Journey berbasis model AISAS (TOFU, MOFU, & BOFU), penerapan Digital Marketing Mix (Owned, Earned & Paid), hingga teknik riset kompetitor dan benchmark. Tak kalah menarik, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam mengeksekusi strategi digital marketing modern.
Pelatihan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WITA dengan fokus pada teknis pengelolaan media sosial. Narasumber menguliti perbedaan algoritma Instagram dan TikTok yang terus berkembang. Para peserta dibimbing untuk memahami indikator kinerja utama (KPI & Metric) media sosial, menyusun sistem perencanaan konten menggunakan tools dan template khusus, mempraktikkan pengelolaan konten via Meta Business Suite, hingga menyusun pelaporan performa (Social Media Content Reporting).
Memasuki sesi akhir pada pukul 15.30 WITA, workshop berlanjut ke tahap yang lebih teknis melalui sesi praktik langsung (hands-on). Peserta mempelajari parameter iklan berbayar (Paid Ads KPI & Metric), berorientasi langsung dengan dashboard Meta Ads, mempraktikkan konfigurasi iklan, serta mendalami teknik optimasi landing page hingga acara resmi ditutup pada pukul 17.00 WITA.
Melalui alur penyelenggaraan workshop ini, Prodi Bisnis Digital INSTIKI membuktikan komitmennya untuk terus mengasah kualitas SDM tenaga pendidik agar senantiasa relevan dengan perkembangan zaman. Pengetahuan akademis yang dipadukan dengan praktik industri pemasaran digital ini diharapkan mampu melahirkan inovasi pengajaran yang lebih interaktif serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi INSTIKI di masa depan.











