
Hai, Civitas INSTIKI!
Di zaman yang serba digital kayak sekarang, punya skill desain bukan cuma soal jago gambar doang. Buat kamu yang kuliah di jurusan IT atau Desain, pasti udah nggak asing lagi sama istilah UI (User Interface) dan UX (User Experience).
Sederhananya gini, UI itu soal gimana tampilan aplikasi kamu cakep atau nggak dimata pengguna, sedangkan UX itu soal gimana perasaan pengguna pas pakai aplikasi kamu apakah aplikasi mu itu, ribet atau gampang di gunakan? Nah, sebagai mahasiswa di Kampus IT dan Desain Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, kita dituntut nggak cuma bikin karya yang estetik, tapi juga fungsional.
Biar produk digital buatanmu nggak cuma dipajang di portofolio tapi beneran enak dipakai, yuk intip 10 Tips Membuat UI/UX yang user-friendly berikut ini!
1. Menempatkan Diri sebagai User
Coba lihat aplikasi dari sudut pandang pengguna, bukan sebagai developer. Dengan begitu, kamu bisa memahami kebutuhan, kebiasaan, dan masalah yang mereka hadapi. Ini penting supaya desain yang dibuat benar-benar relevan.
2. Pastikan Fitur Mudah Diakses
Pengguna tidak suka “mencari-cari”. Semua fitur penting harus mudah ditemukan. Misalnya, kategori produk, menu utama, atau tombol aksi harus jelas terlihat tanpa perlu usaha ekstra.
3. Buat Sederhana dan Efektif
Tampilan yang terlalu ramai justru membingungkan. Fokuskan pada fitur inti dan buang hal yang tidak perlu. Selain itu, pastikan alur penggunaan juga efisien jangan sampai pengguna harus melewati banyak langkah untuk satu tujuan.
4. Perhatikan Kecepatan dan Responsivitas
UI/UX yang bagus harus ringan dan cepat diakses. Jangan sampai desain yang terlalu kompleks membuat aplikasi jadi lambat. Selain itu, pastikan tampilan tetap optimal di berbagai perangkat.
5. Pahami UX Writing (Microcopy)
Tulisan kecil seperti tombol “Daftar”, “Pesan Sekarang”, atau notifikasi sangat berpengaruh. Gunakan kata-kata yang jelas, singkat, dan mudah dipahami agar pengguna tidak bingung.
6. Gunakan Navigasi yang Jelas
Struktur menu harus logis dan mudah dimengerti. Hindari istilah yang terlalu teknis. Gunakan istilah umum seperti “Beranda”, “Profil”, atau “Pengaturan”.
7. Gunakan Hierarki Visual
Buat elemen penting lebih menonjol, misalnya dengan ukuran lebih besar atau warna yang kontras. Ini membantu pengguna fokus pada hal yang paling penting.
8. Minimalkan Input Pengguna
Semakin sedikit pengguna harus mengetik, semakin baik. Gunakan dropdown, autofill, atau pilihan cepat untuk mempermudah interaksi.
9. Rajin Melakukan Pengujian dan Minta Feedback
Diskusi dan testing adalah bagian penting dalam UX. Coba minta teman atau pengguna lain mencoba aplikasi kamu, lalu dengarkan masukan mereka.
10. Perhatikan Aksesibilitas
Pastikan desain bisa digunakan semua orang, termasuk yang memiliki keterbatasan. Gunakan kontras warna yang baik dan ukuran teks yang nyaman dibaca.
Menjadi desainer UI/UX atau developer emang menantang, tapi seru banget! Apalagi kalau kita belajar di lingkungan yang mendukung kayak di INSTIKI. Yuk, mulai dandanin projekmu biar makin user-friendly!
Semangat berkarya, ya!
Penulis : Putri Wirawaan








Users Today : 816
Views Today : 1266
Total views : 3818877
Who's Online : 16