
Destinasi Pura di Denpasar menjadi pilihan utama bagi umat Hindu yang ingin melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh ke luar kota. Hari raya suci ini merupakan momen yang sangat dinanti untuk menghaturkan puji syukur sekaligus memohon kerahayuan. Bagi masyarakat yang tinggal di Kota Denpasar dan sekitarnya, terdapat banyak pura yang tidak hanya memiliki suasana sakral, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Berikut adalah 7 Destinasi Pura di Denpasar yang sangat cocok dikunjungi saat Hari Raya Kuningan.
1. Pura Sakenan

Pura Sakenan berlokasi di Pulau Serangan, sebuah pulau kecil di pesisir Denpasar selatan yang kini sangat mudah diakses lewat jalur darat. Pura yang menyandang status sebagai Pura Kahyangan Jagat ini selalu menjadi pusat prosesi utama setiap kali Hari Raya Kuningan tiba. Umat Hindu dari berbagai daerah akan memadati area pesisir ini untuk memuja keagungan Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya. Uniknya, pelaksanaan upacara piodalan di pura ini jatuh tepat pada hari perayaan Kuningan, yaitu setiap 210 hari sekali pada hari Sabtu (Saniscara) Kliwon Wuku Kuningan. Prosesi ini dirayakan bersamaan dengan piodalan di Pura Dalem Sakenan. Berdasarkan catatan kuno Lontar Usana Bali, pura bersejarah ini dibangun oleh pendeta suci Mpu Kuturan dan Mpu Rajakretaha pada masa pemerintahan Raja Sri Masula Masuli, sekitar tahun Saka 1172 atau tahun 1250 Masehi. Atmosfer pantai yang tenang membuat suasana sembahyang keluarga menjadi sangat khusyuk.
2. Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap

Terletak di kawasan perbatasan antara Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, pura ini berdiri megah di area Muara Tukad Badung, tepat di pinggir jalur Bypass I Gusti Ngurah Rai. Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap sangat populer dan hampir tidak pernah sepi dari kehadiran umat, terutama mereka yang berprofesi sebagai pedagang atau nelayan yang ingin memohon kelancaran rezeki. Di pura ini, diyakini yang berstana adalah Ida Ratu Bhatari Niang Sakti selaku Dewi Kemakmuran.
3. Pura Campuhan Windu Segara

Jika anda dan keluarga berencana menggabungkan ritual sembahyang Kuningan dengan pembersihan jiwa (melukat), Pura Campuhan Windu Segara adalah pilihan yang sangat tepat. Pura ini terletak persis di pesisir Pantai Padang Galak, Desa Kesiman, Denpasar Timur. Lokasinya sangat unik karena berada di area campuhan, yaitu tempat bertemunya aliran air sungai dan air laut, yang dipercaya memiliki energi penyucian yang kuat.
4. Pura Agung Jagatnatha

Pura Agung Jagatnatha merupakan ikon spiritual yang berada tepat di pusat kota atau titik nol kilometer Denpasar, persis di sebelah timur Lapangan Puputan Badung. Pura ini bersifat universal, menjadikannya tempat ibadah favorit bagi seluruh warga Hindu di Bali, terutama bagi para perantau yang tinggal di Denpasar dan tidak sempat pulang ke kampung halaman saat hari raya.
5. Pura Maospahit

Bagi keluarga yang menyukai suasana klasiknya pura purbakala, Pura Maospahit yang terletak di Jalan Sutomo, Banjar Gerenceng, Denpasar Utara ini wajib dikunjungi. Pura bersejarah ini merupakan peninggalan dari tokoh legendaris Bali, Sri Kebo Iwa, yang kisahnya tertulis dalam naskah Babad Wongayah Dalem. Gaya arsitekturnya sangat unik karena didominasi oleh susunan bata merah khas Kerajaan Majapahit. Keunikan lain yang membedakan pura ini dari yang lain adalah penerapan konsep tata ruang Panca Mandala (lima zona penataan), bukan Tri Mandala seperti pura Bali pada umumnya. Struktur ini mengadaptasi sistem pertahanan benteng kerajaan Majapahit di masa lalu.
6. Pura Dalem Pengembak Mertasari

Destinasi pura berikutnya yang bernuansa tenang dan asri adalah Pura Dalem Pengembak Mertasari. Lokasinya berada di tengah-tengah kawasan hutan bakau (mangrove) di sebelah barat Pantai Mertasari, Banjar Tanjung, Desa Sanur Kauh. Pura ini sangat terkenal sebagai tempat suci untuk memohon kesembuhan dan pembersihan diri (melukat), terutama pada hari-hari sakral seperti Purnama, Saraswati, dan Banyu Pinaruh. Umat Hindu bebas datang untuk bersembahyang atau melukat kapan saja, kecuali pada hari Pasah (berdasarkan siklus Tri Wara), Hari Raya Galungan, serta saat piodalan pura yang jatuh pada Purnama Sasih Kedasa (bulan kesepuluh).
7. Pura Tambang Badung

Terakhir, ada Pura Tambangan Badung yang letaknya sangat strategis di pusat kota Denpasar, tepatnya di Banjar Pemedilan Kerandan, Desa Pemecutan. Pura ini berada tepat di sebelah barat Pasar Pasah Pemedilan di Jalan Gunung Batur, sehingga aksesnya sangat mudah dijangkau oleh kendaraan keluarga. Pura ini termasuk salah satu pura paling berumur dan memiliki cerita sejarah yang panjang di tanah Bali. Pura Tambangan Badung tercatat sudah berdiri kokoh jauh sebelum masa kekuasaan Anglurah Pemecutan yang pertama.
Selamat merayakan Hari Raya Kuningan bersama keluarga tercinta di Denpasar. Semoga tuntunan dharma dan kerahayuan selalu menyertai kita semua! Rahajeng.
Ingin lebih banyak mengetahui artikel informatif, edukatif dan seputar kampus INSTIKI kampus IT, Desain, Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara? cus kepoin wesbitenya di Instiki.ac.id