tumpek wayang

14 Mar 2026

9:57 AM

WITA

Tahukah Kamu? Inilah Kisah Rare Kumara dan Bhatara Kala di Balik Hari Suci Tumpek Wayang

Ilustrasi kisah Rare Kumara yang bersembunyi dari kejaran Bhatara Kala dalam cerita mitologi yang melatarbelakangi hari suci Tumpek Wayang

Sebagai mahasiswa yang kuliah di Bali, kita tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal kekayaan budaya dan tradisi yang hidup di masyarakat. Salah satunya adalah Tumpek Wayang, hari suci yang sarat makna spiritual dan budaya. Yuk, mengenal lebih dekat makna serta kisah di balik perayaan ini.

Dalam tradisi Hindu di Bali, terdapat banyak hari suci yang memiliki makna spiritual sekaligus budaya yang mendalam. Salah satunya adalah Tumpek Wayang, yang dirayakan setiap Saniscara Kliwon Wuku Wayang dalam kalender Bali. Hari suci ini datang setiap enam bulan sekali dalam sistem penanggalan pawukon. Pada hari tersebut, umat Hindu melaksanakan Puja Wali kepada Sang Hyang Iswara, sebagai wujud bhakti dan rasa syukur kepada Tuhan. Selain itu, Tumpek Wayang juga menjadi hari yang istimewa untuk memuliakan berbagai bentuk kesenian serta benda-benda sakral yang berkaitan dengan seni.

Keyakinan dan Tradisi Masyarakat

Dalam tradisi masyarakat Bali, Tumpek Wayang juga dikenal sebagai hari yang memiliki nuansa sakral. Orang tua pada masa dahulu biasanya melarang anak-anak untuk keluar rumah sejak sehari sebelum Tumpek Wayang, yang dikenal dengan istilah penyalukan atau kalapasa. Larangan ini berkaitan dengan sebuah kepercayaan yang tercatat dalam Lontar Kala Tattwa. Dalam lontar tersebut disebutkan bahwa anak yang lahir tepat pada Wuku Wayang, khususnya pada hari Sabtu Wuku Wayang, dipercaya memiliki keterkaitan dengan kekuatan Bhuta Kala. Oleh karena itu, anak yang lahir pada waktu tersebut biasanya menjalani upacara penyucian atau peruwatan agar terhindar dari pengaruh buruk. Dengan demikian, Tumpek Wayang juga dipandang sebagai hari suci yang berkaitan dengan penyucian dan perlindungan spiritual, terutama bagi mereka yang lahir pada Wuku Wayang.

Kisah Rare Kumara dan Bhatara Kala

Hari suci Tumpek Wayang juga tidak dapat dipisahkan dari kisah mitologi yang terkenal dalam tradisi Bali, yaitu cerita tentang Rare Kumara dan Bhatara Kala.Dikisahkan bahwa pada Wuku Wayang lahirlah dua bersaudara, yaitu Kumara dan Kala. Keduanya merupakan putra dari Bhatara Siwa, yang juga dikenal sebagai Bhatara Guru. Meskipun lahir pada hari yang sama, sifat keduanya sangat berbeda. Kala merasa tidak senang karena harus berbagi hari kelahiran dengan adiknya, Kumara. Perasaan iri tersebut membuatnya meminta izin kepada ayahnya agar diperbolehkan memakan Kumara. Namun permintaan itu tidak dihiraukan oleh Bhatara Siwa.

Beberapa waktu kemudian, keinginan Kala untuk memakan Kumara kembali muncul. Mengetahui hal tersebut, Bhatara Siwa kemudian memerintahkan Kumara untuk pergi dan berlindung ke Kerajaan Kertanegara agar terhindar dari kejaran Kala.Dalam pelariannya pada suatu malam, Kumara tiba di sebuah tempat di mana sedang berlangsung pertunjukan wayang. Di sana ia bertemu dengan seorang dalang dan memohon perlindungan. Sang dalang kemudian menyuruh Kumara bersembunyi di sela-sela gamelan gender agar tidak terlihat oleh Kala.Tidak lama kemudian, Kala datang dan terus mencari Kumara. Namun karena rasa laparnya tidak tertahankan, Kala akhirnya memakan semua sesajen yang disiapkan untuk pertunjukan wayang tersebut.

Melihat hal itu, sang dalang menegur Kala dan memintanya menghentikan pengejarannya. Dalang menjelaskan bahwa sesajen yang telah dimakan oleh Kala dapat dianggap sebagai tebusan sehingga Kumara tidak lagi menjadi mangsanya.Mendengar penjelasan tersebut, Kala akhirnya mengurungkan niatnya. Dengan demikian, Kumara berhasil selamat dari ancaman Kala.

Makna Filosofis Tumpek Wayang

Kisah Rare Kumara dan Bhatara Kala memberikan pesan tentang perlindungan, keseimbangan, serta pentingnya penyucian diri dalam kehidupan manusia. Karena itulah, hingga kini umat Hindu di Bali memperingati Tumpek Wayang sebagai hari yang sarat makna spiritual. Selain sebagai hari penyucian bagi mereka yang lahir pada Wuku Wayang, Tumpek Wayang juga menjadi momentum untuk menghormati dunia kesenian yang dipercaya memiliki kekuatan sakral dan spiritual dalam kehidupan masyarakat Bali.

Topik menarik apa lagi yang ingin kita bahas bersama? Yuk, terus eksplorasi berbagai pengetahuan baru dan wawasan menarik lainnya bersama INSTIKI melalui artikel-artikel inspiratif di website kami.

Penulis : Putri Wirawaan

PENGUMUMAN LAINNYA

13 Jun 2026

10:27 AM

WITA

Pemerintah Kabupaten Badung kembali membuka program Beasiswa Afirmasi bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi. Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Badung, khususnya bagi calon penerima yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Beasiswa

03 Oct 2025

7:21 AM

WITA

Kepada seluruh Civitas Akademika INSTIKI, berikut kami sampaikan jadwal penting dalam Kalender Akademik Tahun Ajaran 2025/2026 sebagai acuan kegiatan perkuliahan dan administrasi akademik:

03 Oct 2025

6:05 AM

WITA

Sehubungan dengan dimulainya perkuliahan, civitas akademika INSTIKI diharapkan memperhatikan hal-hal berikut: Cek Jadwal KRS Terbaru melalui Dashboard SADS. Apabila terdapat kelas yang tutup/terhapus, hal tersebut dikarenakan kuota tidak mencukupi. Jika mengalami kendala, silakan langsung menghubungi Bagian BAAK.🔗 Link daftar kelas

23 Aug 2024

7:36 AM

WITA

INFORMASI BEASISWA KIP 2024 Kami menginformasikan kepada seluruh calon penerima beasiswa KIP-Kuliah 2024 bahwa tahap penerimaan berkas telah resmi ditutup pada tanggal 17 Agustus 2024. Terima kasih atas partisipasinya. Tahap berikutnya sedang dilaksanakan proses seleksi berkas yang berlangsung dari tanggal

02 Nov 2023

1:23 AM

WITA

Berkenaan telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 814/E/O/2023 tentang Perubahan Nama Program Studi Sistem Komputer Program Sarjana menjadi Program Studi Rekayasa Sistem Komputer Program Sarjana pada Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia di Kota Denpasar

02 Sep 2023

2:48 AM

WITA

Diberitahukan kepada seluruh civitas akademika Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), berikut kami sampaikan informasi terkait Kalender Akademik T.A 2023/2024, yaitu sebagai berikut: Demikian kami sampaikan, mohon dicermati dengan seksama Kalender Akademik T.A 2023/2024 demi memudahkan kegiatan akademik civitas akademika

Events

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique.

Sat

12

Apr 2025

OPEN HOUSE INSTIKI 2025

Highlight

🔥OPEN HOUSE INSTIKI🔥 🧠 OTAK: “Kuliah di mana ya?” 💔 HATI: “Aku capek mikirin masa depan sendirian…” 📣 INSTIKI: “DATANG

Thu

16

Jan 2025

SEMINAR NASIONAL PEKAN RAYA AKUNTANSI 2025

Highlight

[SEMINAR NASIONAL PEKAN RAYA AKUNTANSI 2025] Hallo Semuaa👋🤩 Bosan kantong kering di akhir bulan? Seminar Nasional Pekan Raya Akuntansi 2025

Thu

16

Jan 2025

SEMINAR NASIONAL FILOSOFI DALAM PEMBUATAN KARYA DIGITAL

Highlight

🗣️🎨 [SEMINAR NASIONAL by HIMA-DKV INSTIKI 2024/2025] 🗣️🎨 Piksel punya cerita. Lebih dari sekadar estetika, setiap karya digital memiliki filosofi

Thu

16

Jan 2025

SEMINAR NASIONAL FPK-KMH INSTIKI X APEL HENDRAWAN

Highlight

[SEMINAR NASIONAL FPK-KMH INSTIKI X APEL HENDRAWAN] Om Swastyastu🙏🏻 Om Awighnam Astu Namo Sidham Hallo teman teman semua🙌🏻 Sebagai generasi

Thu

16

Jan 2025

GBHS VIII

Highlight

Om Swastyastu🙏🏻 Om Awighnam Astu Namo Sidham 🙏🏻 Horee! Akhirnya GEBYAR BUDAYA HINDU INSTIKI VIII datang lagi! 🌈✨ Siapa yang

Thu

16

Jan 2025

IDEASI 2025

Highlight