Mengenal Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) dalam Strategi Pemasaran

Mengenal Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) dalam Strategi Pemasaran

Dalam dunia pemasaran modern yang semakin kompetitif, perusahaan tidak lagi bisa menawarkan produk atau jasa secara umum kepada semua orang. Konsumen memiliki kebutuhan, preferensi, dan perilaku yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat sasaran agar pesan yang disampaikan efektif dan efisien. Salah satu konsep dasar yang sangat penting dalam pemasaran adalah Segmentasi, Targeting, dan Positioning atau yang sering disingkat dengan STP.

Segmentasi Pasar

Segmentasi adalah proses membagi pasar yang luas dan heterogen menjadi kelompok-kelompok konsumen yang lebih kecil dan homogen. Kelompok ini memiliki karakteristik, kebutuhan, atau perilaku yang relatif sama. Dengan melakukan segmentasi, perusahaan dapat memahami siapa saja calon konsumennya dan apa yang mereka butuhkan.

Segmentasi pasar umumnya dibagi ke dalam beberapa jenis. Pertama, segmentasi demografis, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan. Kedua, segmentasi geografis yang berdasarkan wilayah, seperti negara, kota, atau iklim. Ketiga, segmentasi psikografis yang mencakup gaya hidup, kepribadian, dan nilai-nilai yang dianut konsumen. Terakhir, segmentasi perilaku yang berfokus pada kebiasaan pembelian, tingkat loyalitas, dan manfaat yang dicari konsumen. Melalui segmentasi yang tepat, perusahaan dapat merancang strategi pemasaran yang lebih relevan dengan karakter pasar.

Targeting

Setelah pasar dibagi ke dalam beberapa segmen, langkah selanjutnya adalah targeting. Targeting merupakan proses memilih satu atau beberapa segmen pasar yang paling potensial untuk dilayani. Tidak semua segmen harus ditargetkan, karena keterbatasan sumber daya perusahaan seperti modal, waktu, dan tenaga.

Dalam targeting, perusahaan biasanya mempertimbangkan beberapa faktor, seperti ukuran dan pertumbuhan segmen, tingkat persaingan, serta kesesuaian segmen dengan tujuan dan kemampuan perusahaan. Strategi targeting dapat berupa undifferentiated marketing (menyasar seluruh pasar), differentiated marketing (menyasar beberapa segmen dengan penawaran berbeda), concentrated marketing (fokus pada satu segmen tertentu), atau niche marketing. Pemilihan target pasar yang tepat akan membantu perusahaan memaksimalkan peluang keberhasilan produk di pasar.

Positioning

Positioning adalah proses membangun citra atau persepsi produk di benak konsumen dibandingkan dengan produk pesaing. Positioning menjawab pertanyaan penting: “Produk atau merek ini ingin dikenal sebagai apa oleh konsumen?” Positioning yang kuat akan membuat produk mudah diingat, memiliki keunikan, dan relevan dengan kebutuhan target pasar.

Strategi positioning dapat dilakukan berdasarkan manfaat produk, harga, kualitas, penggunaan, atau karakteristik tertentu. Misalnya, suatu merek memposisikan diri sebagai produk berkualitas tinggi, ramah lingkungan, atau memiliki harga terjangkau. Positioning harus konsisten dalam seluruh aktivitas pemasaran, mulai dari desain produk, komunikasi promosi, hingga layanan pelanggan.

Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) merupakan fondasi penting dalam strategi pemasaran. Segmentasi membantu perusahaan memahami pasar, targeting memastikan fokus pada konsumen yang tepat, dan positioning membangun citra produk di benak konsumen. Dengan menerapkan STP secara tepat, perusahaan dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif, efisien, dan mampu bersaing di pasar yang dinamis.

Sebagai konsep dasar dalam pemasaran, Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) menjadi kompetensi penting yang wajib dikuasai oleh pelaku bisnis di era digital. Penerapan STP yang tepat akan membantu bisnis memahami perilaku konsumen digital, memanfaatkan data pasar, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah dan efektif. Melalui Program Studi Bisnis Digital di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), mahasiswa dibekali berbagai skill yang terintegrasi dengan teknologi, digital marketing, dan analisis data, sehingga mampu menciptakan strategi bisnis yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan industri digital saat ini.

PENGUMUMAN LAINNYA