Seminar FPK-KMH 2026 di Kampus INSTIKI Bahas Pelestarian Budaya Bali di Era Kemajuan Teknologi

Peserta dan Panitia Seminar FPK-KMH 2026 Berfoto Bersama di Aula Kampus INSTIKI

Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus IT terbaik di Bali dan Nusa Tenggara melalui penyelenggaraan Seminar FPK-KMH 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Aula Kampus INSTIKI, dan menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa yang sedang kuliah di Bali untuk memperdalam pemahaman tentang pelestarian budaya Bali di era teknologi.

Seminar ini diselenggarakan oleh FPK-KMH dengan tujuan berbagi ilmu mengenai pentingnya penggunaan bahasa, aksara, dan budaya Bali di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kegiatan ini sejalan dengan visi INSTIKI sebagai kampus swasta di Bali yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi dan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan ini diketuai oleh I Dewa Gede Putrawan selaku ketua panitia.

Seminar FPK-KMH 2026 menghadirkan Putu Ayu Chandra Dewi, mahasiswa aktif Jurusan Sastra Jawa Kuna Universitas Udayana, sebagai narasumber. Dalam materinya yang berjudul “Sasuluh Budaya: Cerminan Diri dalam Pelestarian Bahasa, Aksara, dan Budaya Bali di Era Kemajuan Teknologi”, narasumber menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya Bali tanpa meninggalkan kemajuan zaman.

Materi yang disampaikan mencakup pemahaman sasuluh budaya sebagai refleksi jati diri, tantangan pelestarian bahasa dan aksara Bali di era digital, serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana edukasi dan dokumentasi budaya. Hal ini relevan bagi mahasiswa INSTIKI yang menempuh pendidikan di kampus teknologi terbaik di Bali dan Nusa Tenggara, sekaligus dipersiapkan menjadi insan kreatif dan inovatif.

Sebagai universitas terbaik di Bali, INSTIKI secara konsisten mendorong mahasiswa untuk berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Melalui seminar ini, mahasiswa mendapatkan wawasan tambahan yang memperkuat karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap budaya lokal.

Melalui Seminar FPK-KMH 2026, diharapkan mahasiswa semakin sadar akan pentingnya menjaga warisan budaya Bali di tengah modernisasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kuliah di Bali tidak hanya menawarkan pendidikan formal, tetapi juga pengalaman pembelajaran berbasis budaya dan teknologi yang saling melengkapi.

PENGUMUMAN LAINNYA