
Hai Civitas INSTIKI! Apa kabarnya nih? Semoga semangat kuliah, nugas, dan berkaryanya tetap membara, ya!
Bagi kalian yang lagi merintis side hustle, punya bisnis UMKM, atau mungkin lagi dapet projek mata kuliah kewirausahaan, ada satu tantangan besar yang pasti sering kalian hadapi. Gimana sih caranya biar lapak digital kita gampang ditemuin orang di Google tanpa harus boncos bayar iklan terus-menerus? Nah, pas banget! Kali ini kita bakal bongkar rahasia dapur para ahli digital marketing tentang cara optimasi SEO toko online khusus untuk e-commerce. Yuk, simak langkah praktisnya supaya website atau produk kamu nangkring di halaman pertama Google!
1. Jangan Asal Tulis, Mulai dengan Riset Kata Kunci
Sebelum upload produk, cari tahu dulu apa yang sering diketik calon pembeli di mesin pencari. Kamu bisa pakai tools gratisan seperti Ubersuggest atau Google Keyword Planner. Misalnya, kalau kamu jualan produk kerajinan khas Bali, cari tahu apakah orang lebih sering mengetik “kerajinan tangan Bali”, “oleh-oleh estetik Bali”, atau “tas rotan Bali”. Masukkan kata kunci ini ke dalam judul produk dan deskripsi secara natural.
2. Beresin SEO On-Page Struktur URL & Gambar
Google itu suka banget sama website yang rapi. Pastikan URL produk kamu singkat dan jelas, contohnya: [tokokamu.com/tas-rotan-bali] atau (https://tokokamu.com/tas-rotan-bali), bukan [tokokamu.com/produk?id=99231](https://tokokamu.com/produk?id=99231). Selain itu, kalau upload foto produk, jangan pakai nama file bawaan kamera seperti IMG_001.jpg. Ubah dulu namanya menjadi tas-rotan-bali-original.jpg dan isi alt-text-nya. Ini membantu Google “membaca” gambar kamu!
3. Manfaatkan Plugin Pembantu
Kalau website toko online kamu dibangun menggunakan WordPress dan WooCommerce, jangan lupa instal plugin SEO seperti Yoast SEO atau RankMath. Plugin ini ibarat montir pribadi yang bakal ngasih tahu kamu secara real-time apa saja yang kurang dari kontenmu, mulai dari keterbacaan teks sampai kepadatan kata kunci.
4. Daftarkan “Sitemap” ke Google Search Console
Punya website baru tapi kok gak muncul-muncul di Google? Bisa jadi Google belum tahu kalau websitemu ada. Caranya biar cepat diindeks adalah dengan mendaftarkan peta situs (sitemap) website kamu ke Google Search Console. Langkah ini wajib hukumnya biar bot Google rajin mampir dan mendata produk-produk terbaru kamu.
5. Jangan Lupakan SEO Lokal & Strategi Hybrid
Kalau kamu punya toko fisik atau studio workshop, wajib banget hukumnya buat klaim Google My Business. Isi data alamat, nomor telepon, dan jam buka dengan akurat.
Tips Tambahan
Biar gak ribet ngurus sistem pembayaran online yang rumit di website sendiri, kamu bisa pakai strategi hybrid. Buat websitemu sebagai katalog produk yang estetik, lalu pasang tombol link pembelian yang mengarah langsung ke akun Tokopedia atau Shopee toko kamu. Pembeli merasa aman, reputasi tokomu pun naik!
Gimana, Civitas INSTIKI? Ternyata optimasi SEO e-commerce itu gak semenakutkan yang dibayangkan, kan? Berbekal ilmu teknologi dan bisnis yang kita pelajari sehari-hari di INSTIKI yang dikenal sebagai Kampus Bisnis Terbaik di Bali dan Nusa Tenggara kalian pasti bisa menerapkan strategi digital ini dengan mudah.
Yuk, langsung dipraktikkan ke bisnis atau projek kalian masing-masing. See you on the next article, stay creative and innovative!
Penulis : Putri Wirawaan
Referensi
Pratomo, A., Najwaini, E., Irawan, A., & Risa, M. (2018). Optimasi E-Commerce dengan Penerapan Teknik SEO (Search Engine Optimization) untuk Meningkatkan Penjualan pada UKM Nida Sasirangan. Jurnal Impact: Implementation and Action, Vol. 1, No. 1, Hal. 35-47. Politeknik Negeri Banjarmasin.
Sadiah, H., & Maharani, S. H. (2024). Optimasi SEO On-Page untuk Meningkatkan Visibilitas dan Traffic Website E-Commerce: Studi Kasus pada Website Fahmi Sasirangan. BIMA: Jurnal Bisnis dan Manajemen, Vol. 3, No. 2, Hal. 76-85. Politeknik Negeri Banjarmasin.