
Sedang mencari rekomendasi drama China bertema programmer dan dunia teknologi? Dunia teknologi itu nggak melulu soal barisan kode yang bikin pusing, aplikasi rumit, atau mantengin layar komputer seharian!
Ternyata, industri digital bisa dikemas jadi tontonan super seru lewat deretan drama China mulai dari romansa manis kampus, dinamika merintis startup, sampai persahabatan yang solid banget. Buat kamu anak IT atau pencinta teknologi, deretan rekomendasi drama China ini wajib banget masuk watchlist! Selain bikin baper dan menghibur pas lagi rehat ngoding, ceritanya juga bisa ngasih kamu gambaran realistis sekaligus inspirasi segar tentang kehidupan di balik layar industri digital! Berikut beberapa drama pilihan yang masuk ke dalam daftar tontonan.
1. Love O2O
Love O2O menjadi salah satu rekomendasi drama China bertema teknologi yang sangat populer. Ceritanya berpusat pada Xiao Nai dan Bei Wei Wei, dua mahasiswa yang awalnya bertemu melalui sebuah gim daring. Hubungan mereka kemudian berkembang dari dunia virtual menuju kehidupan nyata. Di luar kisah romantisnya, drama ini juga memperlihatkan sisi lain Xiao Nai sebagai sosok yang memiliki kemampuan di bidang teknologi dan berusaha membangun perusahaan pengembang gim bersama teman-temannya. Perjalanan tersebut membuat penonton tidak hanya mengikuti perkembangan hubungan kedua tokoh utama, tetapi juga melihat bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi bisnis.
Perjalanan tersebut membuat penonton tidak hanya mengikuti perkembangan hubungan kedua tokoh utama, tetapi juga melihat bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi bisnis.
- Pemeran utama: Yang Yang, Zheng Shuang
- Jumlah episode: 30 episode
- Genre: Romansa, komedi, teknologi, kehidupan kampus
2. Lighter and Princess (2022)
Jika ingin cerita yang lebih emosional, Lighter and Princess bisa menjadi rekomendasi drama China selanjutnya. Drama ini mempertemukan Li Xun, mahasiswa dengan kemampuan pemrograman luar biasa, dan Zhu Yun, mahasiswi berprestasi yang memiliki karakter cukup berbeda darinya. Hubungan keduanya pada awalnya diwarnai persaingan. Namun, kemampuan mereka dalam bidang teknologi membuat keduanya perlahan menjadi rekan yang saling melengkapi. Selain romansa, drama ini menarik karena memperlihatkan ambisi anak muda dalam mengejar kemampuan, membangun karier, dan menghadapi berbagai konsekuensi dari keputusan yang mereka ambil.
- Pemeran utama: Chen Feiyu, Zhang Jingyi
- Jumlah episode: 36 episode
- Genre: Romansa, drama, kehidupan kampus, teknologi
3. Cute Programmer (2021)
Berbeda dari dua judul sebelumnya, Cute Programmer membawa kisah programmer ke dalam kemasan yang lebih ringan dan penuh komedi. Lu Li memiliki impian bekerja di perusahaan milik Jiang Yi Cheng. Namun, ia menghadapi kendala karena perusahaan tersebut memiliki kebijakan yang membuat perempuan sulit masuk ke posisi pengembang. Alih-alih menyerah, Lu Li berusaha membuktikan kemampuannya. Situasi kemudian menjadi semakin rumit ketika kehidupan profesional mereka bercampur dengan hubungan pribadi. Drama ini cocok bagi penonton yang ingin melihat dunia pemrograman dari sisi yang lebih santai, tanpa kehilangan unsur romansa dan konflik di tempat kerja.
Drama ini cocok bagi penonton yang ingin melihat dunia pemrograman dari sisi yang lebih santai, tanpa kehilangan unsur romansa dan konflik di tempat kerja.
- Pemeran utama: Xing Zhaolin, Zhu Xudan
- Jumlah episode: 30 episode
- Genre: Romansa, komedi, kehidupan kantor, teknologi
4. The Love You Give Me (2023)
The Love You Give Me lebih menitikberatkan cerita pada hubungan masa lalu dan pertemuan kembali dua orang yang pernah saling mencintai. Meski demikian, dunia teknologi menjadi bagian penting dari latar ceritanya. Min Hui memiliki posisi penting dalam bidang penelitian dan pengembangan di perusahaan teknologi, sementara Xin Qi juga telah berkembang menjadi seorang eksekutif. Pertemuan kembali keduanya akhirnya mempertemukan urusan pribadi dengan kepentingan profesional. Bagi penonton yang menyukai drama romansa dengan latar perusahaan modern, judul ini layak dipertimbangkan.
- Pemeran utama: Wang Yuwen, Wang Ziqi
- Jumlah episode: 28 episode
- Genre: Romansa, drama, kehidupan profesional
5. Entrepreneurial Age (2018)
Entrepreneurial Age membawa penonton ke dunia bisnis teknologi dan pengembangan aplikasi. Tokoh utamanya, Guo Xin Nian, merupakan seorang pengembang yang memiliki ide inovatif di bidang komunikasi. Untuk mewujudkan idenya menjadi sebuah produk, ia harus berhadapan dengan berbagai tantangan, mulai dari persaingan bisnis hingga kepentingan para investor. Drama ini menarik bagi penonton yang ingin melihat bahwa membangun startup bukan hanya persoalan menemukan ide bagus. Di balik sebuah produk teknologi, terdapat persoalan pendanaan, kerja sama, persaingan, serta risiko kehilangan kendali atas inovasi yang dibangun sendiri.
- Pemeran utama: Huang Xuan, Angelababy
- Jumlah episode: 54 episode
- Genre: Bisnis, teknologi, romansa, drama
6. Come On! Programmers
Seperti judulnya, Come On! Programmers berfokus pada kehidupan para programmer muda yang berusaha membangun perusahaan mereka sendiri. Zhu Meng memilih meninggalkan perusahaan besar dan memulai perjalanan baru bersama timnya. Keputusan tersebut membuat mereka harus berhadapan dengan berbagai tantangan yang lazim ditemukan dalam dunia startup, termasuk persoalan kepemimpinan, persaingan, dan bagaimana mempertahankan idealisme ketika berhadapan dengan kepentingan bisnis. Drama ini memberikan gambaran bahwa kemampuan teknis saja belum tentu cukup untuk membuat sebuah perusahaan berhasil. Dibutuhkan pula kerja sama tim, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan menghadapi kegagalan.
- Pemeran utama: Wang Runze, Ye Sitong
- Jumlah episode: 22 episode
- Genre: Drama, teknologi, bisnis, romansa
7. No Pain No Gain (2026)
Bagi yang menyukai cerita teknologi dengan sentuhan satire dan komedi, No Pain No Gain menawarkan premis yang cukup unik. Pei Qian merupakan seorang pengembang gim yang kemudian mendirikan perusahaan sendiri. Masalahnya, ia justru mendapatkan tantangan yang tidak biasa: perusahaan tersebut diharapkan mengalami kerugian. Pei Qian kemudian mencoba berbagai strategi agar bisnisnya tidak menghasilkan keuntungan. Namun, setiap keputusan yang ia ambil justru berakhir sebaliknya. Produk yang dianggapnya tidak menjanjikan malah mendapat sambutan, sementara berbagai upaya untuk mengurangi keuntungan justru menghasilkan kesuksesan.
- Pemeran utama: Peng Yuchang, Lin Yun
- Jumlah episode: 26 episode
- Genre: Komedi, bisnis, teknologi
8. Three-Body (2023)
Diadaptasi dari novel karya Liu Cixin, Three-Body menawarkan cerita fiksi ilmiah dengan skala yang jauh lebih besar. Kisahnya bermula dari serangkaian kejadian misterius yang melibatkan para ilmuwan. Wang Miao, seorang peneliti nanoteknologi, kemudian terseret ke dalam penyelidikan yang membawanya pada sebuah gim realitas virtual bernama Three-Body. Gim tersebut ternyata menyimpan berbagai teka-teki yang berkaitan dengan persoalan ilmiah dan ancaman yang jauh lebih besar. Drama ini memang bukan cerita tentang programmer secara langsung. Namun, cara para tokohnya memecahkan masalah, mencari pola, menganalisis data, dan menghubungkan berbagai petunjuk membuatnya menarik bagi penonton yang menyukai pola pikir teknologi dan sains.
- Pemeran utama: Zhang Luyi, Yu Hewei
- Jumlah episode: 30 episode
- Genre: Fiksi ilmiah, misteri, thriller
9. Reset (2022)
RReset menghadirkan konsep time loop yang membuat dua tokoh utamanya terus mengulang kejadian yang sama. Xiao Heyun, seorang perancang gim, dan Li Shiqing terjebak dalam situasi berbahaya di sebuah bus. Setiap kali tragedi terjadi, waktu kembali ke titik awal dan mereka harus mencoba lagi. Menariknya, proses memecahkan masalah dalam drama ini terasa seperti proses debugging pada sebuah sistem. Mereka mengumpulkan informasi, mencoba pendekatan berbeda, menemukan kesalahan, lalu mengulang proses hingga mendapatkan solusi.
- Pemeran utama: Bai Jingting, Zhao Jinmai
- Jumlah episode: 15 episode
- Genre: Thriller, misteri, fiksi ilmiah, time loop
Rekomendasi Drama China Mana yang Paling Cocok untuk Penggemar Teknologi?
Jika dilihat secara keseluruhan, masing-masing judul rekomendasi drama China ini menawarkan pendekatan yang berbeda terhadap dunia teknologi. Love O2O dan Cute Programmer lebih cocok bagi penonton yang menginginkan perpaduan teknologi dengan romansa ringan. Sementara itu, Lighter and Princess memberikan porsi lebih besar pada kehidupan mahasiswa, pemrograman, ambisi, dan perkembangan hubungan karakter. Bagi yang tertarik dengan dunia startup dan bisnis teknologi, Entrepreneurial Age serta Come On! Programmers menawarkan cerita yang lebih berfokus pada perjalanan membangun perusahaan. Sementara itu, Three-Body dan Reset menjadi pilihan menarik bagi penonton yang ingin melihat bagaimana konsep teknologi dan pola pikir analitis digunakan untuk membangun cerita misteri.
Dunia Teknologi Tidak Selalu Harus Terasa Teknis
Salah satu hal menarik dari drama-drama tersebut adalah bagaimana dunia teknologi dapat menjadi bagian dari cerita tanpa membuat penonton harus memahami pemrograman secara mendalam. Kode, gim, aplikasi, startup, dan teknologi masa depan hanya menjadi pintu masuk menuju persoalan yang lebih universal: mengejar mimpi, menghadapi kegagalan, mempertahankan idealisme, membangun kepercayaan, dan menemukan orang-orang yang bersedia berjuang bersama.
Bagi mahasiswa teknologi yang kuliah di Bali, pesan tersebut bisa menjadi motivasi tersendiri. Dunia digital terus berkembang dan membuka banyak peluang bagi mereka yang mau belajar serta beradaptasi. Jadi, sembari menikmati kisah para programmer dalam drama China, tidak ada salahnya mulai memikirkan perjalananmu sendiri. Siapa tahu, karakter programmer yang selama ini hanya kamu lihat di layar justru menjadi inspirasi untuk menciptakan aplikasi, gim, startup, atau inovasi teknologi versimu sendiri.
Dan jika kamu sedang mencari lingkungan untuk mulai mengembangkan kemampuan tersebut di Bali, INSTIKI sebagai Kampus IT terbaik di Bali dan Nusa Tenggara dapat menjadi salah satu tempat untuk memulai perjalanan di dunia teknologi dan mempersiapkan diri menghadapi industri digital yang terus berkembang.
Penulis : Putri Wirawaan
sumber referensi :








