Kembangkan Talenta Bermusik, UKM Music & Vocal INSTIKI Gelar Workshop FENASIK Hadirkan Musisi Agus Polos!
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Music & Vocal Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menggelar Workshop Festival dan Seni Anak Musik (FENASIK) INSTIKI 2023 yang bertajuk “Mengendalikan Diri, Mengalahkan Ego”, pada Minggu (05/11/2023) bertempat di Aula INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Agus Pranata atau yang lebih dikenal dengan Agus Polos, seorang musisi yang sekaligus merupakan alumni INSTIKI, menjadi narasumber dalam Workshop FENASIK 2023. Dalam mengawali pembahasannya, Agus Polos membahas pertanyaan mendasar, “Apa yang kalian cari dalam bermusik?” Sesi ini membuka diskusi mengenai esensi musik sebagai bentuk ekspresi dan pencarian makna bermusik bagi para pecinta seni musik.
Workshop FENASIK 2023
Salah satu poin fokus Agus Polos adalah pembahasan mengenai tangga nada, yang diuraikan menjadi tangga nada mayor dan tangga nada minor. Peserta workshop diajak untuk memahami setiap tangga nada. Selain itu, turut dibahas family cord, sebuah kumpulan cord yang dapat ditemukan dalam harmoni.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi, dan jamming session. Pada sesi jamming session, peserta bersama dengan narasumber bermain alat musik bersama-sama untuk mempraktikkan materi yang dibahas pada workshop ini. Antusiasme positif 112 peserta sangat terasa disepanjang kegiatan berlangsung.
I Wayan Aldinata selaku Ketua Panitia Workshop, menyampaikan kesan dan harapannya. “Saya sangat senang melihat antusiasme peserta workshop yang tertarik untuk belajar alat musik, terutama gitar. Semoga semua yang dipelajari hari ini dapat diimplementasikan dengan baik.”
Mengapa 10 November Diperingati Sebagai Hari Pahlawan? (Foto Karya: Mufidpwt)
Di Indonesia, setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Civitas INSTIKI, yuk kita kilas balik membahas salah satu hari penting dalam sejarah Indonesia yang sarat akan makna, ialah 10 November. Mengapa tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan?
Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos), penetapan 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional diatur dalam Keppres Nomor 316 Tahun 1959, yang ditetapkan pada tanggal 16 Desember 1959.
Hari Pahlawan Nasional merujuk pada peristiwa bersejarah dalam perjuangan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaannya. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan hebat para pahlawan yang berkorban demi kemerdekaan dari penjajah.
Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Menteri Sosial Nomor: S-697/MS/PB.06.00/10/2023, berikut ini adalah latar belakang penetapan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan.
Pada tanggal 10 November 1945, terjadi pertempuran besar di Surabaya antara tentara Indonesia dan pasukan Inggris. Pertempuran ini merupakan konflik utama antara tentara Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan menjadi salah satu pertempuran paling bersejarah dan berat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia. Pertempuran ini menjadi simbol nasional perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
Gencatan senjata antara pihak Indonesia dan Inggris pada tanggal 29 Oktober 1945, tidak mengakhiri ketegangan. Bentrokan senjata terus terjadi di Surabaya, mencapai puncaknya dengan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby pada 30 Oktober 1945.
Kematian Mallaby memicu reaksi keras dari Inggris, yang diwakili oleh Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh. Pada 10 November 1945, Mansergh mengeluarkan Ultimatum yang meminta Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan terhadap tentara Inggris. Ancaman menggempur Surabaya dari darat, laut, dan udara diberikan jika permintaan tersebut tidak dipenuhi. Instruksi lainnya mengharuskan para pemimpin dan pemuda Indonesia di Surabaya untuk datang pada 10 November 1945, pukul 06.00 pagi, pada tempat yang telah ditentukan.
Rakyat Surabaya tidak mematuhi ultimatum ini, memicu Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945, yang berlangsung selama tiga minggu. Medan perang Surabaya dijuluki sebagai “neraka” karena kerugian besar yang dialami. Sekitar 20.000 warga Surabaya tewas, sebagian besar adalah warga sipil. Lebih dari 150.000 orang terpaksa meninggalkan kota, sementara sekitar 1600 tentara Inggris tewas, hilang, atau terluka.
Perlawanan heroik dan semangat pantang menyerah rakyat Surabaya membuat Inggris merasa terpanggang di neraka, dan kota ini kemudian dikenang sebagai “kota pahlawan.” Sejak itu, tanggal 10 November diperingati setiap tahun sebagai Hari Pahlawan sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang.
Segenap civitas akademika INSTIKI mengucapkan selamat Hari Pahlawan!
Mari kita kenang, hargai, dan teladani jasa para pahlawan!
Road to DevFest “Gain for Your Future IT Career” Sukses Digelar!
Google Tech Conference terbesar di Bali, DevFest kembali digelar di tahun 2023. Pada kesempatan ini Google Developer Student Clubs (GDSC) INSTIKI mengadakan acara Road to DevFest yang bertema “Gain Knowledge for Your Future IT Career”, Minggu (22/10/2023) bertempat di Aula INSTIKI – kampus teknologi terbaik di Bali. Acara ini menjadi ajang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan diskusi interaktif antara narasumber bersama dengan para tekno-entusiast dan calon profesional IT.
Road to DevFest menghadirkan tiga narasumber berpengalaman dan berkompetensi dalam bidang teknologi. Ialah Atheo, seorang Web Developer dan anggota Core Team GDSC INSTIKI. Ia membahas topik penting tentang “Analytics Web Performance” sehingga membantu para peserta memahami pentingnya memantau dan meningkatkan kinerja situs web yang menjadi aspek utama dalam pengembangan sebuah web.
Road to DevFest “Gain for Your Future IT Career”
Selain itu, Web Programmer Dewa Agie berbagi wawasan tentang “Start Your Career in the Tech Industry”. Dalam sesinya, ia membahas langkah-langkah awal yang perlu diambil oleh generasi muda yang ingin memulai karier dalam industri teknologi. Dengan pengalaman praktisnya, Dewa Agie memberikan pandangannya kepada para peserta yang merencanakan langkah awal mereka dalam berkarier di bidang IT.
Narasumber terakhir, Nadya Hudaya, seorang Product Lead di Alterstay dan Woman Techmakers Bali. Nadya Hudaya membahas “What We Got Joining the Community”. Ia berbagi pengalaman dalam menjadi bagian dari komunitas sekaligus dapat memperluas pengetahuan, jaringan, dan peluang dalam karier IT.
Sesi Tanya Jawab Road to DevFest
Dengan dihadirkannya pembicara-pembicara inspiratif membahas topik menarik, diharapkan acara ini dapat membantu generasi muda dalam merencanakan langkah awal menuju karier profesional di bidang teknologi.
Dalam upaya meningkatkan prestasi civitas akademika INSTIKI, Departemen Prestasi Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menggelar acara “Sosialisasi Prestasi Mahasiswa INSTIKI”, Sabtu (04/11/2023) bertempat di Aula INSTIKI – kampus teknologi terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Kegiatan sosialisasi ini dipaparkan langsung oleh KA Departemen Prestasi Mahasiswa INSTIKI, Devi Valentino Waas, S.Si., M.Cs dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang berbagai ajang kompetisi agar dapat menggali serta dan memaksimalkan potensi mahasiswa dalam meraih prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Peserta Sosialisasi Prestasi Mahasiswa INSTIKI
Mengawali pemaparan, Devi Valentino Waas, S.Si., M.Cs menunjukkan berbagai pencapaian prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa INSTIKI selama tahun 2023. Hal tersebut disampaikan agar mahasiswa INSTIKI termotivasi untuk berprestasi serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi yang didukung oleh INSTIKI.
Beragam jenis kompetisi atau perlombaan terbuka bagi mahasiswa, baik di bidang non akademik seperti seni, olahraga, maupun dalam bidang akademik seperti penelitian dan inovasi. Dijelaskan pula beragam kompetisi mulai dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang TIK (GEMASTIK), Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), serta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS), dan masih banyak lagi.
Penyampaian dari Wakil Rektor III INSTIKI, Ayu Gede Willdahlia, S.E., M.M
Wakil Rektor III INSTIKI, Ayu Gede Willdahlia, S.E., M.M, juga memberikan penjelasan tentang dukungan penuh yang diberikan oleh INSTIKI kepada mahasiswa. Selain mendukung dalam pembiayaan perlombaan, mahasiswa juga akan mendapatkan bimbingan dan mentoring. Lebih lanjut, Ayu Gede Willdahlia mengungkapkan bahwa mahasiswa yang berhasil meraih prestasi akan diberikan beasiswa oleh INSTIKI. Dukungan tersebut merupakan komitmen INSTIKI dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan dan keberhasilan mahasiswa dalam meraih prestasi.
Sambutan dari Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T
DPR RI bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Lembaga Penjamin Simpanan di kampus Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Dalam acara ini mengangkat tema “Keseimbangan Perlindungan dan Penjaminan Simpanan Wujudkan Stabilitas Sistem Perbankan” yang berlangsung pada Jumat (03/11/2023) di Aula INSTIKI – kampus bisnis terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Sambutan dari Rektor INSTIKI, I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T mengawali rangkaian kegiatan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting terselenggara di kampus INSTIKI agar civitas akademika INSTIKI mendapatkan wawasan dan termotivasi langsung dari pakar dan ahlinya.
Kolaborasi DPR RI Bersama LPS, Gelar Edukasi Lembaga Penjamin Simpanan di Kampus INSTIKI!
Acara Sosialisasi dan Edukasi menghadirkan tiga narasumber inspiratif. Narasumber pertama adalah I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M, yang merupakan anggota DPR RI Komisi XI. Beliau mengenalkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kepada civitas akademika secara interaktif sehingga membantu civitas akademika lebih memahami LPS dengan lebih mudah.
Sementara itu, narasumber berikutnya adalah Hermawan Setyo Wibowo, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga LPS. Dalam mengawali pemaparan dan diskusinya, Hermawan Setyo Wibowo mengangkat pemberitaan seputar kebiasaan masyarakat Indonesia yang masih sering menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di rumah, padahal banyak risiko merugikan yang bisa didapatkan seperti risiko kerusakan uang akibat rayap. Maka dari itu di sinilah pentingnya menempatkan dana secara aman dan terjamin di lembaga keuangan yang memiliki reputasi yang terpercaya serta terjamin LPS.
Hermawan Setyo Wibowo Menjadi Narasumber
Selain itu dibahas pula secara rinci mengenai LPS, mulai dari mengulas latar belakang pendirian LPS, sejarahnya, dasar hukum yang mengatur LPS, sampai pada bank peserta penjaminan LPS.
“Sebanyak 1.688 Bank, yang terdiri dari 105 Bank Umun dan 1.583 BPR menjadi peserta penjaminan LPS,” ungkapnya berdasarkan data Bank Umum dan dan BPR per 31 Oktober 2023.
Ia juga menegaskan bahwa LPS bertujuan untuk menjamin dan melindungi dana masyarakat yang ditempatkan pada Bank dan Perusahaan Asuransi, serta fungsi LPS yang meliputi menjamin simpanan, menjamin polis asuransi, turut aktif dalam memelihara SSK sesuai kewarganegaraannya, melakukan resolusi Bank, dan melakukan penyelesaian PA yang dicabut izin usahanya oleh OJK. LPS juga turut menjamin hingga Rp 2 Miliar per nasabah per bank.
I Gusti Ayu Anom, S.E., M.Sos Menyampaikan Materi
Narasumber terakhir, I Gusti Ayu Anom, S.E., M.Sos, yakni akademisi dari INSTIKI, membahas pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Edukasi mengenai perencanaan keuangan merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mencapai stabilitas finansial pribadi. Dana darurat dan instrumen investasi turut dibahas agar civitas akademika INSTIKI dapat lebih baik lagi dalam mengelola keuangan pribadi.
Kolaborasi antara DPR RI dan LPS dengan menggandeng kampus IT, bisnis, dan desain terbaik di Bali, INSTIKI ini merupakan upaya strategis yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai edukasi tentang LPS, pentingnya penyimpanan dana di lembaga keuangan yang terjamin oleh LPS, serta pentingnya manajemen keuangan pribadi sedari dini.
Penyerahan Cinderamata kepada Para Narasumber Sosialisasi dan Edukasi Lembaga Penjamin Simpanan
Terjun langsung ke lapangan, KSR PMI Unit Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) menjadi relawan untuk membantu memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kota Denpasar, Bali!
Berdasarkan arahan dari Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.Si yang sekaligus merupakan Ketua Pengurus PMI Kota Denpasar, melalui Wakil Ketua Pengurus dan Sekretaris Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana bekerja sama dengan Relawan PMI di unit perguruan tinggi se-Kota Denpasar termasuk salah satunya KSR PMI Unit INSTIKI untuk membantu pemadaman kebakaran di TPA Suwung.
Relawan Membantu dalam Memadamkan Kebakaran di TPA Suwung
KSR PMI Unit INSTIKI turut serta menjadi relawan pada sebelum masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) dan saat masa TDB pada Kamis (14/10/2023) sampai dengan Rabu (08/11/2023). Sekitar 50 relawan terjun langsung ke lapangan untuk ikut serta membantu memadamkan api, membagikan masker dan air minum, serta membantu posko dalam pengangkutan logistik yang diperlukan dalam penanggulangan kebakaran.
Relawan Membantu dalam Memadamkan Kebakaran di TPA Suwung
Apolinaris Apetro Cruice, selaku Koordinator dari KSR PMI Unit INSTIKI, mengungkapkan bahwa meskipun sebelumnya KSR PMI Unit INSTIKI pernah menjadi relawan dalam penanganan banjir, tanah longsor, dan gempa bumi, namun pengalaman menjadi relawan dalam upaya pemadaman kebakaran di TPA Suwung menjadi pengalaman baru bagi KSR PMI Unit INSTIKI. Walaupun demikian, para relawan tetap memberikan dedikasi terbaik mereka untuk membantu penanganan pemadaman kebakaran di TPA Suwung.
Dengan turut sertanya civitas akademika INSTIKI melalui KSR PMI Unit INSTIKI menjadi relawan, diharapkan dapat memberikan aksi nyata dalam membantu pemadaman kebakaran di TPA Suwung serta memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Relawan Ikut Serta Membagikan Masker kepada Masyarakat yang Berdampak
Sambutan dari Dr. I Ketut Sutarwiyasa, S.Sn., M.Si
Roadshow Festival Dokumenter Budi Luhur (FDBL) Goes to Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) sukses menyelenggarakan Special Talkshow Film Producing yang bertajuk “Create a True Story to be Art Works”, Selasa (31/10/2023) yang berlokasi di Aula INSTIKI – kampus swasta terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Acara diawali dengan rangkaian sambutan mulai dari perwakilan FDBL, serta dilanjutkan dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif Dr. I Ketut Sutarwiyasa, S.Sn., M.Si yang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika agar dapat membuka wawasan baru dan pengalaman baru dari narasumber inspiratif.
FDBL Goes to INSTIKI: Hadirkan Documentary Film Director Arfan Sabran!
Arfan Sabran, seorang Documentary Film Director dan Storyteller Expert menjadi narasumber dalam acara ini. Ia telah menghasilkan berbagai karya film terbaik dan menginspirasi, seperti “Bara (The Flame),” “Silent Blues of The Ocean,” dan “Ininnawa – an Island Calling”.
Salah satu poin penting yang dibagikan oleh Arfan Sabran adalah pentingnya merencanakan distribusi film sejak awal. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah film tidak hanya tergantung pada proses produksi, tetapi juga pada bagaimana film tersebut akan didistribusikan. Distribusi dapat melalui berbagai saluran seperti bioskop, penyiaran televisi, festival film, universitas, dan bahkan platform media Over-The-Top (OTT) seperti Netflix, TikTok, YouTube, dan lainnya. Pemahaman tentang distribusi tersebut sangat dapat membantu para penggiat film.
Arfan Sabran Menjadi Narasumber
Arfan Sabran juga menjelaskan bahwa proses produksi film melibatkan beberapa tahapan, termasuk tahap development, pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Setiap tahap memiliki peranannya masing-masing dalam menghasilkan sebuah karya film yang berkualitas. Ia memberikan wawasan tentang bagaimana menjalani setiap tahap dengan efektif dan efisien.
Melalui kehadiran Arfan Sabran dalam acara Roadshow FDBL Goes to INSTIKI, diharapkan dapat memberikan wawasan tentang perkembangan dunia perfilman Indonesia khususnya dalan film dokumenter sehingga dapat menginspirasi generasi muda untuk menciptakan karya seni yang berkualitas dan sarat akan makna.
Bertransformasi! Kini Prodi Sistem Komputer INSTIKI Resmi Berubah Nama Menjadi Prodi Rekayasa Sistem Komputer!
Laksanakan transformasi perubahan nama program studi serta dibarengi dengan peningkatan kualitas dan mutu program studi, kini Program Studi Sistem Komputer INSTIKI secara resmi berubah nama menjadi Program Studi Rekayasa Sistem Komputer!
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 814/E/O/2023, ditetapkan Perubahan Nama Program Studi Sistem Komputer Program Sarjana menjadi Program Studi Rekayasa Sistem Komputer Program Sarjana pada Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) di Kota Denpasar yang diselenggarakan oleh Yayasan Wahana Widya Wisesa per tanggal 17 Oktober 2023.
Tepat pada Senin (30/10/2023) bertempat di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti Wilayah VIlI), telah dilaksanakan serah terima Salinan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 814/E/O/2023 Tentang Perubahan Nama Program Studi Sistem Komputer menjadi Program Studi Rekayasa Sistem Komputer. Salinan Surat Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T dan Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T.
Penyampaian Informasi Perubahan Nama dari I Wayan sudarma, M.A.P
Acara serah terima dihadiri oleh Koordinator Tim Kelembagaan LLDikti Wilayah VIII I Wayan sudarma, M.A.P bersama dengan jajaran, serta Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T bersama dengan jajaran.
I Wayan Sudarma, M.A.P mewakili LLDikti Wilayah VIII menyampaikan bahwa program studi yang mengalami perubahan nama ini, secara bentuk dan struktur masih sama seperti sebelumnya. Hanya terdapat penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan yang berkaitan dengan mahasiswa, dosen, staf, hingga alumni yang berasal dari program studi tersebut. Beliau berharap dengan perubahan nama Program Studi Rekayasa Sistem Komputer, INSTIKI dapat terus meningkatkan mutu perguruan tinggi dan kualitas lulusannya menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.
Pertemuan INSTIKI Bersama LLDikti Wilayah VIII
Selain itu, Wakil Rektor I INSTIKI Aniek Suryanti Kusuma, M.Kom menjelaskan bahwa atas perubahan nama Program Studi Sistem Komputer menjadi Program Studi Rekayasa Sistem Komputer juga akan dibarengi dengan migrasi data pada PDDIKTI, pembaharuan data, dan peningkatan kualitas, serta mutu dari program studi.
“Harapannya tidak hanya nama yang berubah tetapi semangatnya dan skill-skillnya sesuai dengan apa yang diharapkan dari seorang Sarjana Rekayasa Sistem Komputer. Dengan demikian, lulusan-lulusan dari INSTIKI akan semakin mampu bersaing karena mereka juga turut serta dalam mengikuti perubahan,” ucap Rektor INSTIKI.
INSTIKI Blockchain on Campus: Bahas Teknologi Blockchain Bersama Para Ahli!
Bahas teknologi masa depan “blockchain” bersama para ahli, INSTIKI Blockchain on Campus sukses terselenggara pada Sabtu (28/10/2023) bertempat di Aula INSTIKI – kampus teknologi terbaik di Bali dan Nusa Tenggara. Acara ini merupakan kolaborasi Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) bersama dengan Bali Blockchain Center dengan menggandeng DISRUPTIVES ICP.Hub Indonesia!
Acara ini menghadirkan dua pembicara inspiratif. Pembicara pertama, I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Sl., S.Kom., M.M, adalah CEO Baliola, Founder Mandala Chain, Koordinator Bali Blockchain Center, sekaligus merupakan penulis buku dengan judul “Blockchainisasi Keuangan”. Sementara itu, pembicara kedua adalah Bruno Calabretta, Co-Founder & Hub Manager DISRUPTIVES ICP.Hub Indonesia.
Sambutan dari Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom
Pembukaan acara diawali dengan sambutan hangat dari Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Koma, Direktur INBIS INSTIKI. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi blockchain kepada mahasiswa dan masyarakat umum.
“Bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda, hari ini teman-temen sebagai pemuda Indonesia kami harapkan bisa menerapkan blockchain ini di kehidupan teman-teman. Dalam artian setelah kita belajar di INSTIKI mengenai apa itu blockchain, kami harapkan bisa memberikan semangat untuk memanfaatkan peluang yang ada di blockchain,” ungkapnya.
“Blockchain adalah teknologi masa depan yang harus kita pelajari mulai dari hari ini. Teknologi ini akan mengubah dunia, dan kita harus bersiap untuk menghadapi peluang besar yang akan muncul,” tegasnya kepada peserta INSTIKI Blockchain on Campus.
Bruno Calabretta Menyampaikan Materi
Pembahasan materi dimulai dengan I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Sl., S.Kom., M.M yang menjelaskan dasar-dasar blockchain dalam sesi “Blockchain 101.” Ia membagikan wawasan tentang teknologi ini, mengungkap bagaimana blockchain bekerja, dan berbagai potensi penggunaannya. Sementara, Bruno Calabretta mengawali pembahasannya dengan materi “The Internet Computer Blockchain”. Antusiasme peserta sangat terasa di sepanjang kegiatan berlangsung.
Antusiasme Peserta INSTIKI Blockchain on Campus
Melalui acara INSTIKI Blockchain on Campus juga turut mengawali kerja sama antara INSTIKI bersama dengan Bali Blockchain Center dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ditandatangani langsung oleh Rektor INSTIKI I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T bersama dengan I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Sl., S.Kom., M.M selaku Koordinator Bali Blockchain Center melalui Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). Selain itu, turut ditandatangani Perjanjian Kerja Sama dan Implementation of Arrangement oleh perwakilan dari Institusi INSTIKI dan Koordinator Bali Blockchain Center pada Sabtu (28/10/2023).
Terjalinnya kolaborasi ini guna meningkatkan pengetahuan civitas akademika INSTIKI dalam pengembangan ekosistem blockchain di dalam kampus INSTIKI dalam bentuk pengembangan komunitas, pengembangan penelitian, serta pengayaan pembelajaran civitas akademika INSTIKI.
Kuliah Tamu “Ekspresi Visual pada Media Bak Truk”: Hadirkan Seniman, Penulis, Sekaligus Dosen Institut Kesenian Jakarta!
Selalu hadirkan narasumber berpengalaman untuk berbagi wawasan kepada civitas akademika INSTIKI, tepat pada Jumat (27/10/2023), telah terselenggara Kuliah Tamu yang bertajuk “Ekspresi Visual pada Media Bak Truk” bertempat di Aula INSTIKI – kampus desain terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.
Pada kesempatan ini hadir langsung Nicholas Wila Adi, M.Sn sebagai narasumber. Beliau merupakan Dosen DKV Institut Kesenian Jakarta, Wakil Dekan III Bidang Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus merupakan seniman dan juga penulis.
Sambutan dari Koordinator Program Studi DKV INSTIKI I Ketut Setiawan, S.Pd., M.Sn mengawali jalannya kuliah tamu ini. Akrab disapa Pak Wen, Beliau menyampaikan bahwa hari ini menjadi momen yang spesial karena civitas akademika INSTIKI kehadiran praktisi sekaligus pengajar untuk berbagi wawasan dan bengalaman baru.
“Ekspresi Visual pada Media Bak Truk”
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Nicholas Wila Adi, M.Sn yang membahas bak truk mulai dari identitas visual, ide gagasan, konsep, eksekusi, pesan, hingga material untuk mempertahankan brand identity. Uniknya, dalam kesempatan kuliah tamu ini Beliau juga menghadirkan satu unit truk ke kampus INSTIKI sebagai contoh bentuk seni sekaligus berekspresi kreatif melalui media bak truk.
Penyerahan Cinderamata kepada Narasumber
Kegiatan Kuliah Tamu “Ekspresi Visual pada Media Bak Truk” merupakan realisasi kolaborasi antara INSTIKI bersama dengan Institut Kesenian Jakarta. Kedepannya, tentunya akan terselenggara berbagai kolaborasi dengan beragam kegiatan positif dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi antara kedua institusi, INSTIKI dan Institut Kesenian Jakarta. Stay tuned, ya!