
DENPASAR — Suasana penuh kekhidmatan dan semarak kebersamaan menyelimuti Kampus INSTIKI pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026. Seluruh sivitas akademika INSTIKI, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, panitia, hingga mahasiswa, berkumpul dalam rangkaian perayaan Hari Suci Saraswati serta Upacara Upanayana Tahun 2026. Pelaksanaan perayaan Hari Suci Saraswati yang jatuh setiap enam bulan sekali pada Saniscara Umanis Watugunung ini menjadi momen penting bagi umat Hindu, khususnya di lingkungan institusi pendidikan, untuk memohon penganugerahan ilmu pengetahuan yang suci kepada Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati.
Rangkaian kegiatan sakral ini telah dimulai sejak pagi hari pukul 04.30 Wita. Acara diawali dengan prosesi Mendak Serati di Desa Beng, Gianyar, yang kemudian dilanjutkan dengan Mendak Pedanda di Gria Keramasan, Gianyar, dengan dikoordinasikan langsung oleh Sie Kerohanian beserta panitia dosen dan unsur pendukung lainnya. Prosesi penjemputan ini berjalan dengan lancar demi mendukung kesakralan jalannya perayaan Hari Suci Saraswati serta persembahyangan utama di kampus.
Tepat pukul 06.30 Wita, area kampus mulai dipadati oleh para peserta yang melakukan registrasi di depan area gazebo. Kemeriahan perayaan Hari Suci Saraswati kemudian dibuka dengan persembahan kesenian sakral tradisional Bali di Lapangan Basket INSTIKI yang memukau para hadirin. Rangkaian pementasan tari wali dan sakral tersebut meliputi pementasan Tari Topeng Keras, Topeng Tua, dan Topeng Bujuh, penampilan Barong Ket yang megah, serta persembahan Tari Rejang Dewa, Tari Rejang Sari, dan Tari Rejang Taman Sari. Pementasan seni ini tidak hanya menjadi wujud persembahan suci atau piodalan, tetapi juga bentuk komitmen INSTIKI dalam melestarikan seni dan budaya Bali di tengah era modernisasi digital.
Acara dilanjutkan dengan prosesi Upanayana pada pukul 09.00 Wita. Prosesi sakral ini sarat akan makna filosofis sebagai langkah awal penyucian diri dan pembersihan pikiran bagi mahasiswa dalam memasuki gerbang dunia perkuliahan, agar senantiasa diberikan ketajaman pikiran, kebijaksanaan, serta kemudahan dalam menyerap ilmu pengetahuan.
Puncak dari perayaan Hari Suci Saraswati ini diisi dengan piodalan serta sembahyang bersama di area Lapangan Basket dan rooftop kampus yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh sivitas akademika. Setelah pelaksanaan persembahyangan bersama, kegiatan ditutup secara resmi pada siang hari, yang kemudian dilanjutkan dengan tradisi ngelungsur banten, ramah tamah, serta pengantaran kembali Ida Pedanda dan Serati ke tempat asal.
Melalui perayaan Hari Suci Saraswati dan Upanayana 2026 ini, diharapkan seluruh keluarga besar INSTIKI sebagai Kampus Desain dan Teknologi Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara atau Professional IT Entrepreneur Campus senantiasa diberkahi kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam melahirkan talenta-talenta digital yang unggul, inovatif, serta berkarakter luhur.















