
Hai Civitas INSTIKI!
Sebagai salah satu universitas terbaik di Bali, INSTIKI (Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia) kembali menghadirkan kemeriahan Diesteria 2026 pada tanggal 11 Juli 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon. Salah satu penampilan yang paling dinantikan dalam festival tahunan ini adalah aksi panggung dari Hindia, dengan vokalisnya Daniel Baskara Putra musisi yang dikenal dengan lirik-lirik penuh makna dan dekat dengan kehidupan generasi muda. Diesteria 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi civitas akademika dan masyarakat untuk menikmati pertunjukan musik berkualitas sekaligus merasakan semangat kreativitas yang selalu dihadirkan oleh INSTIKI. Yuk kenalan dengan Hindia!
Siapa Hindia?
Daniel Baskara Putra, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, merupakan seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, komposer, dan vokalis asal Indonesia. Lahir di Jakarta pada 22 Februari 1994, Baskara dikenal sebagai vokalis band .Feast, proyek solo Hindia, sekaligus anggota grup musik Lomba Sihir. Melalui karya-karyanya, ia banyak mengangkat tema mengenai kesehatan mental, kehidupan, relasi, hingga kritik sosial yang membuat lagunya begitu dekat dengan para pendengar.
Awal Karier Musik
Ketertarikan Baskara terhadap musik mulai berkembang ketika duduk di bangku SMA. Saat mengikuti study tour ke Yogyakarta, ia melihat lukisan karya Raden Saleh mengenai Hindia Belanda di sebuah museum. Dari situlah ia kemudian menemukan nama “Hindia” yang kini menjadi identitas proyek musik solonya. Saat kuliah di Universitas Indonesia, Baskara bersama Adnan Satyanugraha awalnya berencana membentuk proyek musik rock. Ide tersebut kemudian berkembang menjadi band .Feast pada tahun 2012 bersama Awan Garnida dan Dicky Renanda. Band ini mengusung musik rock alternatif dan dikenal melalui lagu-lagu seperti Peradaban.
Karier sebagai Hindia
Pada tahun 2018, Baskara memulai karier solo menggunakan nama Hindia dengan merilis lagu “No One Will Find Me” dalam album kompilasi Bertamu. Di tahun yang sama, ia juga merilis mini album Ada Salju di Sini. Namanya semakin dikenal setelah merilis lagu Evaluasi, Secukupnya, Jam Makan Siang, dan Tinggalkan disana pada tahun 2019. Album debutnya, Menari Dengan Bayangan (2019), mendapat sambutan positif karena menghadirkan lirik-lirik yang dekat dengan pengalaman hidup generasi muda. Pada tahun 2023, Hindia merilis album ganda Lagipula Hidup Akan Berakhir, yang melahirkan lagu-lagu populer seperti Cincin, Masalah Masa Depan dan Janji Palsu.
Lomba Sihir
Selain .Feast dan Hindia, Baskara juga aktif dalam grup musik Lomba Sihir. Awalnya grup ini berperan sebagai band pengiring Hindia, sebelum akhirnya resmi menjadi band independen pada tahun 2019 dengan anggota Baskara Putra, Natasha Udu, Tristan Juliono, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, dan Wisnu Ikhsantama.
Prestasi
Pada Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024, Baskara Putra meraih penghargaan:
- Album Alternatif Terbaik melalui album Lagipula Hidup Akan Berakhir.
- Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik melalui lagu Cincin.
Pada tahun 2025, Hindia merilis mixtape Doves, ’25 on Blank Canvas yang berisi 16 lagu untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-31. Sementara itu, .Feast merilis lagu Nina dalam album Membangun & Menghancurkan, dan Lomba Sihir merilis single Sofa.
Nantikan Penampilan Hindia di Diesteria 2026 INSTIKI!
Bagi para pencinta musik Indonesia, Diesteria 2026 menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Kehadiran Hindia dipastikan akan menghadirkan pengalaman konser yang penuh energi, emosional, dan berkesan melalui deretan lagu-lagu favorit seperti Evaluasi, Secukupnya, Cincin, hingga karya-karya lainnya yang telah menemani perjalanan banyak pendengarnya.
Jangan lewatkan kesempatan untuk bernyanyi bersama dan merasakan kemeriahan Diesteria 2026. Bersiaplah menjadi bagian dari festival yang memadukan hiburan, kreativitas, dan semangat kebersamaan dalam satu panggung spektakuler. 🎶✨ Di tunggu kedatangannya ya!