
Denpasar, INSTIKI — Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menyelenggarakan rangkaian Yudisium XXXIV INSTIKI sebagai momentum untuk merayakan pencapaian akademik mahasiswa sekaligus mengantarkan mereka menuju fase kehidupan dan dunia profesional berikutnya. Salah satu rangkaiannya, Farewell Dinner Yudisium INSTIKI ke-34, berlangsung di Aston Denpasar Convention Center dengan konsep Met Gala Masquerade bertema “Unmasking The Future”.
Para mahasiswa hadir dalam balutan busana formal dan elegan, menciptakan suasana berbeda dalam perayaan akhir perjalanan akademik mereka. Malam tersebut menjadi ruang untuk merayakan pencapaian sekaligus mengenang kebersamaan sebelum memasuki babak kehidupan yang baru.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi mahasiswa dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan penampilan UKM Dance INSTIKI, doa bersama, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Yudisium XXXIV Indra Pratistha, S.Kom., M.Kom., sambutan Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Dr. Ir. Komang Kurniawan Widhiarta, S.Kom., M.Kom., serta sambutan Rektor INSTIKI, Dr. I Dewa Made Krisnha Muku, S.T., M.T.
Dalam sambutannya, Rektor INSTIKI mengingatkan mahasiswa bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal untuk menghadapi lingkungan, tanggung jawab, dan tantangan baru. Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya kemampuan untuk tetap fokus di tengah berbagai distraksi.
“Belajar untuk fokus. Ketika sedang berbicara dengan orang, fokus dengan orang tersebut. Ketika sedang berdiskusi, fokus pada diskusinya. Jangan sampai perhatian kita terpecah karena handphone atau hal-hal lainnya,” pesan Rektor.
Selain kemampuan dan kesiapan menghadapi dunia kerja, Rektor juga menitipkan nilai “Menjadi dan Memberi” sebagai bekal bagi para calon lulusan. Nilai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi prinsip selama berada di lingkungan kampus, tetapi juga diwujudkan melalui sikap, kepedulian, dan kontribusi setelah lulus.
“Saya bangga telah menetapkan sebuah nilai bagi kita bersama, yaitu menjadi dan memberi. Setelah lulus nanti dan menapaki dunia kerja, berikanlah selalu yang terbaik. Sebab, hakikat hidup ini adalah memberi. Tugas kita di dunia ini sesungguhnya hanya satu, menjadi apa dan memberi apa,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa perjalanan mahasiswa INSTIKI tidak berhenti pada pencapaian akademik. Setelah lulus, mereka diharapkan mampu membawa ilmu dan nilai yang diperoleh selama di kampus ke dalam karya serta kontribusi nyata di masyarakat.
Malam Kebersamaan dan Apresiasi Pada Yudisium XXXIV INSTIKI
Setelah rangkaian acara utama, suasana berlanjut dalam gala dinner. Mahasiswa dan tamu undangan menikmati hidangan sekaligus menyaksikan hiburan berupa penampilan dari mahasiswa INSTIKI. Kemeriahan semakin terasa melalui Games Quiz menggunakan Kahoot yang melibatkan para mahasiswa. Tiga peserta ditetapkan sebagai pemenang dan mendapatkan hadiah dari panitia.
Malam tersebut juga diisi dengan pengumuman penghargaan Lomba Kostum, Lomba Foto, dan The Inspiring Student sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam rangkaian Yudisium XXXIV. Menjelang akhir acara, mahasiswa diajak kembali melihat perjalanan yang telah dilalui melalui pemutaran film pendek Yudisium. Rangkaian kemudian ditutup dengan perayaan confetti yang menandai berakhirnya acara sekaligus menjadi simbol dimulainya perjalanan baru.
Menatap Masa Depan dengan “Menjadi dan Memberi”
Yudisium XXXIV INSTIKI tidak hanya menjadi perayaan atas selesainya perjalanan akademik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tahap kehidupan berikutnya. Melalui tema “Unmasking The Future”, para calon lulusan diajak untuk berani menunjukkan potensi dan kemampuan terbaik mereka.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai “Menjadi dan Memberi” yang menjadi pesan bagi mahasiswa untuk terus berkarya, memberikan yang terbaik, dan membawa kontribusi positif setelah meninggalkan lingkungan kampus. Nilai ini juga menjadi bagian dari komitmen INSTIKI dalam terus berkomitmen menjadi universitas terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Yudisium XXXIV INSTIKI menjadi momentum untuk merayakan pencapaian, mengenang kebersamaan, dan menyambut masa depan dengan semangat untuk terus menjadi dan memberi.











